
Putri Indira sudah menjalani hukuman dengan membersihkan makam leluhur setiap hari bahkan tidak boleh memasuki Istana hanya bisa berada di sekitar makam dan tinggal disana.
Sedangkan Arina di tempatkan di ruang dingin yang gelap seperti Zalima .
Karena terbukti yang melakukan penghinaan adalah Arina .
" Perdana Menteri , seharusnya kamu memperjuangkan keadilan untuk Arina ". Kata Ibu Arina.
" Kamu pikir aku hanya berdiam diri saja selama ini , ini semua karena Arina yang bodoh ". Kata Perdana Menteri.
" Aku tidak bisa menerimanya !! Ratu Bianca aku akan membalas semua perbuatanmu ". Kata Ibu Arina.
Putri Caroline menghampiri Putri Andara untuk mengajaknya menikmati pemandangan luar istana .
Namun hari ini bertepatan dengan kedatangan dokter Reinhard untuk memeriksa kesehatan Putri Andara.
" Andara , kamu sakit apa sih !". tanya Putri Caroline.
" Sakit cinta dan hanya dokter Reinhard yang mampu mengobatinya ". Ucap Putri Andara.
" Aduhh leleh hati ini , bisalah aku seperti pada Albiru ". Gumam Putri Caroline.
" Ehh itu dia datang ? ".
" Siapa ?". Putri Caroline penasaran hingga menengok ke arah pintu.
" Dokter Cintaku , hehehe ". Lirih Putri Andara malu - malu.
" Pantas saja kamu akan merasa sakit terus menerus dan tidak mau sembuh , dokternya tak kalah tampan dari Albiru ". Ungkap Putri Caroline.
Dokter Reinhard langsung mengernyitkan dahinya karena mendengar nama Gubernur Albiru di sebut.
" Baiklah , aku tidak akan mengganggu lagi . Semoga tidak sembuh ya wkwkw biar dokter cintanya selalu setia mengobatimu ". Kata Putri Caroline lalu pergi.
__ADS_1
Dokter Reinhard sangat penasaran dengan wanita asing yang baru saja keluar dari kamar Putri Andara bahkan sampai menyebut nama Gubernur Albiru.
" Bagaimana hari ini putri ? sudah membaik kah ?". Kata Dokter Reinhard.
" Beginilah ".
" Dapat teman baru sekarang ". Kata Dokter Reinhard.
" Oh itu Putri Caroline , anak Raja George dari Negara Angin ". Jelas Putri Andara.
" Jadi itu tamu kehormatan istana ini , maaf aku tidak memberi salam hormat padanya ". gumam Dokter Reinhard.
" Tidak perlu khawatir dia orangnya asyik kok".
" Aku dengar sekilas dia menyebut nama Gubernur Albiru , atau mungkin aku yang salah dengar ". Ucap Dokter Reinhard.
" Dia menyukai Gubernur Albiru ". Ungkap Putri Andara .
Entah mengapa perasaan Putri Andara merasakan sesuatu yang teramat sakit ketika Dokter Reinhard mengatakan jika Gubernur Albiru sangat cocok bahkan serasi dengan Putri Caroline.
" Ada apa denganku ? mengapa jantungku seperti tertusuk pisau , bahkan sangat nyeri".Gumam Putri Andara seraya memegang dadanya yang sakit.
" Putri , ada apa denganmu ?". Panik Dokter Reinhard.
" Aku tidak tahu dok, tiba - tiba saja merasakan sakit yang luar biasa bahkan nyeri di bagian sini ". Kata Putri Andara.
Dokter Reinhard meminta Putri Andara untuk menarik nafasnya pelan dan keluarkan agar tidak merasa nyeri di bagian dalam.
Sementara Pangeran Jason sudah bersiap untuk mencari Putri Andara untuk mengungkapkan perasaannya, saat bersalipan dengan pelayan pribadi Putri Andara yang bernama Minda barulah bertanya keberadaan Putri Andara saat ini.
" Apa ? jadi Putri Andara sedang sakit ". Pangeran Jason terkejut dan segera pergi untuk melihat keadaannya.
Begitu sampai di kamar Putri Andara yang kebetulan pintunya terbuka , barulah mengucap salam.
__ADS_1
" Putri Andara bolehkah aku melihatmu ". Kata Pangeran Jason.
Dokter Reinhard segera menghampiri pria yang saat ini berada di depan pintu kamar Putri Andara.
" Silahkan tuan , masuklah ". Kata Dokter Reinhard.
Pangeran Jason terkejut kala mendapati seorang Dokter yang tampan berada di dalam kamar Putri Andara.
" Putri Andara , bagaimana keadaanmu ?". Ucap Pangeran Jason.
" Aku tidak apa - apa Pangeran Jason ". Jawab Putri Andara.
Dokter Reinhard seketika panik karena baru saja telah memanggilnya tuan pada Pangeran Jason.
" Oh iya , Dokter Reinhard pasti belum tahu kan padanya . Jadi dia ini namanya Pangeran Jason kakak pertama putri Caroline dan Pangeran Jason perkenalkan ini Dokter Pribadiku yang merawatku selama ini namanya Dokter Reinhard ". Jelas Putri Andara seraya melempar senyuman pada Dokter Reinhard.
Saat itulah Pangeran Jason merasa jika Dokter Reinhard adalah saingan terberatnya .
" Aku akan menunggumu disini Putri Andara ." Gumam Pangeran Jason.
" Apa !! menungguiku disini , untuk apa ?". Pekik Putri Andara.
" Menjaga kamu ." Jawabnya.
" Menjagaku , tapi aku bukan anak kecil Pangeran Jason. Kamu ini ada - ada saja , oh iya hari ini aku ada janji sama Dokter Reinhard untuk pergi ke taman bunga Istana ."
" Jika begitu aku akan ikut denganmu juga ." Sahut Pangeran Jason.
Putri Andara tidak mengerti dengan maksut Pangeran Jason yang ingin selalu mengikutinya terus - menerus.
Namun Dokter Reinhard memahami pria yang berstatus pangeran luar itu.
" Pangeran Jason sepertinya menyukai Putri Andara , hingga terus saja mengikutinya karena merasa takut jika aku akan mencurinya . Tapi mana boleh kalah dengannya , aku juga berjuang untuk Putri Andara ". Gumam Dokter Reinhard dalam hati.
__ADS_1