Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Menggoda Dokter Reinhard


__ADS_3

Putri Andara langsung sumringah kala mendapati bermacam - macam bunga bermekaran indah bahkan bunga tulip pun mekar dengan sangat indah.


Kebetulan Dokter Reinhard melihat Putri Andara yang saat ini tengah berada di taman bunga Istana.


" Putri Andarakah itu ? belakangan ini dia sangat berubah dan semakin lincah . Tapi untuk apa minda memintaku untuk datang ke Istana , bukankah Putri Andara tidak apa - apa ". Gumam Dokter Reinhard.


Dokter Reinhard memperhatikan Putri Andara dari jarak kejauhan untuk memantaunya namun malah terpesona dengan senyuman manis yang tak di sengaja di tangkap olehnya.


Minda datang menyusul Putri Andara yang saat ini berada di taman bunga Istana.


" Putri ? ternyata anda berada disini . Wah pasti mau membuat pot lagi yaa ". Tebak Minda.


" Minda , bukan pot . Sekali lagi salah mengucap maka akan kupotong saja lidahmu ." Ucap Putri Andara yang sengaja menakut - nakuti Minda.


" Aahh Putri baiklah , Minda tidak akan salah lagi ". Jawabnya.


Minda menangkap sosok Dokter Reinhard dari kejauhan dan akhirnya memanggilnya.


" Dokter Reinhard ". Teriak Minda sambil melambaikan tangannya.


" Hah , Dokter Reinhard mana dia ". Kata Putri Andara yang mengarahkan pandangannya pada sosok Dokter Reinhard.


Karena sudah ketahuan terpaksa pria yang menjadi dokter pribadi Putri Andara itu segera menuju ke arah panggilan minda .


" Nah Dokter , kebetulan anda sudah disini . Putri silahkan berkonsultasi pada Dokter Reinhard ". Gumam Minda.


" Ya sudah mungkin kamu bisa pergi saja dulu biar tidak membuat Dokter Reinhard kaku ". Kata Putri Andara .

__ADS_1


Minda segera pergi meninggalkan Putri Andara dan Dokter Reinhard berduaan di taman bunga.


" Apakah Putri sedang tidak enak badan hmm kata minda ingin berkonsultasi , memang konsultasi tentang apa ?". Cecar Dokter Reinhard.


" Benar , aku ingin berkonsultasi tentang Cinta karena sudah bosan dengan penyakit , obat dan intinya membahas yang lain saja ". Ucap Putri Andara yang membuat Dokter Reinhard bingung.


" Cinta ? Bagaimana bisa seperti itu Putri bukankah aku hanya di tugaskan untuk menjadi dokter pribadimu ". Jawab Dokter Reinhard.


" Dokter Cinta kan juga termasuk dokter ". Kata Putri Andara yang terang - terangan membuat Dokter Reinhard kelabakan.


" Begini saja , Putri akan berkonsultasi apa nanti biar aku jawab saja ".


" Dokter , Bagaimana rasanya jatuh cinta itu ?". tanya Putri Andara.


*Deg*


*Deg*


*Deg*


" Dok, Dokter Reinhard mendengarkanku tidak". Lirih Putri Andara .


Tangan Putri Andara memegang tangan dokter Reinhard yang mengakibatkan jantungnya semakin tidak aman saja bahkan yang bersangkutan bagai manusia kaku.


" Ahh Maaf Dokter aku sudah lancang memegang tanganmu , dokter tidak apa - apa kan ". tanya Putri Andara menyelidik.


" Ti - tidak apa - apa Putri ". Jawabnya gugup.

__ADS_1


" Lalu jawabannya apa ? ". tanya sekali lagi.


Dokter Reinhard tidak tahu ingin menjawab apa karena dia selama ini tidak pernah merasakan yang namanya jatuh cinta .


" Dokter sebenarnya kenapa sih ? ". Kata Putri Andara.


" Sepertinya pertanyaan yang Putri ajukan sangat susah untuk di jawab , bagaimanapun aku seorang dokter kesehatan bukanlah dokter cinta ". Ujar Dokter Reinhard.


" Lalu harus bertanya pada siapa lagi selain Dokter Reinhard ". Ucap Putri Andara.


Putri Andara ingin sekali tertawa lepas karena sudah iseng mengerjai Dokter Reinhard yang sepertinya masih sangat polos tentang percintaan.


" Dokter Reinhard , Omg tambah imut ajah sih ihh gemess pengen nyubit pipinya . Ahh aku kerjain lagi ahh biar tambah baper nih dokter ekwkwk ". Kata Putri Andara di dalam hatinya.


*Nb : Jika ada kata - kata bahasa gaul maka itu adalah suara hati Sasa yang saat ini menempati tubuh Putri Andara , bahkan Putri Andara sendiri sebenarnya sudah meninggal .


Sasa berasal dari Era Modernisasi kini harus berputar menempati tubuh seorang Putri Cantik di Era Kerajaan Kuno.


Sejak tadi Putri Andara tidak berhenti mengeluarkan kata - kata romantis hingga membuat Wajah Dokter Reinhard bersemu merah jambu .


" Dokter , aku akan meracik bunga - bunga ini khusus untuk Dokter Cintaku ". Kata Putri Andara.


Dokter Reinhard terbelalak kala mendengar pengucapan dari Putri Andara yang menyebutnya Dokter Cintanya.


" Boleh bertanya balik pada Putri ?". Gumam Dokter Reinhard.


" Boleh saja tapi ingat tidak boleh tentang kesehatan karena aku sudah bosan dengan itu , Dokter tahu tidak jika aku ini sudah tidak berpenyakitan maka layak untuk di nikahi ". Ucap Putri Andara .

__ADS_1


__ADS_2