Mr Cool Falling In Love.

Mr Cool Falling In Love.
Bab 31


__ADS_3

Dalam raut wajah tegang, Vania kembali memundurkan langkahnya.


"Hamil?" ucapnya menantang Ratih Zelin, pengacara yang berhasil membawa kasus gugatan perceraian Vania sampai tahap sidang kedua.


"Kenapa kamu lebih tau daripada aku?" tantang perempuan muda itu dengan perasaan emosi, kekecewaanya terhadap Ratih menyebabkan Vania tidak lagi memanggil pengacara itu dengan sebutan 'Mba' sebagai wanita yang jauh lebih tua darinya.


Tanpa kata, Ratih mengeluarkan alat tespek lalu menyodorkannya kepada Vania.


"Sebaiknya coba kamu test saja!"


Vania langsung memandangi alat test kehamilan berwarna putih yang terletak di atas meja dengan perasaan tidak karuan.


"Tidak mungkin!"


"Akhir-akhir ini aku memang mudah lelah dan juga mengantuk!" gumamnya mulai cemas.


"Kamu sudah tau siapa Romi kan, ia salah satu pengikut Iblis!


Tentu hal ini Romi sudah tau, sebab itulah Romi tidak perlu menentang Niko di pengadilan nanti, Romi sudah pasti menang? Meskipun pengacara Niko berdalih soal KDRT, tentu Romi bisa membuat pengakuan Jika ia sedang tidak sadarkan diri dan berjanji tidak akan melakukannya lagi dan masih banyak cara lain? Untuk menyelamatkan pernikahan kalian!"


"Tidak mungkin, aku tidak mungkin hamil? (menggeleng, merasa hal itu mustahil)


Sebagai pengacara, juga sebagai seorang wanita, apakah kau akan bertahan jika ada diposisi ku?" ucap histeris Vania dalam lelehan airmata yang semakin deras.


Ratih memegang lembut tangan Vania.


"Aku mengerti kamu, Vania! Dari awal aku sudah katakan, aku tetap memihak mu, karena kau adalah korban."


"Bohong!" bentak geram Vania.

__ADS_1


"Jika kau merasa ada dipihak ku, harusnya kau tidak menunda persidangan ketiga, katakan saja jika kau sudah mendapatkan uang milyaran dari Romi! Iyah kan!"


"Vania dengar aku dulu! Kasih aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya!"


"Tidak ada yang perlu di jelaskan lagi, aku pusing sekali!" jawab cepat Vania dalam raut wajah stres.


"Aku tau, kau terpaksa menikahi Romi, tidak mengenal dia sepenuhnya dan sangat tersiksa hidup bersamanya, sekarang kau sudah jatuh cinta dengan Niko dan aku bisa melihat Niko lah cinta pertama kamu?"


"Katakan apa hubunganmu dengan Romi?" tanya tegas Vania.


"Maaf, jika aku baru bisa cerita sekarang!


Aku memang sudah mengenal Romi Salman, dulunya kami bertetangga, sebelum Romi mencapai kejayaan. Dia adalah pria biasa hidup dalam keluarga yang bahagia, orang tuanya membuka usaha restoran yang belum terlalu besar, Ayahnya atau mertuamu bernama Agung Ardiyanto dan ibunya Kaliza.


Apa kau pernah melihat foto mertua mu dan berkunjung ke makamnya?"


Vania menggeleng.


"Romi adalah tipe pria pendiam, tidak percaya diri atau bisa dikatakan sangat dingin, tidak suka bermain dengan wanita bahkan bicara pun tidak, sampai adik perempuanku sempat tertarik, sangat penasaran dengannya.


Ayahnya sangatlah baik. Ia suka memberi makan aku dan adikku yang saat itu sering kelaparan. Kami anak yatim yang sudah lama kehilangan ayah, sosok mertua mu itu begitu baik sehingga kami tidak sungkan untuk meminta makanan di restonya.


Romi memiliki adik lelaki, dia sangat sayang kepada adiknya, usaha mereka bangkrut demi membiayai adik lelakinya yang di vonis terserang kanker otak hingga akhirnya meninggal, dari sejak itu orang tuanya sering bertengkar hebat, membuat Jiwa Romi semakin rapuh.


Setelah itu kami pindah mencari kontrakan lain, aku tidak tau lagi apa yang terjadi dengan keluarganya, belakangan aku mendapatkan cerita dari berbagai sumber. Ayah Romi jatuh sakit namun sang ibu tidak ingin mengurus sedikitpun, hanya sibuk dengan teman-temanya. Kaliza tidak tahan dengan kemiskinan, padahal Agung Ardiyanto begitu mencintai istrinya, ketika dia kaya, semua fasilitas kemewahan diberikan untuk Kaliza. Kata-kata sang ibu yang sering sekali di dengar oleh Romi adalah;


"Kau itu sudah penyakitan, lemah, miskin, mengapa aku harus terbebani untuk mengurus kamu? hardik kaliza kepada suaminya yang sedang terbaring lemah.


Romi terus membuka usaha dan mencari pekerjaan tapi semua itu selalu gagal membuat ia frustasi, mendapat bullyan dari orang sekitar, tidak punya tempat curhat, belum lagi ia harus membayar semua hutang-hutang keluarganya yang dibebankan oleh Romi, Ia semakin tertekan dan jiwanya semakin hancur lebur.

__ADS_1


saat suatu malam Romi mendapati ibunya berselingkuh dengan lelaki lain lalu keesokan paginya melihat sang Ayah meninggal dengan cara mengakhiri hidupnya sendiri agar mendapatkan asuransi kematian dan bisa menyelamatkan Romi dari hutang-hutang yang melilit. Kabarnya Kaliza juga sudah meninggal.


Cobaan yang terus menghujani Romi membuat kejiwaannya terguncang hingga berubah 360 derajat, ia tergolong psikopat, bajingan. Romi yang tidak mengenal tentang wanita menganggap semua wanita itu sama, setiap istri adalah musuh terbesar baginya.


Tidak tahan dengan kemiskinan, takut hal buruk yang menimpa sang Ayah terjadi kepadanya, memaksa Romi terjerumus ke lembah yang terdalam, demi meraih kekayaan dan kejayaan secara instan, ia bersekutu dengan iblis dan menjadikan istri sebagai tumbal yang harus di serahkan.


Romi sudah dua kali menikah dan kamu adalah istri ketiga!"


Vania tertegun mendengar cerita Ratih.


"Lalu apa yang harus aku lakukan, aku tidak ingin kembali lagi kepadanya, aku tidak mencintai Romi!" tangis Vania yang sangat galau.


"Aku bisa memahami perasaan mu Vania, ini memang berat dan benar-benar sulit. Belakangan ini kejiwaan Romi berangsur membaik, tidak seperti dengan istri sebelumnya, ia memang masih terlihat bajingan namun itu akibat pengaruh iblis yang sudah terjebak tubuhnya, meski Romi sudah berusaha melawan kejiwaan Iblis nya agar tidak terus memukul kamu, Namum nasi sudah menjadi bubur. Perjanjian dengan makhluk Iblis itu tidak bisa di gugat lagi."


"Dari mana kamu tau!"


"Dua hari lalu, Frans, orang kepercayaan Romi memanggil ku, Romi ingin bicara dengan ku, Kondisinya kesehatannya memburuk, Inflasi keuangan perusahaan One & One juga terus menurun tajam dan terancam bangkrut, banyak Aliansi Perusahaan besar, tiba-tiba memutus kerja sama dengan One & One.


Tidak tau apa yang terjadi, ia tidak ingin bicara tentang hal itu, namun Romi menyesali segala perbuatannya dan ia ingin kau ada disampingnya. Sepertinya ia sudah jatuh cinta dengan mu apalagi mengetahui kau sedang mengandung anaknya!"


"Artinya dia menyuruh mu agar aku....!"


"Tidak, Romi tidak membayar ku, ini hanya inisiatif ku saja, bagiku jasa Agung Ardiyanto yang memberi makan kami secara cuma-cuma adalah jasa yang sangat berarti untuk ku, lebih berarti dari uang milyaran, bukan uang yang aku cari dari kalian, meskipun aku butuh uang, tetapi aku ingin keadilan hidup untuk kamu dan Romi itu ada.


Vania, jadilah wanita yang bermartabat, seburuk apapun kehidupan rumah tangga kita, namun hubungan Pernikahan tetaplah istimewa, tidak akan bisa disamakan dengan hubungan yang tidak resmi. Aku mengerti bersama Niko adalah kebahagiaan kamu, cintamu, tapi memilih hubungan perselingkuhan tidak menjadikan kamu sebagai wanita mulia.


Romi bukanlah pria jahat seutuhnya, hanya tantangan hidup lah yang merubahnya menjadi manusia keji, tidak adakah pintu maaf sedikit saja untuk Romi di hatimu, tidak adakah kesempatan sedikit saja untuk ia merasakan cinta dan menjelaskan kepada Romi bahwa tidak semua istri seperti ibunya.


Vania, jika kamu lebih memilih kehidupan rumah tanggamu, sikapmu tidak akan terpuji di mata manusia saja, tapi dimata Tuhan yang maha kuasa. Mungkin kau akan kehilangan Niko, tapi tidak akan kehilangan kebahagiaan yang sesungguhnya, akankah kau membiarkan anakmu hidup tanpa seorang Ayah??"

__ADS_1


****


__ADS_2