Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Alam bawa sadar


__ADS_3

Tom segera mencari keberadaan Pangeran Mahkota untuk memberitahukan jika Putri Andara sudah di bawa pergi oleh Gubernur Albiru.


" Bagaimana keadaan adikku ?". Tanya Pangeran Mahkota .


" Tom , Putri masih bertahankan ?". Ucap Albina .


" Apa maksudmu ? ". Tukas Pangeran Mahkota .


" Putri Andara sudah di tangani selanjutnya kita harus mencari orang di balik semua ini , Nona Albina menurut Tuan Muda saat ini hanya kamu yang bisa membantu ". Ucap Tom.


" Iya Tom tapi bagaimana nanti jika yang mulia bertanya keberadaan Putri Andara ini ."


" Serahkan padaku asalkan penjahat itu terdeteksi maka lebih baik , mohon pada nona Albina untuk membantu ". Kata Pangeran Mahkota .


" Baik Pangeran Mahkota ."


Saat ini Albina di bantu oleh Pangeran Mahkota untuk bersalin pakaian karena saat ini seluruh tubuhnya berlumur darah dari luka Putri Andara.


" Pangeran , sudah . Ayo kita kembali ke perkemahan ." Kata Albina .


" Saat ini aku tidak akan ikut dulu karena gubernur Albiru tidak ada , kamu tahu sendiri jika Gubernur Albiru dan Andara tidak datang secara bersamaan maka akan menimbulkan kecurigaan ". Gumam Pangeran Mahkota .


" Lalu kamu mau kemana ?." Khawatir Albina .


" Pergilah , aku akan menunggumu nanti ."


Albina segera kembali ke perkemahan untuk mengatakan pada Raja Erlangga jika Putri Andara dan Pangeran Mahkota serta Gubernur Albiru tidak bisa kembali , beruntung bertemu dengan Jonathan jadi tidak perlu bingung untuk mengatakan langsung .


" Nona Albina mari ikut denganku masuk ke perkemahan ". Ajak Jonathan .


Albina menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Jonathan namun mereka berdua memilih untuk mencari alasan lain agar Raja Erlangga tidak panik.


" Sebaiknya tuan Jonathan juga harus berhati -hati ". Kata Albina.


Albina mulai memperhatikan tingkah semua orang yang mencurigakan .

__ADS_1


" Nona Albina ? ". Sapa Pangeran Erik .


" Pa - pangeran Erik ?".Albina terkejut .


" Kamu tidak apa - apa kan ". Katanya .


*Deg*


*Deg*


" Jangan - jangan dia yang berada di balik ini semua ". Gumam Albina di dalam hati seraya mencoba membaca pikiran dari Pangeran Erik .


" Aku tidak apa - apa Pangeran Erik namun memangnya aku kenapa ? Hingga bertanya seperti itu ". ucap Albina .


" Aku tadi mendengar teriakan minta tolong dan sepertinya suara kamu ."


" Benarkah ".


Albina semakin sangat yakin jika Pangeran Erik adalah dalang utama dalam pembunuhan Putri Andara .


Dalam perjalanan ternyata Albina di buntuti oleh seseorang entah itu siapa namun tiba - tiba mulutnya di bekap .


" Mmhhh ". Suara Albina ketika di bekap .


" Diamlah. ,ini aku Pangeran Mahkota ". Bisiknya .


Albina tidak hati - hati akibatnya di buntuti oleh Pangeran Erik tanpa sepengetahuannya beruntung pengawal pribadi Pangeran Mahkota segera melaporkan kejadian ini.


" kemana perginya Albina mengapa secepat ini ?". Kata Pangeran Erik .


Pangeran Erik terus saja mencari keberadaan Albina yang tiba-tiba saja hilang.


Pangeran Mahkota memeluk Albina agar tidak banyak gerak dan bersuara .


" Jika akan terjadi seperti ini maka aku rela sampai mati di peluk seperti ini olehnya sungguh kesempatan yang tak akan terulang". Gumam Albina di dalam hati sambil menyandarkan kepalanya ke dada bidang Pangeran Mahkota .

__ADS_1


Pangeran Mahkota tahu dengan jelas jika Albina sangat menikmati pelukannya namun dia hanya diam saja karena keadaan saat ini sangat genting.


Raja Erlangga mulai khawatir karena Putra dan Putrinya belum sampai di perkemahan sampai saat ini , untung saja Jonathan mengatakan jika Pangeran Mahkota , Putri Andara dan Gubernur Albiru sedang terjebak tapi keadaannya tidak berbahaya.


Gubernur Albiru membawa Putri Andara ke rumah sakit terdekat untuk melakukan perawatan intens .


Wajah cantiknya meski memucat namun tetap terlihat sangat cantik , Gubernur Albiru selalu setia mendampingi Putri Andara.


Di dalam suatu kehidupan alam bawah sadar Putri Andara .


Seorang Wanita memakai baju serba putih datang menghampiri Putri Andara .


" Sasa ? ". Kata wanita itu .


" Siapa kamu ? Mengapa tahu namaku ?." Katanya bingung .


" Apakah kamu tidak bisa mengenali wajah ini dengan baik ". Kata wanita itu sambil tersenyum simpul.


Sasa baru menyadari jika wanita itu adalah sang pemilik tubuh asli yang di tempati olehnya .


" Pu - Putri Andara !! Kamu Putri Andara kan ." Kata Sasa.


" Sasa terima kasih untuk semuanya , kamu telah merubah segalanya . Akan tetapi saat ini belum saatnya kamu kembali ke duniamu karena tugasmu masih ada 3 yang harus di selesaikan ". Kata Putri Andara asli .


" Apa ? Jadi aku bisa kembali ke dunia asliku ".


" Iya , kamu ingin menjadi cantik seutuhnya kan maka selesaikanlah Missi itu secepatnya ". Gumam Putri Andara asli.


" Tugas apa saja yang harus aku selesaikan ".


" Damaikan Istana Kencana , Putra Mahkota harus menjadi Raja dan yang terakhir balaskan dendam Ibuku pada Ratu Bianca ". Ucap Putri Andara asli kepada Sasa.


" Mengapa kamu memilihku untuk menyelesaikan semua tugas ini ?". Heran Sasa.


" Aku mempercayaimu ? Sasa semoga kamu bisa menyelesaikan tugasmu dan kamu pasti akan kembali ke dunia aslimu ." Ungkap Putri Andara asli lalu menghilang begitu saja .

__ADS_1


__ADS_2