Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Mengerjai Ratu Bianca


__ADS_3

Putri Andara sangat nyaman meski tidur di kamar Minda yang sempit bahkan tidak semewah dan seluas kamar Putri Andara .


" Aneh ? Bahkan Putri bisa senyaman ini tidur di kamarku . Sepertinya sejak hidup kembali kurasa banyak perubahan yang terjadi padanya ". gumam Minda dalam hatinya .


Sementara di kamar Putri Andara , Gubernur Albiru lelah mencari keberadaan dari Putri Andara .


" Mungkin ini berhubungan dengan Indira ? Aku melupakan karakternya yang tidak mau kalah dalam hal apapun . Bersembunyi sama saja mempermainkanku , baiklah untuk hari ini aku melepaskannya ". Kata Gubernur Albiru .


Keesokan harinya , Raja Erlangga menghampiri kamar Putri Andara untuk memastikan keadaannya karena bagaimana pun juga dia khawatir .


Tidak ada jawaban bahkan sepertinya kamar Putri Andara kosong dengan terpaksa membuka paksa dan masuk ke dalamnya .


" Andara ? Apakah kamu di dalam ". Gumam Raja Erlangga.


Duggan Raja Erlangga benar jika Putri Andara tidak ada di kamarnya namun tiba - tiba Ratu Bianca juga masuk ke dalam kamar Putri Andara .


" Yang Mulia mengapa anda disini ?". Ratu Bianca berpura - pura tanya .


" Melihat Andara untuk memastikan keadaannya saja ." Jawab Raja Erlangga lalu keluar dari kamar Putri Andara.


Ratu Bianca tersenyum menyeringai melihat Raja Erlangga yang menghawatirkan Putri Andara.


" Dimana anak sialan itu ? Sepagi ini kamarnya sudah kosong bahkan sepertinya semalam kamar ini tidak di pakai ". Tebak Ratu Bianca .


Melihat Ratu Bianca berada di kamar Putri Andara , Pangeran Mahkota terkejut karena beraninya dia memasuki kamar adiknya tanpa persetujuan .

__ADS_1


" Ratu Eliza tidak pernah memasuki kamar sembarangan meskipun itu kamar putra - putrinya karena dia adalah wanita yang berpendidikan dan sopan ". Sindirnya pada Ratu Bianca .


" Sayang sekali , Ratu Eliza telah mati ". Kata Ratu Bianca dengan tatapan sinis .


Pangeran Mahkota tersenyum menyeringai karena tidak ingin di rendahkan oleh Ratu Bianca .


" Setidaknya beliau pergi dengan perasaan yang tidak bersalah bahkan sangat beruntung bisa di cintai oleh Raja Erlangga hingga saat ini dan anda hanya pelarian saja , sungguh kasihan ". Olok Pangeran Mahkota .


Dada Ratu Bianca mulai naik turun dan tidak bisa membiarkan dirinya terhina bahkan di rendahkan.


" Kupastikan kamu akan menyesal telah mengatakan ini padaku lihatlah nanti kamu akan menangis memohon pada kakiku !!". Kecam Ratu Bianca.


" Tidak perlu menunggu nanti , jika perlu hari ini saja hehehe . Pastikan rencanamu itu berhasil . Ratu Eliza tidak akan membiarkanmu hidup tanpa di hantui rasa bersalah !! Kamu pasti akan segera mendapatkan balasannya !! keluar dari kamar ini ". Kecam Pangeran Mahkota .


Ketika Pangeran Mahkota pergi maka Ratu Bianca segera mencari Pangeran Erik untuk mengatakan padanya jika dia telah di hina bahkan di rendahkan oleh Pangeran Mahkota .


Dalam perjalanan tak sengaja berpapasan dengan Putri Andara .


" Ehhh Ratu Bianca ? wajah anda kenapa begitu keriput seperti nenek - nenek sih ya ampun jangan - jangan lupa pakai skincare yaa dan tangannya juga mulai keriput ohh yak ampun jangan - jangan juga lupa memakai Bodycare , astaga ". Putri Andara langsung pergi dari Hadapan Ratu Bianca .


Seketika itu juga rasa kepercayaan diri Ratu Bianca menurun dan berlari untuk mengaca diri apakah benar jika dirinya seperti yang di katakan oleh Putri Andara.


Putri Indira terheran melihat Ratu Bianca yang berlari seperti orang ketakutan , dia sengaja mengikuti ibunya karena merasa khawatir dengan keadaannya .


" Ibu !!." Panggilnya .

__ADS_1


" Indira tolong ibu , apakah wajah dan kulit ibu jelek seperti nenek - nenek !!". Panik Ratu Bianca seraya meraba wajahnya dan kulit tubuhnya .


" Hah ? Ibu ini kenapa sebenarnya hingga sampai sepanik ini ". Ucap Putri Indira .


" Ibu , ibu memerlukan Skin - apa tadi ya kinker dan bodiker untuk wajah dan kulit ". Ungkap Ratu Bianca .


Putri Indira bingung dengan maksut yang di katakan oleh Ratu Bianca .


" Untuk apa barang seperti itu ? kinker bodiker itu seperti apa bentuknya lagian heran deh darimana ibu tahu benda ini dan aku baru mendengarnya ". Heran sekaligus bingung Putri Indira .


" Tadi ibu tidak sengaja berpapasan dengan anak sialan itu dan mengatakan semua kulit ibu seperti nenek - nenek , Indira coba kamu lihat ibu baik - baik ". Kata Ratu Bianca yang memaksa Putri Indira untuk melihat kulitnya .


" Ck , Ibu di permainkan olehnya . Lagian kenapa ibu lagi bisa - bisanya melakukan hal sebodoh ini , sungguh memalukan ". Umpat Putri Indira yang berangsur keluar dari kamar Ratu Bianca.


Ratu Bianca berkaca lagi untuk melihat keadaan kulit wajah dan tangannya .


" Jika aku seperti nenek - nenek maka Bramana tidak akan menyukaiku lagi , tidak bisa pokoknya harus tetap cantik dan menawan agar Bramana semakin terkesima padaku !!". Kata Ratu Bianca yang masih eksis di depan kaca .


Putri Andara berhasil membuat kepercayaan diri Ratu Bianca menurun .


" Aku curiga jika pria yang tadi malam di temuinya itu adalah selingkuhannya iihh di jaman kuno seperti ini pun ada juga perselingkuhan hahh heran dehh !! Jangan - jangan selingkuh memang ada sejak nenek moyang ." Kata Putri Andara .


" Hati - hati dengan hatimu Putri , bukankah Gubernur Albiru dan Putri Indira termasuk selingkuh ya ." sahut Minda.


Putri Andara berpikir jika apa yang di katakan oleh Minda ada benarnya juga.

__ADS_1


__ADS_2