
Pangeran Mahkota seketika langsung murka melihat adiknya diperlakukan kasar oleh Raja Erlangga.
" Sekalipun anda adalah Raja ingatlah aku tidak akan pernah takut padamu !! jangan pernah menyakiti adikku lagi , ini adalah yang terakhir aku melihatnya. Ayo Andara ". Ucap Pangeran Mahkota yang membawa Putri Andara pergi dari Istana.
" Anak kurang ajar , penghianat !! ". Emosi Raja Erlangga .
Usut punya usut Ratu Bianca dan Pangeran Erik telah memfitnah Pangeran Mahkota dan Putri Andara karena telah bersekutu dengan Pasukan Elang hitam yang selama ini di kenal sebagai penghianat negara.
Kematian dari Sarina ibu dari Arina masih belum di ketahui namun yang jelas ada hubungannya dengan Ratu Bianca.
Arina bersedih melihat Ibunya terbunuh dengan tragis bahkan dia tidak bisa melakukan apa - apa untuk ibunya .
" Aku tidak akan membiarkan kalian hidup dengan tenang !! Andara aku pasti akan membunuhmu karena ini semua karena kamu dasar wanita pembawa sial !!!". Teriak Arina dengan emosi .
Arina pun turut membenci Putri Andara karena Putri Indira berhasil memfitnah bahkan mengadu domba antara Putri Andara dan Arina .
Pangeran Erik menceritakan semua yang terjadi bahkan meminta Putri Indira untuk mengelabui Arina agar membenci bahkan mendendam pada Putri Andara akibat kematian Ibunya .
" Ada satu lagi yang perlu kamu ketahui Indira bahkan kamu harus tetap kuat meskipun hidup tanpanya ". Kata Pangeran Erik .
" Ada apalagi kak ? tidak bisakah membuatku senang berkepanjangan ". Ucap Putri Indira .
" Gubernur Albiru diam - diam menjalin hubungan dengan Andara !!".
* Deg*
*Deg*
__ADS_1
Hati Putri Indira bagaikan tersambar petir di siang bolong bahkan tidak menyangka jika Putri Andara berhasil merebut kekasih hatinya .
" Tidak !! Aku tidak akan tinggal diam !!! maka aku akan merebutnya kembali !! Andara aku tak akan membiarkan kamu merebut semua milikku ". Emosi Putri Indira.
" Indira jangan bodoh ". Sahut Ratu Bianca.
" Ibu , Aku sungguh sangat mencintainya ". Lirih Putri Indira.
" Nampaknya pria itu sengaja membuatmu tergila - gila padanya. Dia sebenarnya bersekutu dengan Pangeran Mahkota , untung saja mata - mata kita menemukannya dengan cepat ." Ungkap Ratu Bianca dengan tenang .
" Tidak Ibu , itu tidak benar ". Sangkal Putri Indira yang terlihat membela Gubernur Albiru .
Putri Indira berani berkata seperti itu karena Gubernur Albiru telah berhasil menguasai hati dan perasaan dari Putri Indira karena jelas tahu seperti apa Putri Indira .
*Flashback on *
" Putri , Apabila ada yang mengatakan aku tak pantas untukmu bagaimana menurutmu ?". Tanya Gubernur Albiru .
" Maka aku akan melihat keadaan dulu ". Jawab Putri Indira.
" Itu berarti kamu tidak sepenuhnya mencintaiku , sangat di sayangkan sekali jika cintaku yang tulus ini tak terbalaskan ". Gumam Gubernur Albiru dengan wajah melas hingga membuat Putri Indira tidak enak hati .
" Albiru , aku hanya bercanda saja. Mana mungkin aku akan meninggalkanmu begitu saja setelah sekian lama bertunangan denganmu ." kata Putri Indira.
Untuk meyakinkan Putri Indira maka dengan terpaksa Gubernur Albiru mendekati Putri Indira dan menciumnya dengan penuh gairah hingga membuat Putri Indira yakin kepadanya .
Dengan waktu yang cukup lama barulah ciuman itu berhenti karena Gubernur Albiru ingin tahu bagaimana reaksi dari Putri Indira .
__ADS_1
" Tidak ada cara lain lagi karena hanya ini yang bisa membuatnya yakin denganku ". Kata Gubernur Albiru dalam hati.
Putri Indira memeluk Gubernur Albiru dengan erat karena saat ini menyatakan jika hanya Gubernur Albiru pria yang di cintainya .
" Apakah kamu mempercayaiku , Putri ?". Tanya Gubernur Albiru sekali lagi.
Putri Indira hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum simpul .
" Aku akan menjeratmu karena ibumu dan kakakmu pasti akan melarangmu suatu saat ini ". Gumam Gubernur Albiru dalam hatinya.
" Albiru , aku ingin segera menikah denganmu karena aku ingin sekali menjadi istri sahmu ". Pinta Putri Indira.
" Pasti , maka jangan pernah mempercayai semua perkataan semua orang yang menjelekkan ku karena hanya kamu yang bertengger di hati ini ". Kata - Kata mesrah Gubernur Albiru berhasil menghipnotis Putri Indira.
*Flashback Off*
Dengan kepribadian Putri Indria yang terkesan manja dan cenderung keras kepala apabila keinginannya tidak dapat di penuhi maka Gubernur Albiru benar - benar tepat jika menargetkan Putri Indira untuk melawan Ratu Bianca dan Pangeran Erik.
Setelah beberapa hari ini , Gubernur Albiru menemui seseorang yang di duga adalah ayah kandungnya .
" Jauhi Istana Kerajaan Kencana ". Kata Seorang Pria paruh baya yang masih terlihat gagah dan tampan dalam balutan jaket kulit hitam dan celana jeans senada dengan jaketnya.
" Ini adalah urusanku ". Jawab Gubernur Albiru.
" Mengapa kamu sangat keras kepala sekali Albiru ?".
" Karena aku sudah terbiasa hidup keras bahkan tanpa di dampingi kedua orang tua sekalipun ". Ujarnya dengan nada penuh penekanan.
__ADS_1
Pria paruh baya itu hanya terdiam mendengar perkataan yang keluar dari mulut Gubernur Albiru.