Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Buta


__ADS_3

Begitu sampai di kamar , Putri Andara meminta Minda untuk melihat situasi istana dan keberadaan Pangeran Mahkota .


" Mengapa mereka bisa bersama ya ? Aku rasa ada yang janggal ". Kata Putri Andara.


" Kemungkinan telah terjadi sesuatu pada ayahku ". Sahut Gubernur Albiru.


" Ratu Bianca ini memang sangat licik di depan semua orang dia berpura - pura lemah padahal dialah inti dari semuanya ." Rinci Putri Andara .


Gubernur Albiru hanya tersenyum ketika mendengar suara celetukan Putri Andara , namun dengan seiringnya waktu pasti akan terungkap .


Putri Andara sebenarnya sudah curiga namun masih ragu , akhirnya pelan - pelan dia menggerakkan tubuhnya dan bergoyang - goyang .


" Apakah kecurigaan ku ini benar adanya ? Ada masalah pada penglihatannya ". Gumam Putri Andara di dalam hatinya .


Sekali lagi dia mencoba untuk mengetes penglihatan Gubernur Albiru dengan membuka seluruh benang yang menempel di seluruh tubuhnya .


Tidak ada reaksi apapun dari Gubernur Albiru dan Putri Andara khawatir serta panik.


" Andara ? mengapa kamu diam saja ". Kata Gubernur Albiru .


" Benarkah ? ".


" Ada apa ?". Mulai panik .


Putri Andara memakai kembali pakaian yang dia lepas begitu saja , dan segera mendekat ke arah Gubernur Albiru .


" Memang kamu tidak melihat ya aku sedang apa di depanmu ". Kata Putri Andara .


Seketika mata gubernur Albiru mencari keberadaan Putri Andara bahkan di saat itulah semua terungkap jika penglihatan Gubernur Albiru bermasalah .


" Aku disini , Albiru ". Memeluk Gubernur Albiru.


" Andara , aku ".

__ADS_1


" Hiks.. hiks..bahkan kamu menyembunyikannya dariku . Aku ini kamu anggap sebagai siapamu hah !! Aku sudah curiga namun kamu sangat pintar menyembunyikannya ". Gumam Putri Andara setengah kecewa .


" Maafkan aku ."


" Untuk apa ? Aku akan membalas perbuatan nenek sihir itu . Kesabaranku sudah habis ". Emosi Putri Andara .


" Ingatlah , kamu sedang mengandung . Tidak boleh ceroboh dan gegabah . Kita bisa pikirkan kembali ". Saran Gubernur Albiru .


" Lalu mau sampai kapan dia akan memakan korban lagi , Ratu Eliza yang malang di bunuh dengan kejam dan Raja Erlangga ? sekarang kamu . Mana bisa aku hanya berdiam diri saja ". Kata Putri Andara .


" Lalu apa yang akan kamu lakukan ? ".


" Aku akan menggunakan cara yang sama untuk menjatuhkannya yaitu Racun ? Dia membunuh Ratu Eliza dengan Racun bahkan tubuh Putri Andara yang asli pun lemah karena racun , Raja Erlangga dan penglihatanmu termasuk ". Rinci Putri Andara .


" Panggilkan Tom , aku akan berbicara dengannya ". Pinta Gubernur Albiru .


Putri Andara segera pergi untuk memanggil tom namun Gubernur Albiru menghentikan langkahnya .


" Tunggu , satu lagi jangan beritahukan orang lain jika mataku tidak berfungsi karena bisa berbahaya ". Ucap Gubernur Albiru.


Emosi Putri Andara benar - benar meledak bahkan tidak bisa lagi menahannya .


Putri Andara pergi ke Perpustakaan istana untuk mencari tahu tentang pengobatan akibat terkena racun .


Bahkan dia ingin membuat racun untuk membalaskan dendamnya .


" Biang kerok , Aku akan terus berjuang demi menuntut balas dengan apa yang telah kamu lakukan ". Kecam Putri Andara .


Keesokan harinya , Dokter Reinhard menghampiri Putri Andara karena khawatir setelah mendengar informasi jika Istana telah di serang oleh pasukan Elang hitam .


Seluruh pasukan Istana telah mengunci bahkan memperketat lingkungan sekitar Istana .


Untuk penyusup berhasil di lumpuhkan , Pangeran Erik dan Ratu Bianca tidak bisa lagi memasuki Istana kencana karena Pangeran Mahkota membuat perintah larangan .

__ADS_1


" Bagaimana aku akan masuk ? ." Kata Dokter Reinhard.


Saat dia turun dari kendaraannya , mata tajam pengawal istana yang menakutkan mengarah pada Dokter Reinhard.


" Aku adalah Dokter Reinhard , dokter pribadi Putri Andara ". Kata Dokter Reinhard.


" Untuk saat ini tidak boleh ada yang masuk ke dalam Istana dengan alasan apapun kecuali atas kehendak Pangeran Mahkota ". Ucap Pengawal itu dengan tegas.


" Baiklah mohon sampaikan pada Pangeran Mahkota jika aku ingin menghadapnya ". Balas Dokter Reinhard .


Beberapa pengawal segera pergi untuk melaporkan kedatangan Dokter Reinhard .


Pangeran Mahkota tidak memberi izin namun Putri Andara mendengarnya .


" Kakak ? Biarkan dia masuk karena ada perihal yang akan kami rundingkan ". Kata Putri Andara .


" Baiklah , kakak hanya berpesan untuk berhati - hatilah karena bisa jadi dia adalah mata - mata musuh ." Kata Pangeran Mahkota .


" Aku akan menjaminnya ".


" Dimana Gubernur Albiru mengapa aku tidak melihatnya dari kemarin ". Tanya Pangeran Mahkota .


" Kemarin dia pamit untuk pergi menemui ayahnya terkait Erik ". Alasan Putri Andara .


" Tapi kenapa pengawal pribadinya masih ada disini ". Mulai curiga .


" Di tugaskan untuk melindungi Istrinya paham kan ."


" Cukup bagus ".


Ingin sekali rasanya mengatakan pada Pangeran Mahkota jika Gubernur Albiru saat ini telah menanggung penderitaan karena menyelamatkan serangan Pangeran Erik .


Satu - satunya yang dapat membantu Putri Andara yaitu Dokter Reinhard .

__ADS_1


Putri Andara sendiri yang menghampiri Dokter Reinhard secara langsung .


__ADS_2