MEREKA SEMUA TEMANKU

MEREKA SEMUA TEMANKU
Sedikit Tentang Keluarga Jin


__ADS_3

Sedangkan di dimensi lain, sesosok genderuwo besar sedang mengamati suasana yang terjadi dirumah Alif dengan tatapan penuh dengan amarah dan dendam. Ya, siapa lagi kalau bukan Ki Braha.


Dia sudah menyiapkan sebuah rencana besar untuk menghabisi nyawa Aruni. Kali ini ia tak mau gagal lagi, baginya tidak ada kata gagal. Gagal adalah kata-kata milik pecundang, menurut Ki Braha.


Tetapi ia juga harus bermain aman, karena ia tau benteng-benteng pertahanan Aruni yang sangat kuat. Bukan hanya karena dia gadis keturunan dari Keraton Jawa, tetapi juga karena perlindungan dari bangsa musuhnya terdahulu, bangsa Ki Bahrat. Ia tak mau mengalami kekalahan dengan bangsa Bahrat untuk yang kedua kalinya.


Ki Braha sangat berambisi untuk bisa menghabisi Aruni beserta orang-orang terdekatnya. Ditambah dengan penghianatan yang dilakukan oleh mantan anak buahnya, Alif. Semakin membuatnya meradang. Ia merasa ditipu.


"Hahaha, sekarang bolehlah kalian berpuas-puas untuk tertawa dan bergembira. Tetapi nanti jika waktu itu telah tiba, akan aku pastikan hanya ada tangisan diantara kalian, hahaha. Tunggu Aruni, tungguu pembalasanku hahaha!!!!"


"Akhir-akhir ini kau terlihat sedang sibuk mengamati gadis itu kangmas, ada apa dengannya?" Tanya permaisuri Ki Braha, Nyi Rekso.


"Kau ingat dengan ramalan Mpu Gendor puluhan tahun yang lalu?"


Nyu Rekso mencoba mengingat-ingat kejadian yang suaminya katakan.


"Em tentang kehancuranmu yang berada ditangan seorang gadis dari salah satu Keraton Jawa?" Tebak Nyi Rekso.


Ki Braha mengangguk. "Dia lah orangnya, dan aku tidak mau dia menghancurkan diriku ini. Tidak ada seorangpun dari bangsa jin dan bangsa manusia yang dapat menghancurkan seorang Ki Braha. Hanya aku, hanya aku yang berkuasa atas segalanya, hahaha."


"Lalu apa yang akan kau lakukan kepada gadis itu, ku lihat sepertinya dia bukan gadis sembarangan. Benteng-benteng perlindungannya pun sangat kuat."


"Aku sudah memiliki sebuah rencana besar, dan aku yakin rencanaku ini akan berhasil. Kita lihat saja nanti, bagaimana seorang Ki Braha dengan mudahnya menghancurkan bocah bau kencur itu." Ucap Ki Braha dengan congkak.


Nyi Rekso hanya tersenyum mendengar ucapan sang suami, jujur didalam lubuk hati kecilnya ia merasa khawatir. Karena ramalan Mpu Gendor tidak akan pernah salah, dan Nyi Rekso tau bahwa suatu saat nanti akan ada masanya suaminya itu akan hancur.


"Teruskan urusanmu kangmas, aku pamit untuk pergi ke kamar." Ucap Nyi Rekso dan dibalas dengan anggukan oleh Ki Braha.


"Aku tidak yakin rencanamu pada gadis keturunan Keraton Jawa itu akan berhasil kangmas, aku dapat merasakan energi yang luarbiasa ditubuh gadis itu. Tetapi aku tidak bisa menentang kemauanmu, sikapmu memang susah dinasehati kalau sudah berkaitan dengan hal ini. Perlu kau tau kangmas, sejatinya tidak ada yang kekal didunia yang fana ini, begitupun dengan kejayaanmu dan kekuasaanmu saat ini sebagai seorang raja jin. Jikalau kehancuranmu sudah dekat, aku akan ikhlas menerima semua ini. Aku sudah cukup lelah hidup berdampingan dengan keadaan seperti ini, semoga saja suatu saat nanti aku bisa mengikuti jejak adikku, Nyi Antik untuk menjadi jin muslim." Ucap Nyi Rekso dalam hatinya.

__ADS_1


Ya, Nyi Rekso memiliki seorang adik perempuan bernama Nyi Antik. Nyi Antik dulunya bersikap sama seperti Ki Braha, namun kejadian diwaktu itu menuntunnya menjadi pribadi yang lebih baik.


Saat peperangan antara bangsa Ki Braha dan bangsa Ki Bahrat, Nyi Antik ikut berpartisipasi didalamnya. Saat melawan adik dari Ki Bahrat, Ki Wratsa, dirinya mengalami kekalahan dan terluka cukup parah. Entah mengapa pada saat itu, hati kecil Ki Wratsa merasa iba dengan apa yang terjadi pada Nyi Antik. Ia pun menolong Nyi Antik dan berhasil menyelamatkan nyawa Nyi Antik.


Hal itu membuat Nyi Antik kagum dengan sosok Ki Wratsa, bagaimana bisa ia menolong musuh yang sudah jatuh terkapar penuh luka? bukankah kemusnahan yang ia inginkan darinya, tetapi Ki Wratsa malah menolong dirinya.


Dari kejadian itulah akhirnya mereka berdua diam-diam menjalin sebuah hubungan, hubungan yang pasti akan ditentang keras oleh ipar Nyi Antik, Ki Braha. Tetapi dengan kekuatan cinta yang keduanya miliki, akhirnya mereka dapat bersama menjalani kehidupan yang bahagia sebagai pasangan suami istri.


Meski harus melewati lika-liku perjalanan hubungan yang amat panjang, semuanya mereka lalui dengan sabar dan tabah. Karena menurut mereka, sesuatu yang indah memang membutuhkan banyak perjuangan untuk bisa mendapatkannya. Diasingkan, dipenjara, dan dihukum sudah mereka lalui. Pahit manisnya mereka lalui bersama.


Dengan itu juga, akhirnya Nyi Antik mengikuti ajaran suaminya, Ki Wratsa sebagai jin muslim.


"Ah iya memikirkan tentang Nyi Antik, sudah lama aku tidak bertemu dengan adikku itu. Nanti ketika kangmas sedang pergi, aku akan mencoba diam-diam pergi menemui Nyi Antik dan Ki Wratsa." Ujar Nyi Rekso.


"Sejak saat itu, hubunganku dengan Nyi Antik memang sangat dibatasi oleh kangmas. Ia menentang keras pernikahan antara Nyi Antik dan Ki Wratsa. Sungguh aku sangat merindukannya saat ini."


***


"Iya Run, terimakasih ya. Aku malah jadi merepotkan kalian semua."


"Sama sekali tidak merepotkan Lif, kita semua ini sudah seperti keluarga. Sudah semestinya kita harus tolong-menolong seperti ini." Ucap mas Genta.


Mas Alif tersenyum. "Aku jadi malu, setelah apa yang aku perbuat pada kalian, tetapi kalian masih mau menerimaku dan memaafkanku. Sekali lagi aku minta maaf kepadamu, Aruni. Aku sangat menyesal." Kata mas Alif tertunduk.


"Hust sudah tidak perlu dibahas lagi masalah itu. Yang lalu biarlah berlalu."


"Manusia tempatnya salah, dan tidak ada kata terlambat untuk berubah dan terus memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya." Timpal mas Genta.


Mas Alif mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


"Kok om Alif aja sih yang dikasih bubur ayamnya, Raka nggak?" Ucap Raka sambil memonyongkan bibirnya.


"Ada dong, ini cukup untuk kita semua." Kataku.


"Iya Raka, sebentar mbak Anin siapkan ya. Yuk, ikut ke dapur."


"Untuk masalah Ki Braha bagaimana? dia pasti sekarang sangat berambisi untuk menghabisimu dan menyakiti orang-orang terdekatmu, Aruni." Tanya mas Alif.


"Iya maa kau benar, tapi eyang akan mengatasi masalah ini secepatnya." Jawabku.


"Kita harus memikirkan cara bagaimana agar kita bisa mengalahkan genderuwo jelek itu."


"Tenang saja Lif, kita sudah tau titik kelemahan dari Ki Braha. Dan untuk hal itu, Uwo-uwo, teman gaib Aruni sedang berjuang untuk mendapatkan keris pusaka agar bisa mengalahkan Ki Braha." Jelas mas Genta.


"Keris pusaka, maksudnya bagaimana?"


"Titik kelemahan Ki Braha ada pada ubun-ubunnya, hal itu diketahui oleh teman gaib Aruni yang tak lain adalah cucu dari Ki Barhat, bangsa jin yang pernah berperang dengan bangsa Ki Braha. Dan untuk mengalahkannya, dibutuhkan keris pusaka yang dulu Ki Bahrat pakai saat menusuk ubun-ubun dari Ki Braha." Ucap eyang Gitarja.


"Oh jadi begitu, lalu dimana keris pusaka itu?"


"Keberadaanya dikeramatkan oleh Ki Bahrat, ada disebuah gua di gunung keramar dialas X. Dan untuk mendapatkannya, teman gaib Aruni harus bersemedi selama 40 hari."


"Cukup lama, aku harap Ki Braha tidak berbuat nekat selama keria itu belum berhasil didapatkan." Ucap mas Alif serius.


"Eyang juga berharap hal demikian, tetapi eyang selalu siap untuk hal-hal tak terduga yang akan diperbuat oleh Ki Braha."


🍂


🍂

__ADS_1


🍂


__ADS_2