Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Tergila - gila


__ADS_3

Bramana bermimpi telah di datangi oleh sosok wanita yang di yakini adalah Eliza mantan kekasih yang masih di cintainya hingga saat ini .


Dalam mimpi Bramana , Eliza meminta tolong pada Bramana yang sempat membuatnya bingung .


" Eliza datang padaku bahkan ini tidak pernah terjadi , dia datang dengan wajah sedih di sertai air mata . Apa yang sebenarnya terjadi padamu Eliza mengapa meminta tolong padaku " . Lirih Bramana .


Mimpi itupun membuat Bramana menjadi galau bahkan kepikiran terus menerus


Bahkan menggabungkan dengan terkait permintaan tolong putranya .


" Albiru juga meminta tolong padaku dan mimik wajahnya juga sama seperti Eliza , apakah wanita yang berhubungan dengan Albiru juga ada kaitannya dengan Eliza ". Pikir Bramana secara rinci .


Tanpa basa - basi , Bramana memanggil semua penjuru pasukan Elang hitam untuk mencari keberadaan seorang wanita .


" Tuan Besar ? Seperti apakah wanita yang di sebutkan tersebut ". Bingung salah satu pasukan itu .


" Jika kalian menemukan informasi penculikan seorang wanita maka segera laporkan padaku. Mengerti ". Ujar Bramana .


Sesaat kemudian , Pengawal atas perintah Ratu Bianca datang untuk meminta waktu Bramana agar mengunjunginya di Istana.


" Meminta untuk bertemu di Istana , baiklah ".


Bramana segera pergi ke Istana Kencana , Ratu Bianca menyuruh pelayan untuk menyambutnya.


Tentu saja membuat Bramana terkejut karena tidak perlu lagi diam - diam menyusup ke dalam Istana agar tidak ketahuan Raja Erlangga .


" Selamat datang di Istanaku , Bramana ". sambut Ratu Bianca.


" Apa kamu bilang ? Istanamu ". terkejut.

__ADS_1


" Benar . Oh iya kamu belum tahu ya jika akulah yang berkuasa saat ini di Istana kencana ini hahahahha ".


Bramana tersenyum puas karena Ratu Bianca telah berhasil menggulingkan kepemimpinan Raja Erlangga .


" Cukup bagus Bianca , aku bangga padamu ". Puji Bramana .


" Tentu saja , mari ikutlah denganku sekarang".


Ratu Bianca menggandeng lengan Bramana dengan mesrah , Putri Indira melihat adegan itu betapa sangat menyakitkan untuknya .


" Tidak adil , Ibu memintaku untuk menjauhi pria yang aku cintai tapi dirinya sendiri pun gila dengan seorang pria asing ".


Ratu Bianca membawa Bramana ke dalam kamar Raja Erlangga .


" Erlangga bagaimana kabarmu sekarang ? Apakah kamu masih mengingatku ". Ucap Bramana yang mendekati Raja Erlangga yang terbaring tak berdaya .


Ratu Bianca memeluk tubuh Bramana dari belakang membuat Raja Erlangga sangat terkejut.


" Ya , dan aku sangat senang sekali karena raja erlangga yang gagah bahkan sangat di sungkani semua orang kini sudah terkapar lemah tak berdaya ". Olok Bramana.


Dendam Bramana sudah terbalaskan , Raja Erlangga hancur di depannya .


Ratu Bianca terlihat seperti ulat bulu yang selalu menempel pada tubuh Bramana bahkan dengan berani mencium bibirnya di depan Raja Erlangga , tentu saja hal ini membuat Raja Erlangga semakin tertekan .


" Bramana ? bagaimana jika kita melakukan hal itu di depannya saja pasti lebih menarik ". Pinta Ratu Bianca .


Bramana tidak begitu minat dengan apa yang di tawarkan oleh Ratu Bianca .


Tiba - tiba terkejut dengan keadaan Ratu Bianca yang sudah melepas pakaian luarnya hingga menyisakan pakaian dalam yang menggoda .

__ADS_1


" Bianca , percuma saja kamu seperti ini . Dia sudah hancur jadi untuk apalagi ". Gumam Bramana .


" Tapi sudah lama aku tidak melakukannya denganmu Bramana , aku selalu menginginkan kamu " . Ucap Ratu Bianca.


" Pakai kembali pakaianmu jangan seperti ini Bianca , jika ingin melakukan hal itu maka jangan disini . Bagaimana jika nanti dia mengganggu ". Ujar Bramana dengan berbagai alasan .


Selama ini Bramana hanya memanfaatkan Ratu Bianca untuk membalaskan dendamnya , tentu saja tidak ada rasa cinta melainkan hanya hawa nafsu pemuas saja .


Perasaan cintanya masih tetap untuk Ratu Eliza bahkan tidak akan pernah tergantikan dengan wanita lain sekalipun Ratu Bianca yang telah memiliki seorang Putra dari Bramana .


Ratu Bianca yang terlihat sudah gatal pun segera membawa Bramana ke dalam kamar nya namun hal itu di gagalkan oleh Putri Indira .


" Ibu !!! Hah , bahkan ibu tidak memperdulikan kehormatannya di depan pria asing ini . Ibu seolah bertingkah seperti tidak ada bedanya dengan Zalima yang memberikan tubuhnya pada Kak Erik ." Ujar Putri Indira .


" Diam kamu Indira , menggangu saja ".


" Aku tidak akan membiarkan ibu berbuat hal kotor dengan pria lain , ibu sudah tidak waras ya ". Kecam Putri Indira .


" Indira , pergilah ". Usirnya .


" Hei pak , silahkan anda pergi darisini ". Putri Indira mengusir Bramana .


Tentu saja Bramana sangat senang dengan adanya Putri Indira karena tidak perlu lelah melayani nafsu dari Ratu Bianca .


Ratu Bianca murka dengan tindakan Putri Indira bahkan mengata - ngatai nya dengan sembarang hingga membuat sakit hati .


" Ibu jahat , lebih memilih pria asing itu daripada perasaanku . Jika ibu tidak melarang hubunganku dengan Albiru maka aku tidak akan seperti ini . Ibu tidak adil ". Teriak Putri Indira lalu pergi dengan deraian air mata.


Ratu Bianca terlihat kesal karena Putri Indira menggagalkan aksinya padahal sudah lama tubuhnya ingin di sentuh oleh Bramana.

__ADS_1


" Gara - gara Indira aku harus kehilangan kesempatan bercinta dengan Bramana , tidak aku tidak akan tinggal diam. Aku akan mengejarnya ". Kata Ratu Bianca .


Ratu Bianca sangat tergila - gila pada Bramana , hingga tidak memperdulikan lagi dengan kehormatannya sebagai seorang penguasa .


__ADS_2