Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Ketahuan Dokter


__ADS_3

Lepas kepergian Putri Andara , Gubernur Albiru secara khusus menemui Pangeran Mahkota untuk membahas perihal yang sangat penting tentang Istana.


" Aaaaaaaaa !!! ". Teriak Ratu Bianca di dalam kamarnya .


Pelayan yang selalu di sisinya segera datang untuk melihat keadaan Ratu Bianca yang tiba - tiba menjerit , tidak tahu sebabnya.


" Ratu , ada apa ?". Kata Pelayan .


" Guli cepat singkirkan kertas - kertas itu bawa menjauh dariku ". Kata Ratu Bianca yang menutupi telinganya karena merasa shock.


Ratu Bianca malah teringat pada 18 tahun yang lalu dimana dia telah membunuh Ratu Eliza dengan tangannya sendiri .


Minda yang di tugaskan untuk mencari informasi tentang perkembangan Ratu Bianca segera melapor kepada Putri Andara namun tertunda karena Dokter Reinhard saat ini datang untuk melihat keadaan Putri Andara.


" Nona Minda , apakah Putri sudah meminum obatnya dan rutin ". Kata Dokter Reinhard.


" Su - sudah dokter ". Jawabnya gelagapan .


Dokter Reinhard merasa jika seluruh tubuh Putri Andara sudah normal dan harusnya sudah sembuh .


" Nona Minda , bagaimana perkembangan Putri Andara belakangan ini ? Apakah sudah terlihat lumayan ". Kata Dokter Reinhard .


" Putri tetap dalam kondisi seperti ini dokter , aku benar - benar kasihan pada keadaannya ". Jelas Minda .


Namun , Putri Andara sudah tidak bisa menyembunyikan nya lagi . Dokter Reinhard sudah menangkap kesembuhannya namun dia akan sedikit bermain - main dengan Putri Andara .

__ADS_1


*Tuk*


Dokter Reinhard mencoba mengetuk dengkulnya agak sedikit keras namun sepertinya Putri Andara masih menahan .


" Sialan nih dokter Reinhard malah mengetuk dengkulku , apa jangan - jangan dia sudah tau ." Gumam Putri Andara dalam hatinya .


Tidak ingin menyerah begitu saja , Dokter Reinhard malah mengerjainya dengan mendekatkan wajahnya kepada Putri Andara seraya memandang kedua mata indah yang saat ini berada di depannya.


Putri Andara masih tetap tidak bergerak bahkan Dokter Reinhard pun tahu jika tubuhnya sedang menegang.


" Mau bermain - main denganmu , kita lihat apakah dia masih tetap kuat untuk berpura - pura ." Ujar Dokter Reinhard dalam hatinya .


Minda segera keluar dari kamar Putri Andara karena merasa tidak enak hati melihat kedua insan yang sedang di mabuk asmara.


Dokter Reinhard benar - benar tidak tahan melihat bibir tipis yang berwarna merah jambu milik Putri Andara , berniat ingin mengerjainya namun sepertinya malah terbuai.


" Akhirnya Putri sudah mau mengalah juga ". Kata Dokter Reinhard .


" Kenapa malah ingin menciumku sungguhan , sangat tidak lucu dokter ". Ucap Putri Andara .


" Bagus , sekarang Putri Andara sudah sembuh total . Benar - benar perkembangan yang cukup cepat padahal aku hampir menyerah dalam mengobatimu ". Jelas Dokter Reinhard.


" Baiklah , aku memang sudah sembuh dok . Aku juga sudah merasa bosan berada di dalam kamar terus menerus ". Kat Putri Andara .


" Kalau begitu ayo kita keluar saja , hm bagaimana jika ke taman bunga Istana bahkan sudah lama kamu tidak membuatkan bunga untukku lagi ". Kata Dokter Reinhard.

__ADS_1


" Bagaimana dengan ayah ? harusnya dia tahu tentang kesembuhan ku , ada baiknya jika kita berakting tentang kesembuhan ku dulu ". Gumam Putri Andara .


Dokter Reinhard segera pergi menghampiri Raja Erlangga untuk mengatakan jika Putri Andara sudah dinyatakan sembuh .


Raja Erlangga sangat bahagia dan langsung menghampiri Putri Andara di dalam kamarnya .


" Andara , Putriku ". Seru Raja Erlangga .


Putri Andara tidak semena - mena bertindak seenaknya , dia bertingkah seperti orang sakit yang baru saja sembuh dari rasa sakitnya bahkan cara berbicaranya sangat mendalami .


" Benar - benar luar biasa , darimana dia mempelajari ilmu licik seperti itu . Putri Andara Memang menggemaskan ". Gumam Dokter Reinhard dalam hati seraya tersenyum sambil sedikit terkekeh melihat Putri Andara yang pintar berakting .


Lepas kepergian Raja Erlangga barulah Dokter Reinhard mengambil kursi roda untuk membawa Putri Andara keluar dari kamarnya .


Diam - diam Raja Erlangga memperhatikan sikap Dokter Reinhard yang sangat perhatian dengan Putri Andara .


" Sepertinya Dokter Reinhard sangat cocok jika di jodohkan dengan Andara , secepatnya aku harus meresmikannya sebelum dokter Reinhard menemukan wanita lain ". Gumam Raja Erlangga.


Putri Andara merasa senang karena bisa keluar dari kamar bahkan melihat taman istana dengan bebas.


" Lihatlah bunga - bunga itu sudah banyak yang bermekaran . Pasti mereka tengah merindukanmu selama ini ". Ucap Dokter Reinhard.


" Dokter bisa saja , sudah sebulan tidak pergi kemari memang sangat merindukan saat - saat memetik bunga ".


" Bagaimana jika aku akan memberikan bunga untukmu lalu kamu racik dengan baik ". Saran Dokter Reinhard .

__ADS_1


" Aku bisa melakukannya sendiri ".


" Jangan !! Nanti ada yang curiga jika kamu langsung bisa sembuh total , biar aku saja ". Gumam Dokter Reinhard.


__ADS_2