
Alif pergi keluar untuk jalan-jalan disekitar rumah, sengaja ia lakukan untuk menjernihkan otaknya. Ia berjalan menuju area persawahan yang ada disamping rumahnya, kira-kira sekitar 500 meter dari rumah.
Ditengah perjalanan ke area persawahan, Alif bertemu eyang Gitarja yang baru saja kembali dari sawah miliknya. Alif menatap sesepuh desa itu dengan tatapan sinis.
"Assalamualaikum." Sapa eyang kepada Alif.
"Waalaikumsalam." Ia menjawab salam eyang dengan nada yang dingin.
"Mau kemana lif?" Tanya eyang
"Ke sawah depan yang."
Eyang tersenyum "Ya sudah, eyang pulang dulu." Pamit eyang sambil menepuk pundak Alif sebelum pergi.
Alif tak bergeming. "Apakah pria tua itu juga terlibat dalam rencana Aruni? " Ia bertanya-tanya didalam hati.
Alif terus berjalan menuju area persawahan, ia duduk di gubuk tengah sawah yang biasa para petani gunakan untuk istirahat. Ia memandang area persawahan yang ada didepannya.
"Aku tidak akan menyerahkan sumber kekayaanku begitu saja kepadamu Aruni, kau tidak tahu sedang berurusan dengan siapa hah!" Ia menggebrak saka gubuk tersebut.
"Akan aku pastikan, kau akan menyesal telah mencampuri urusan seorang Alif Katerja hahaha. Aku tidak peduli dengan garis keturunanmu itu Aruni, bagiku kau hanyalah seorang gadis yang lemah!" Ia meremehkan Aruni.
Saat ia sedang asyik bermonolog, tiba-tiba terbesit di dalam pikirannya untuk melakukan sesuatu kepada Aruni.
"Baiklah, aku akan melakukannya nanti malam.tunggulah Aruni, perang akan segera dimulai hahaha." Ia tersenyum sinis membayangkan rencana yang akan ia lakukan.
*
*
*
Bel pulang sekolah telah berbunyi, semua siswa SMA Mawar Berduri pun berbondong-bondong keluar kelas untuk pulang kerumah.ada yang naik motor, sepeda onthel, dan ada juga yang berjalan kaki.
Saat aku dan Anin keluar dari pintu gerbang sekolah, kulihat ayah sudah berada disana, ia sedang bersender didepan mobil sambil menunggu kedatanganku dan juga Anin.
"Ayah." Sapaku pada ayah.
"Hei, gimana belajarnya lancar kan?" Tanya ayah kepadaku dan juga Anin.
Aku menganggukkan kepala.
"Lihatlah dia Wo, sudah seperti anak TK saja yang pulang sekolah dijemput oleh ayahnya." Cibir Sander yang sedang duduk-duduk diatas mobil bersama Uwo-uwo dan Cong-cong.
"Berani-beraninya kau meledek ku Sander!" Sewotku dengan kesal dalam hati.
Mereka bertiga terkekeh-kekeh.
"Ya sudah, ayo pulang."
Kamipun segera menuju kerumah, sesampainya dirumah ternyata ada mas Genta yang sudah menungguku dan Anin.
__ADS_1
"Eh mas Genta, pasti nungguin aku ya?" Anin berbicara sambil mengedipkan sebelah matanya.
Aku menyenggol sikut Anin "Genit banget sih, itu kenapa matanya kedip-kedip kaya gitu hah?kelilipan nyamuk?"
"Aduh takut ah ada yang cemburuan." Anin nyelonong masuk ke dalam rumah.
"Masuk Ta, masa diluar sih." Ayah menarik tangan mas Genta untuk masuk kedalam rumah.
"Iya pakde, radi ngadem didepan sambil nungguin Aruni pulang."
Perkataan mas Genta sontak membuat pipiku merah merona, aku langsung pamitan pada ayah dan mas Genta untuk masuk kedalam kamar.
"Em Aruni ganti baju dulu ya." Aku berlari kecil menuju kamarku.
Beberapa menit kemudian, aku dan Anin keluar kamar dan langsung menuju ke meja makan. Ternyata mas Genta juga ikut makan siang bersama kami. Jangan tanya bagaimana suasana hatiku saat ini!
"Ehem, ada anggota baru nih. Pakde, calon mantu ya?" Celetuk Anin saat ia menarik kursi untuk duduk.
Mas Genta yang sedang meminum air putih pun kaget mendengar perkataan Anin, bahkan dia sampai tersedak.
"Uhuk-uhuk." Mas Genta menepuk-nepuk dadanya.
Budhe Ratih memukul pundak Anin "Kamu itu loh, suka banget goda-godain orang kaya gitu. Lihat tuh Genta jadi batuk-batuk kan."
"Hehe bercanda bu.."
Setelah makan siang yang dicampur dengan drama perbucinan antara Genta dan Aruni, mereka semua berkumpul diruang tamu.
"Sambil makan es dawet yu Darni ya mas." Celetuk Anin
"Kamu itu pikirannya makanan terus, baru juga makan siang udah jajan lagi aja." Ucapku pada saudaraku itu.
"Ah kejauhan nin, kita ngobrol di gubuk depan aja ya."p Pnta mas Genta.
Aku dan Anin pun mengangguk.
"Jadi bagaimana pengintaian Uwo-uwo semalam Run?" Tanya mas Genta
"Berhasil sih, tapi Alif mengetahui Uwo-uwo yang sedang mengintai rumahnya."
"Alif mengetahui keberadaan Uwo-uwo, bagaimana bisa?" Mas Genta tidak percaya dengan apa yang aku katakan.
"Uwo-uwo sempat tersulut emosi mas, dan hal itu membuat Alif peka terhadap keberadaanya."
"Ya Allah, terus rencana kita selanjutnya akan tetap dijalankan?"
"Tapi aku sedikit ragu Alif akan mengizinkan Raka pergi bersama kita." Aku tertunduk.
"Apa yang membuatmu ragu?" Mas Genta mengerutkan keningnya.
"Mas, Alif kan bersekutu dengan ilmu hitam.kalau ia peka dengan keberadaan Uwo-uwo tadi malam, tidak mungkin kan dia tidak mencari tahu siapa genderuwo itu." Jelas Anin pada mas Genta.
__ADS_1
"Apa yang kau katakan benar nin, mana mungkin ia tidak mencari tahu tentang hal itu." Mas Genta memanggut-manggut setuju.
"Nah itu mas, pasti dia tahu kalau uwo-uwo itu temanku. Pasti dia besok tidak akan mengizinkan Raka pergi bersama kita."
"Maaf gara-gara aku yang tidak bisa mengontrol emosiku, rencana kalian gagal." Uwo-uwo tertunduk dengan wajah yang menyesal.
"Hei, siapa yang bilang rencana kita ini gagal? kita tidak akan pernah tahu jawabannya sebelum kita mencoba." Ucap mas Genta.
"Tapi kemungkinan itu hanya 1% Ta." Ucap uwo-uwo
Mas Genta tersenyum "Kenapa kalian semua jadi pesimis seperti ini, bukannya kita begitu bersemangat ingin membebaskan Raka dari Alif?"
Kami semua menganggukkan kepala.
"Maka dari itu, kita tidak boleh memiliki perasaan pesimis seperti ini. Kita harus yakin dengan rencana yang kita buat kemarin." Mas Genta memegang pundak Aruni.
"Terimakasih ya mas, kau sudah membuat kami yakin kembali. Kau benar, kita tidak boleh pesimis seperti ini kan?"
Mas Genta mengangguk sambil tersenyum.
*
*
*
Malam harinya, Alif yang sedang berada dikamar khususnya itu tengah menyiapkan peralatan untuk mengirimkan sesuatu kepada Aruni.
"Malam ini aku akan membuatmu tahu bahwa kau sedang berurusan dengan siapa, Aruni Sekar Cakrawati Resyakila hahaha."
*Sesuatu apakah itu?to be continue !!
🍂
🍂
🍂
🍂
Alhamdulillah bisa up lagi,stay tune ya readerskuuuuu 💗💗💗
Follow Ig author yaa @putriirzkaa kalau mau difollback DM aja xixi
Jangan lupa like, komen, dan bunganya jugaa 🍅🍓
Vote juga jangan lupa
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan ya 🙏🏻❤️
SALAM SERAM MANJA DARI AUTHOR >3
__ADS_1