Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Teror Ngakak


__ADS_3

Pangeran Mahkota mengkomandoi keamanan di sekitar kamar Ratu Bianca pada tengah malam di saat semua sudah terlelap tidur .


Semua jangkrik itu di lepaskan di sekitar Balkon kamar Ratu Bianca dan membiarkan nya berbunyi dengan sangat nyaring hingga menganggu ketenangan dari pemilik kamar tersebut .


*Krikk*


*Krikk*


*Krik..krikk..krikk*


Ratu Bianca langsung terbangun dari tidurnya karena mendengar suara seekor jangkrik di sekitar kamarnya.


" Mengapa berisik sekali ?". Kata Ratu Bianca.


Semakin lama malah semakin bertambah berisik bahkan membuat Ratu Bianca sangat murka.


Dia langsung membuka pintu kamar balkonnya dan betapa terkejutnya saat melihat sosok yang menyeramkan sedang duduk di dinding tembok dekat balkon Ratu Bianca .


" Hahh , Si -- siapa itu ? Mengapa malam - malam duduk di atas sana ". Gumam Ratu Bianca.


Putri Andara berdandan layaknya mbak Kunti , dia terkekeh lalu menggunakan lampu senter untuk menakuti Ratu Bianca.


" Ratu Bianca ... Hihihih ... Hhahha aku akan segera mengajakmu pergi dan kita akan mati bersama ". Kata Putri Andara dengan menggunakan suara kecilnya yang lembut .


Bulu kuduk Ratu Bianca seakan langsung berdiri semua dan dia merasa ketakutan .


Ditambah dengan suara jangkrik yang berlomba - lomba membunyikan suara nyaringnya.

__ADS_1


Putri Andara membelalakkan kedua matanya untuk menatap tajam kepada Ratu Bianca .


" Hah , hah Manusia apa itu mengapa sangat menyeramkan !! ". Ucap Ratu Bianca .


" Ya ampun aku lupa jika di jaman ini mana ada mbak Kunti , hmm harus bagaimana ya caranya biar dia paham jika yang disini adalah Putri Andara ". Kata Putri Andara dalam hatinya.


Sekali lagi , Putri Andara memulai perkataannya untuk menakuti Ratu Bianca.


" Kamu harus mati bersamaku Ratu Bianca kamu harus ikut bersamaku karena kamulah yang telah membuatku sakit selama ini !! kamu harus bertanggung jawab hahahaha ". Kata Putri Andara yang menggunakan suara bariton bukan lembut lagi .


Ratu Bianca benar - benar sangat ketakutan dan langsung berlari keluar dari kamarnya .


Sedangkan Putri Andara segera pergi dengan membawa para jangkriknya agar tidak ketahuan.


Sejak tadi Gubernur Albiru merasa terkekeh bukan ketakutan melihat kondisi Putri Andara yang memakai bedak putih di seluruh wajahnya dan membubuhkan tinta hitam di sekitar kedua matanya .


" Apakah tidak ada ide lain selain berdandan seperti ini , yang ada Ratu Bianca tidak mengenalimu . Memang menakutkan tapi bagiku itu lucu dan menggemaskan seperti Panda ". Ungkap Gubernur Albiru seraya mencubit pipi Putri Andara .


" Ini sama sekali tidak lucu ". Kesal Putri Andara .


Dia segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan make up tebalnya.


" Aku lupa jika disini tidak ada Miceler water ahh bakalan susah untuk menghapusnya ". keluh Putri Andara.


Pangeran Mahkota langsung terkejut kala mendapati Raja Erlangga yang sedang menuju kamar Ratu Bianca disertai pengawal .


" Disana ! Ya , aku tadi melihat manusia aneh dan menyeramkan sedang menakutiku bahkan suara jangkrik ".

__ADS_1


Ratu Bianca langsung menghentikan ucapannya kala tidak mendengar suara jangkrik lagi yang sangat berisik.


" Tidak ada Ratu , suara jangkrik juga tidak ada . Apakah kamu sedang mengigau ". Kata Raja Erlangga.


" Tidak , disana memang benar - benar ada yang mulia ". Ucap Ratu Bianca sambil mengacungkan ibu jarinya .


" Sudahlah . Mungkin kamu sedang lelah , beristirahatlah kembali ". Saran Raja Erlangga .


" Tapi mereka benar - benar sangat nyata yang mulia ".


" Memang seperti apa wujud manusia itu ?". Tanya Raja Erlangga.


" Wajahnya putih dan matanya hitam lalu ada cahaya yang meneranginya ". Ratu Bianca mencoba menjabarkannya .


" Manusia apakah itu ? sepertinya baru kali ini mendengarnya ". Kata Raja Erlangga.


" Kecuali itu seekor Panda yang mulia karena ciri - cirinya sangat mirip ". Sahut Jonathan.


" Tidak , dia bukan hewan tapi wujud manusia".


" Bukankah tadi Ratu mengatakan ada suara jangkrik disini tapi tidak ada ". Kata Jonathan yang memeriksa sekitar balkon kamar Ratu Bianca.


Raja Erlangga merasa terganggu dalam istirahatnya bahkan segera pergi meninggalkan Ratu Bianca .


" Yang Mulia , jangan pergi !! bagaimana jika manusia itu kembali lagi . Yang Mulia ". Teriak Ratu Bianca .


Pangeran Mahkota mulai mengerti dengan apa yang di lakukan oleh Putri Andara .

__ADS_1


" Ratu Bianca ketakutan . Sepertinya Andara sengaja membuat jiwanya tidak tenang ". Gumam Pangeran mahkota dalam hatinya .


__ADS_2