
Pangeran Mahkota seketika langsung pergi ke dapur untuk menanyakan perihal Axe .
Seluruh pelayan terpaksa di kumpulkan dan di interogasi satu persatu .
" Katakan dengan jujur !! Siapa yang telah berani membunuh Axe ". Pekik Pangeran Mahkota.
Semua pelayan menunduk ketakutan karena kemarahan Pangeran Mahkota.
Salah satu pelayan ada yang melihat Albina membawa seekor ayam lalu di masak olehnya .
Begitu mendengar nama Albina disebutkan maka dengan cepat Pangeran Mahkota menghampiri Albina di kamar Putri Andara .
" Albina !!! ". Pekik Pangeran Mahkota sambil mendelik .
Albina bahkan Putri Andara langsung terkagetkan dengan teriakan Pangeran Mahkota.
" Ada apa kak mengapa teriak - teriak seperti itu , mengejutkan saja ". Oceh Putri Andara.
" Andara , wanita ini telah membunuh temanku dan kamu nona Albina bersiaplah untuk di hukum !!." Kata Pangeran Mahkota .
" Kapan aku membunuh orang ? Pangeran Mahkota mungkin salah orang , sejak tadi aku bersama Putri Andara ." Gumam Albina.
" Kakak !! Albina sejak tadi bersamaku dan dia juga bukan orang jahat tidak mungkin membunuh temanmu ". Bela Putri Andara.
" Dia membunuh Axe , ayam jantan ku !!!". Teriak emosi Pangeran Mahkota .
*Deg*
*Deg*
__ADS_1
Seketika jantung Albina seakan ingin berhenti berdetak begitu mengetahui jika ayam jantan yang dia tangkap adalah teman kesayangan Pangeran Mahkota .
" Ahh jadi yang kamu bawa tadi adalah ---". Ungkap Putri Andara.
Albina menggigit bibir bagian bawahnya dan mengisyaratkan kepada Putri Andara untuk menyelamatkannya dari amukan Pangeran Mahkota .
" Kakak , sebenarnya ? Ah maksutnya itu ayam kakak di makan olehku rasanya sangat enak sekali ". Kata Putri Andara .
Sedangkan Pangeran Mahkota sudah berapi - api karena ternyata adiknya juga ikut andil dalam pembunuhan Axe.
" Kalian berdua sudah memakan Axe , maka harus di hukum ". Pekik Pangeran Mahkota .
" Kakak Setega itu padaku !! Padahal hanya seekor ayam saja harus semarah itu padaku dan sampai menghukum ku ". Ucap Putri Andara berpura - pura sedih.
Pangeran Mahkota merasa sangat geram dan kesal alhasil memilih keluar dari kamar Putri Andara dalam keadaan marah menggebu - gebu.
" Huffttt hampir saja kenak semprot ". Ucap Albina.
" Mungkin sudah takdirnya Putri , apakah Pangeran Mahkota harus semarah itu ".
" Gawat , bagaimana jika rencana ku ketahuan karena ini bersangkutan dengan ayam jantan milik kakak yang hilang , aduhh Albina kita harus bagaimana sekarang ." Ucap Putri Andara disertai kekhawatiran .
Mau tidak mau , Putri Andara dan Albina harus menghampiri Pangeran Mahkota saat ini untuk menutup kasus pembunuhan Axe karena jika tidak maka keadaan akan semakin membahayakan Putri Andara .
" Putri Andara mengapa kamu sangat berat sekali ". Ungkap Albina yang sedang menggendong Putri Andara di bagian punggung belakang ditutupi oleh selimut tebal .
Putri Andara mengarahkan letak kamar Pangeran Mahkota pada Albina .
" Turunkanlah aku ".
__ADS_1
Begitu turun dari punggung Albina , Putri Andara langsung mencari Pangeran Mahkota yang ternyata sedang berdiri di balkon miliknya .
" Kakak ". Lirihnya dengan lembut .
Namun tidak di jawab oleh Pangeran Mahkota karena merasa kecewa dengan adiknya yang sudah bersekongkol dengan Albina untuk membunuh Axe.
" Jika kakak hari ini tidak mendengarkan ku maka semuanya akan berakhir , aku akan ketahuan oleh Ratu Bianca jika selama ini yang telah diam - diam meneror nya ". Gumam Putri Andara .
" Itu bukan urusanku ". Jawabnya ketus.
" Aku tahu kakak sangat marah , maafkan aku kak ".
" Lebih baik kamu balik saja ke kamarmu ". Usirnya .
" Darah ayam kakak aku gunakan untuk mengancam Ratu Bianca , jika kakak tidak menutup kasus pembunuhan ayam kakak maka rencana ku akan gagal dan aku pasti mati di tangan Ratu Bianca ". Ungkap Putri Andara .
Pangeran Mahkota mengepalkan kedua tangannya dan meredam emosinya.
" Ayam itu sangat berarti untukku dan ternyata kamu malah dengan tidak berdosa mengatakan jika dagingnya sangat enak, kamu tahu perasaanku saat ini seperti apa !!". Ungkap Pangeran Mahkota.
Putri Andara berlutut dan memohon maaf pada Pangeran Mahkota atas kesalahannya .
Tentu saja hal ini membuat Pangeran Mahkota tidak enak hati melihat adiknya yang berlutut dan bersimpuh di depannya .
" Kembalilah ." Kata Pangeran Mahkota .
" Tidak akan , sebelum kakak menutup mulut seluruh pelayan ". Gumam Putri Andara.
" Kembali dan tidurlah , biarkan aku memikirkan nya ." Kata Pangeran Mahkota.
__ADS_1
Sebenarnya kesalahan ini adalah milik Albina namun karena sudah bersangkutan maka kasus pembunuhan ayam jantan milik Pangeran Mahkota harus di tutup bahkan pelayan yang mengetahui harus tutup mulut dan tidak membahasnya lagi.