Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Masakan Albina


__ADS_3

Albina menjelaskan dengan detail mengapa dia bisa mencintai Pangeran Mahkota .


Minda pun seketika begitu syok mendengarnya .


" Albiru mengejar ku dan Albina pun ternyata juga mengejar kakak !! Waduhh ini benar - benar luar biasa , bagaimana jika kedua pria itu tahu jika adiknya -- ahhh mau bagaimana lagi ". Gumam Putri Andara dalam hati .


Albina memohon kepada Putri Andara untuk membantunya untuk mendapatkan cinta Pangeran Mahkota .


" Jika masalahku selesai dengan Ratu Biang kerok ini maka aku akan berusaha untukmu ." kata Putri Andara .


" Apa kamu bilang ? Ratu Bi--biang kerok . Sejak kapan Ratu Bianca memiliki nama lain ." Kata Albina.


" Ya terserah aku lah , kamu bantu aku cari darah segar untukku maka aku akan berjanji untuk membantumu dengan kakak ". Permintaan Putri Andara sangat membuat Albina terkejut dan mulai menebak isi pikiran dari Putri Andara.


" Kamu mau darah segar , apakah untuk meneror Ratu Bianca ". Tebaknya.


" Hm , sebaiknya kamu cepat bawakan aku darah segar ".


" Darah segar ".


Tanpa bertanya lagi , Albina segera mencari darah segar sesuai permintaan dari Putri Andara .


Dia mengelilingi Istana dan kebetulan melihat sosok hewan yang saat ini melintas di depannya.


" Ayam !! Sepertinya ayam ini bermanfaat selain dagingnya yang enak bahkan darahnya pasti sangat banyak ". Kata Albina.

__ADS_1


Albina kesusahan menangkap ayam yang berjenis kelamin jantan.


Hampir sejam Albina berputar - putar untuk menangkap Ayam yang saat ini di incarnya.


" Happ , Berhasil menangkap !! Dasar ayam jantan suka mempermainkan aku , aku goreng baru tau rasa ". Kata Albina .


Selain cantik , Albina juga mempunyai keahlian dalam memasak karena sempat bersekolah di bidang tata boga .


Dan membawa masakan itu ke kamar Putri Andara untuk di nikmati bersama dengannya.


" Taraaa , coba lihat aku bawa apa nih ". Kata Albina.


" Jangan terlalu kencang ngomongnya , Minda cepat kunci pintu kamarnya ". Kata Putri Andara .


Aroma yang di hasilkan oleh masakan yang saat ini dibawa oleh Albina membuat perut Putri Andara tak bisa lagi di kendalikan .


" Pasti , ayo makanlah . Dan ini darah yang kamu pesan . Pokoknya kamu harus tepati kesepakatan kita ". Gumam Albina.


" Ahh Gampang sih , kamu tenang aja masalah itu serahkan sama aku saja . Ya sudah ayo kita makan ." Kata Putri Andara yang sudah tidak sabar menyantap masakan Albina.


Lepas makan bersama , Putri Andara menulis beberapa surat yang berisikan ancaman untuk menakut - nakuti Ratu Bianca .


" Ku pastikan jika Ratu Biang Kerok itu bakal kenak mental habis - habisan ". Kata Putri Andara dalam hati .


Albina masih tidak pulang karena membantu Putri Andara , mulai saat ini keduanya sudah bagaikan seorang sahabat dekat.

__ADS_1


Hari menjelang sore , Pangeran Mahkota memanggil Asun untuk menanyakan keberadaan hewan piaraannya yang sejak tadi tidak terlihat.


" Asun , sejak tadi aku tidak melihat Axe ". Kata Pangeran Mahkota.


" Biasanya disini Pangeran , tapi kenapa sangat aneh ya ". Heran asun .


" Aku tidak mau tahu , cepat cari jangan sampai malam ." Titah Pangeran Mahkota .


Ratu Bianca menceritakan kejadian yang sedang menimpanya pada Pangeran Erik , namun dia tak mempercayai ibunya dan menuduh hanya berhalusinasi .


" Erik , ibu takut !! Karena dari suaranya seperti suara Andara !!". Ungkapnya .


" Mana mungkin , ibu jangan terlalu berlebihan lagi . Oh iya kenapa harus membuat Andara seperti itu ". Kata Pangeran Erik .


" Karena ibu tidak terima . Adikmu di hukum karena Andara yang mengeksposnya ". Ucap Ratu Bianca.


" Lagian yang salah juga Indira , kenapa harus menyalahkan Andara . Kalian jangan terlalu melihatkan kejahatan di Istana ini karena bisa bahaya dan hancur tujuan kita ". Kata Pangeran Erik .


" Kamu tenang saja . Aku sudah berhasil menyingkirkan Eliza maka selanjutnya adalah Andara ". Lirih Ratu Bianca dengan senyuman mematikan.


" Ibu , Masalahmu dengan Ratu Eliza dan Andara apa !! seharusnya itu Pangeran Andres bukan Andara , karena menurutku Andara sama sekali tidak terpengaruh dalam pewaris selanjutnya dalam Istana ini ". Ungkap Pangeran Erik.


" Kata siapa Andara tidak berpengaruh , justru dialah yang paling berharga dan mudah untuk menjatuhkan Raja Erlangga bahkan Pangeran Andres sekalipun ". Kata Ratu Bianca.


" Ibu terlalu mendalami , tapi nampaknya ibu belum tahu bagaimana Pangeran Andres karena di sibukkan dengan memperhatikan Andara ".

__ADS_1


" Diamlah !! sepertinya kamu telah menyukai Andara , awas ya kalau kamu macam - macam dan berusaha untuk menggagalkan rencana ibu , ini semua aku lakukan untuk kamu Erik ". Celoteh Ratu Bianca.1


__ADS_2