
Dokter Reinhard seketika langsung senang ketika mendapati Putri Andara menghampirinya .
" Putri ? Syukurlah kamu baik - baik saja ". ucap Dokter Reinhard .
Tanpa ragu - ragu Dokter Reinhard langsung memeluk Putri Andara .
Para pengawal langsung menghamburkan tatapannya .
" Dokter Reinhard ini sangat berlebihan , mari masuk ". Kata Putri Andara .
Putri Andara membawanya ke perpustakaan istana untuk mencari buku tentang racun .
" Buku tentang racun ? Untuk apa Putri ". Kata Dokter Reinhard .
" Aku ingin membuat racun yang bisa melumpuhkan saraf agar tidak berfungsi dengan baik ". Kata Putri Andara .
" Racun itu tidak akan pernah ada di buku ". Ungkap Dokter Reinhard .
" Lalu ".
" Mengapa ingin membuat racun seperti itu bukankah sangat berbahaya ." Gumam Dokter Reinhard .
" Ini urusanku , katakan padaku ? Dimana aku menemukan racun seperti itu ". kata Putri Andara .
" Aku akan mengatakannya jika Putri bersedia menikah denganku ." kata Dokter Reinhard yang mengejutkan.
" Menikah ? Yang benar saja , kamu perhitungan denganku ". Gumam Putri Andara.
" Kapan lagi aku bisa menikahimu , Putri selama ini aku mencintaimu begitu lama bahkan tidak berhenti menghawatirkanmu ". Gumam Dokter Reinhard.
__ADS_1
" Jika aku tak memiliki perasaan yang sama sepertimu , bagaimana bukankah kesannya cinta tak terbalaskan ." Kata Putri Andara .
" Seiringnya waktu pasti bisa ".
" Aku tidak ingin membicarakan pernikahan dulu dokter , aku hanya ingin membalaskan dendam pada wanita kejam itu ". Ungkap Putri Andara .
Dokter Reinhard memahami perkataan dari Putri Andara , saat ini kondisi istana kencana memanas bahkan terancam musnah karena kejahatan Ratu Bianca .
Dokter Reinhard mengusulkan sebuah cara untuk membuat racun yang di inginkan oleh Putri Andara .
" Aku akan pergi ke ahli racun untuk meminta bisa ular paling berbahaya , carilah bunga Lily valley . Besok aku akan menemuimu , ingat pakai pengaman ketika mengambil bunga Lily putih berbentuk payung kecil karena cukup berbahaya ". Kata Dokter Reinhard .
" Dimana aku menemukan bunga itu ?".
" Kamu bisa mencari informasi melalui gubernur Albiru karena setahuku dia juga pecinta alam ". Ungkap Dokter Reinhard .
Tiba - tiba pikiran Putri Andara tertuju pada kediaman Gubernur Albiru yang memang mirip dengan wisata alam pegunungan .
" Hm bolehkah aku bertanya padamu Putri ?". kata Dokter Reinhard .
" Katakan ? ".
" Apakah kalian memiliki hubungan yang dekat ". Kata Dokter Reinhard yang menyelidiki .
" Siapa maksut kamu ?". Pura - pura .
" Gubernur Albiru belakangan ini sering berada di Istana dan pernah melihatnya sekali di kamarmu ". Ungkap Dokter Reinhard.
" Oh itu hanya di perintah oleh kakak untuk mengawasiku ". Jawabnya dengan santai hingga tidak terkesan mencurigakan .
__ADS_1
" Syukurlah ". Kata Dokter Reinhard , dan langsung pergi setelah mendengar penjelasan langsung dari Putri Andara .
Putri Andara merasa bersalah karena telah mempermainkan perasaan Dokter Reinhard yang sepertinya sangat tulus mencintainya .
" Dia sangat tampan dan tulus padaku , aku pernah menyukainya waktu pertama kali berjumpa dengannya tapi ternyata bukan dia yang menempati hati ini . Bagaimana nanti jika dia mengetahui kenyataan yang sesungguhnya ". Gumam Putri Andara.
Albina menghampiri Pangeran Mahkota menanyakan Gubernur Albiru .
" Pangeran ? Dimana Putri Andara dan kakak sejak tadi aku mencarinya namun tidak ada ". Kata Albina.
" Andara dari kemarin mengurusi ayah , Gubernur Albiru ? tidak seperti biasanya bahkan seharusnya dia menemuiku ." Ujar Pangeran Mahkota yang mulai curiga terjadi sesuatu .
" Ibu sejak kemarin menanyakan kakak , bahkan di kediamannya tidak ada . Dimana ya kakaj,,k ?". Khawatir Albina .
" Andara mengatakan jika Gubernur Albiru berada di kediamannya dan ---- ". Kata Pangeran Mahkota di dalam hati .
" Aku takut kakak menemui kesulitan karena mimpi ibu sangatlah tidak enak tentangnya ". Ungkap Albina .
" Kamu tenang saja , pasti aku akan menemukannya . mungkin saat ini dia hanya ingin beristirahat , oh iya Erik dan dia ternyata satu ayah ." Kata Pangeran Mahkota .
" Apa !! Sa-- satu ayah , itu berarti mereka masih memiliki hubungan darah ". Kejut Albina .
" Aku baru mengetahui kemarin ketika Erik dan Ratu Bianca menyerang istana dengan menggunakan pasukan Elang hitam tapi sedikit ada yang aneh ".
" Pangeran ? Aku takut jika kakakku mengalami masa sulit dan bagaimana jika dia tidak bisa melewati masa sulit itu ". Panik Albina .
" Tenangkan dulu pikiranmu , jangan berpikir yang tidak - tidak ". Nasehat Pangeran Mahkota .
Albina ingin sekali menemui Pangeran Erik namun tidak tahu dimana saat ini keberadaannya .
__ADS_1
" Kakak ? mengapa perasaanku tidak enak , semoga tidak terjadi hal buruk padamu ." Gumam Albina .