Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Adik beda Ibu


__ADS_3

Raja Erlangga hari ini tidak bisa melihat keadaan Putri Andara di karenakan ada pertemuan dengan seorang Gubernur yang akan berstatus menjadi calon suami dari Putri Indira .


Putri Indira berbeda 2 tahun saja dengan Putri Andara , keduanya masih satu ayah namun berbeda Ibu .


Ibu dari Putri Andara seorang Ratu namun karena memiliki riwayat penyakit yang aneh bahkan kematiannya terkesan tidak wajar .


" Jon , bagaimana keadaan Putri Andara apakah kamu sudah melihatnya ". tanya Raja Erlangga.


" Putri Andara sangat baik bahkan kondisinya sangat jauh lebih baik dari sebelumnya yang mulia ". Kata Jonatan pengawal Raja Erlangga .


" Syukurlah , aku merasakan jika dia telah mendapatkan keajaiban dari tuhan sehingga bisa hidup kembali ". Kata Raja Erlangga.


Dalam perjalanan menuju Istana Kencana seorang pria dengan perawakan tinggi , gagah dan sangat berwibawa berjalan ke arah Aula Utama Istana Kencana , dia adalah Gubernur Muda yang saat ini sedang di tunggu kedatangannya oleh Raja Erlangga.


Secara tak di sengaja tubuhnya berbenturan dengan Putri Andara saat melewati jalan belok dinding siku.


" Auwhhh sss ". ringis Putri Andara memegangi dahinya karena kejedot kepala Gubernur.


Begitupun dengan Gubernur muda yang sedang tak sengaja berbenturan dengan Putri Andara.


" Perhatikan jalanmu gunakan kedua mata kamu untuk berjalan ". Kata Gubernur itu yang langsung pergi begitu saja.


Bahkan tidak meminta maaf pada Putri Andara hingga membuatnya merasa kesal dan geram.

__ADS_1


" Siapa pria tadi ? sial , aku bahkan tidak sempat melihat wajahnya yang dingin itu . Beraninya dia mengataiku , awas saja ". Kesal Putri Andara.


Putri Indira mendapatkan kabar dari pelayannya jika Gubernur Albiru sudah sampai di Istana.


" Albiru sudah sampai ". Seru Putri Indira.


" Benar Putri ". Jawab Kely sang pelayan pribadi Putri Indira .


Sebenarnya Gubernur Albiru merupakan calon jodoh dari Putri Andara namun karena mendengar informasi jika calon jodohnya sakit - sakitan maka segera menolak perjodohan itu , namun Raja Erlangga tidak ingin memutuskan hubungan dengan keluarga Gubernur Albiru mengingat reputasi keluarganya adalah seorang Ningrat yang sangat di panuti oleh seluruh rakyat.


" Maaf Yang Mulia jika saya datang sedikit terlambat karena jalanan macet ". Kata Gubernur Albiru.


" Tidak apa jangan sungkan , mari kita duduk untuk membicarakan tentang kasus yang sedang marak terjadi di wilayah kota ". Kata Raja Erlangga.


" Kelly lihatlah calon jodohku itu astaga rasanya sudah tidak sabar untuk menikah dan di sentuh olehnya ". Lirih Putri Indira setengah berbisik.


" Huuaaww Putri memang luar biasa belum sempat mengobrol dengannya tapi sudah memikirkan yang panas - panas ". Ucap Kelly .


Minda mencari keberadaan Putri Andara yang sejak tadi tidak melihatnya, ternyata yang di carinya olehnya sedang berada di taman bunga Istana.


" Putri , syukurlah saya bisa menemukan anda disini . Saya begitu khawatir dengan anda ". Kata Minda.


Minda melihat Putri Andara sedang meracik beberapa bunga yang indah yang di satu padukan ke dalam sebuah kertas berwarna.

__ADS_1


" Sudah selesai ". Kata Putri Andara.


" Wahh Putri , anda membuat Pot bunga yang sangat indah ". ucap Minda.


" Hah , kamu bilang ini Pot !! aduh Minda , ini namanya Bouqet tauk ". Jelas Putri Andara yang masih membuat bingung Minda.


" Bou - bouqet ". Kata minda yang mengulangi kata bahkan membuatnya penasaran.


"Hemm , bouqet itu adalah rangkaian bunga yang di jadikan satu lalu di berikan pada orang yang paling spesial ". Guman Putri Andara.


" Ohh Rangkaian bunga , tapi mengapa harus di letakkan di sebuah kertas seperti ini Putri ".


" Ya , namanya juga Bouqet mindaa !! ini itu Bouqet bunga bukan Pot bunga ". Seru Putri Andara .


Minda masih merasa bingung dengan apa yang di maksut oleh Putri Andara .


" Lalu , anda akan memberikannya pada siapa ? ." tanya Minda.


" Ahh Kamu benar , Kepada siapa aku akan memberikannya ". Putri Andara merasa kebingungan.


" Bagaimana kalau di berikan pada dokter Reinhard saja ?." Usul Minda.


" Dokter Reinhard !! Siapa itu apakah spesial untukku ". Ucap Putri Andara.

__ADS_1


Minda melupakan sesuatu tentang keadaan Putri Andara , saat ini ingatannya masih belum pulih untuk itu lebih baik tidak membuatnya berpikir lagi.


__ADS_2