Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Menyelinap


__ADS_3

Raja Erlangga sudah menutup kasus yang merugikan tamu kehormatan bahkan memberikan hukuman yang pantas pada kedua orang yang telah berani melempar namun sembunyi tangan.


" George , maafkanlah aku yang tidak bisa mengatur keluargaku . Sungguh telah membuatmu rugi dengan adanya permasalahan ini ". Gumam Raja Erlangga.


" Erlangga !! kamu tidak perlu sungkan padaku , bagaimanapun juga ini adalah suatu pembelajaran juga. Kita tidak boleh menyalahkan seseorang tanpa bukti yang jelas . Aku sangat bangga pada Putrimu yang bernama Andara ini , pantas saja Caroline menyukainya ". Kata Raja George.


" Aku sudah membuatnya menderita bahkan membentaknya , George . Sebelumnya belum pernah melakukan ini padanya ". Ungkap Raja Erlangga.


" Itu pertanda kamu Raja yang tegas dan tidak pilih kasih ". Puji Raja George.


Gubernur Albiru ingin menemui Raja Erlangga saat ini , namun rupanya tidak bisa melihat dia yang tengah asyik mengobrol dengan Raja George.


Dia berniat untuk pergi menemui Putri Andara secara diam - diam dan tidak di sangka malah mendengarkan percakapan dua orang wanita yang tengah membicarakannya.


" Caroline , sebaiknya kamu harus berjuang untuk mendapatkan Gubernur Albiru ini karena rasanya tidak mungkin pertunangan mereka di teruskan mengingat Indira yang membuatnya malu ". Kata Putri Andara.


" Kamu benar . Tapi masa iya seorang wanita yang mengejar seorang pria ". Heran Putri Caroline.


" Jika tidak seperti itu maka kamu tidak akan pernah mendapatkan cintanya karena dia itu tipe pria yang dingin , acuh tak acuh , menyebalkan ". Jelas Putri Andara.


" Dan satu lagi , dia sangat tampan dan menawan ." Kagum Putri Caroline.


" Tetap semangat mengejarnya dan pantang mundur !!". Ucap Putri Andara.


Sedangkan Gubernur Albiru merasa kesal dengan Putri Andara yang lebih mendukung Putri Caroline untuk mengejarnya.


" Jika aku melepaskan Indira maka datang Caroline yang lebih menyusahkan lagi , akhhh tidak ini tidak boleh terjadi . Andara , lihat saja nanti pembalasanku padamu !!". Ucap Gubernur Albiru di dalam hatinya .


Saat ini Gubernur Albiru berada di balkon kamar Putri Andara , jelas saja dia mendengar semua obrolan dari kedua wanita yang berstatus bangsawan itu.

__ADS_1


" Andara ini sudah malam , aku akan pergi bahkan besok aku akan kembali lagi . Oke !?". Pamit Putri Caroline .


" Oke ".


Pintu kamar Putri Andara sudah tertutup rapat karena dia telah menguncinya.


" Hari yang melelahkan , aku ingin mengganti baju saja . Kenapa hari begitu menggerahkan ya ". Ucap Putri Andara yang mulai membuka bajunya sembarangan dan hanya memakai pakaian mini .


*Glek*


Gubernur Albiru tidak bisa menahan hasratnya kala melihat keadaan Putri Andara yang hanya memakai baju pendek saja.


Tubuh mulusnya terpampang nyata di depan mata Gubernur Albiru.


" Sebaiknya aku mandi saja lah biar lebih Freshh dan bisa tidur dengan nyenyak ". Kata Putri Andara.


Kurang lebih 30 menit , Putri Andara menyelesaikan ritual mandinya namun dia begitu terhentak saat melihat Gubernur Albiru yang berada di dalamnya.


Putri Andara ingin berteriak namun dengan cepatnya tangan Gubernur albiru membekapnya.


" Jangan berisik atau jika tidak , aku akan ---". Goda Gubernur Albiru.


Putri Andara seperti biasanya melakukan perlawanan pada musuh dengan menggunakan seni bela dirinya yang cukup ampuh.


*Bugh*


" Andara kamu ". Lirih Gubernur Albiru karena kesakitan menahan juniornya yang di tendang oleh Putri Andara.


" Rasakan itu !! kenapa kamu selalu muncul bagaikan tuyul ". Ucap Putri Andara.

__ADS_1


" Tuyul !! Benda apa itu ?". kata Gubernur Albiru.


Seketika Putri Andara terkekeh kala mendengar perkataan dari Gubernur Albiru.


" Ahh , itu benda yang tidak memiliki rambut dan hanya memakai pakaian dalam saja ." Jawab Putri Andara.


" Andara , mengapa kamu sangat kasar ? ini benar - benar sakit dan kamu harus bertanggung jawab ". Tuntut Gubernur Albiru.


" Apa katamu ? tanggung jawab !! kamu pikir aku memperkosamu ya , sembarangan saja ". Ucap Putri Andara.


" Tapi ini sakit dan perlu obat !!". Gumam Gubernur Albiru.


Putri Andara segera mencari sesuatu yang sekiranya membuat Gubernur Albiru diam tidak mengeluh kesakitan.


" Nah , ini dia ". Kata Putri Andara setelah menemukan sapu di balkon.


" Andara mengapa kamu memegang sapu itu ?". Heran Gubernur Albiru.


" Untuk mengobatimu biar tidak mengeluh kesakitan lagi ." Ungkap Putri Andara.


Gubernur Albiru mulai panik ketika mendengar lontaran kata dari Putri Andara yang telah di pahami olehnya.


" Baik , aku akan pergi darisini . Tapi ada satu syarat . Buang dulu sapu itu ". Kata Gubernur Albiru.


Dengan langkah yang sangat cepat , sapu itu segera di lumpuhkan oleh Gubernur Albiru dan langsung mendekap tubuh Putri Andara.


" Emmbbbb ".


Penasaran kan apa yang terjadi dengan mereka , yuk dukung Author terus agar semakin banyak Update .

__ADS_1


Like , Komentar banyak dan Love 😉😉 terima kasih.


__ADS_2