
Pagi itu Niko baru mengaktifkan kembali ponselnya.
"Tlililit" (Panggilan Bagas yang pertama muncul di layar ponsel Niko)
"Pagi Pak!"
"Pagi! Maaf semalaman saya harus menonaktifkan ponsel! Apa ada kabar sesuatu?" tanya Niko.
"Ok Pak, tidak masalah, maaf jika Bagas menganggu, ada informasi yang saya harus sampaikan, beberapa hari ini ada akun gelap yang mencoba masuk menerobos data rahasia website Oscar99, saya sudah minta bantuan kepada tim cyber untuk tetap berjaga dan terus memantau setiap pergerakan akun- akun gelap yang ingin mencuri beberapa data, sehingga nantinya bisa memanipulasi semua produk kita!"
"Baiklah, saya akan terus memantaunya, kamu tetap fokus pada pekerjaanmu!"
"Baik Pak, semua laporan persetujuan sudah saya kirim ke email!"
"Terima kasih!"
"Jam berapa kamu pulang kantor?"
"Kurang lebih, Jam 10 malam Pak!"
"Ok terima kasih!"
"Sama-sama Pak!"
"Trup!" Niko mengakhiri percakapan via telpon sambil tersenyum tipis.
"Sorry yah Bro, aku harus sedikit merepotkan kamu, soalnya aku sedang bahagia dan benar-benar enggak bisa di ganggu sama sekali, untung aku punya asisten pintar dan patuh seperti Bagas!" Niko tersenyum puas.
Niko bergegas membuka laptopnya memperhatikan data kerahasian mereka.
"Hem...ada akun gelap? Ini tidak bisa dibiarkan?"
Niko terus memperhatikan data jalur masuk setiap akun partner bisnisnya yang bergabung di setiap data, ia juga memperhatikan tanggal mulai si akun gelap menyelinap masuk berdasarkan tangkapan Bagas.
"Waktunya hampir bersamaan saat aku melangsungkan pernikahan dengan Vania!" gumam Niko sambil berpikir.
"Apa ini ada hubungannya? Tapi aku rasa tidak mungkin!" Niko terus berpikir dan menelpon para tim cyber yang ditugaskan untuk menjaga data kerahasian perusahaan.
**
Setelah mandi bersih, harum semerbak dengan pakaian rumahan minimalis menggoda, Vania turun menghampiri Niko yang masih sibuk melihat laptopnya.
Dengan manja, Vania melingkarkan tangan halusnya di leher Niko, centil berbisik.
"Mau sarapan apa Mas?"
Niko langsung menyambut Vania dengan manja sambil mengelus tangan halus wanitanya.
__ADS_1
"Kamu harum banget sayang, kalau sarapan kamu boleh enggak?" jawab Niko dengan wajah mesumnya.
Vania hanya tersenyum.
"Iyah nanti malam, kita lanjut lagi!"
"Duh lama banget, kagak nahan ni!"
"Iyaaaah!"
"Hehehe!" Niko senyum cengegesan menatap istrinya.
"Yah sudah, aku buatin sarapan dulu yah!" ucap lembut Vania.
"Ok Beb!" ucap Niko melanjutkan kembali buruannya.
"Kalau kamu imut begini kan aku bisa betah seharian di rumah!" gumam Niko tersenyum.
*
Vania segera menuju ke dapur, membuat sarapan untuk mereka berdua, ia sudah mengerti selera makan Niko karena telah banyak belajar memasak selama membuka Restoran.
Terlihat Niko terus bekerja keras memantau website Oscar99 dengan sangat detail.
"Siapa yang berani masuk ke dalam maskar rahasia Oscar99 dan berniat ingin mencuri data disana, aku sangat penasaran?" sepertinya hacker ini sangat lihai dan sudah berpengalaman sangat sulit mendeteksinya.
**
"Ini Bos, foto-foto target yang Bos inginkan!" seseorang menyerahkan hasil jepretannya kepada pria itu.
Dia langsung memperhatikan foto-foto kemesraan Niko dan Vania yang sedang berjalan mesra di salah satu pusat perbelanjaan kota.
"Untuk saat ini kau menang Niko dan caramu cukup licik merebut paksa Vania kembali! Tunggu pembalasanku, aku akan memporak-porandakan hubungan kalian sampai hancur!"
Dia terus memperhatikan foto itu dengan serius dan dalam tatapan sinis yang dingin. Pria misterius yang cukup mengenal Vania Keisya dia adalah Frans Kinaro adalah asisten sekaligus orang kepercayaan Romi semasa hidup dari awal berkarir hingga kejayaan Romi runtuh.
Frans yang diam-diam ternyata memiliki perasaan lebih kepada Vania, Vania sempat bebrapa kali curhat sambil menangis kepada Lelaki itu, karena Vania tidak tahan dengan penyiksaan Romi dan tidak tau harus bercerita kepada siapa, Namun ia tidak bisa menolong Vania karena masih ingin bekerja bersama Romi, selain Inayah pembantu Romi, Frans adalah dalang yang sering meloloskan Vania agar kabur dari rumah itu dengan cara yang tidak tercium oleh Romi. Frans juga sudah berniat akan menolong Vania jika Romi akan membunuh atau menumbalkan istrinya itu walau harus mengorbankan pekerjaannya.
Frans sangat bahagia, saat tau Vania kembali rujuk dengan Romi, pria itu semakin mengagumi sosok Vania, wanita yang tetap sabar dan kuat lebih memilih suaminya demi anaknya, meskipun ia sangat tersiksa, Frans sangat bersedia menikahi Vania jika harus menjadi ayah sambung Jex, Perasaan Frans terus berkembang meskipun ia sudah tidak lagi bekerja bersama Vania.
Frans sering menghubungi Vania untuk menawarkan bantuan tentang kehamilannya, Namun Vania menolak dan menutup diri kepada semua pria yang datang kepadanya. Bahkan Frans nekat mengatakan kepada Ferdy dan Erly siap menjadi ayah sambung Jex, namun mereka langsung menolaknya dan tidak menginginkan Frans untuk menikahi Vania, karena Erly sudah berniat akan menjodohkan lagi Vania kembali kepada sugar Daddy yang jauh lebih kaya dari Romi setelah Jex sudah sekolah nanti.
Frans salah satu pria dingin yang tergolong jomblo akut, ia sulit jatuh cinta kepada perempuan namun Vania adalah wanita yang berhasil mencuri hatinya bahkan sering traveling atau berhalusinasi bercinta dengan istri atasnya itu di atas ranjang.
Dalam setahun setelah ia sudah tidak mengabdi lagi kepada Romi dan keluarganya Frans bekerja, berjuang membangun perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, mirip dengan perusahaan Romi dan Niko. Ia berjuang untuk menjadi kaya agar bisa menikahi Vania dan menjadi ayah sambung Jex. karena Frans sudah menganggap Romi sebagai saudara laki-lakinya, hanya ia yang pantas menjadi ayah sambung Jex.
Frans juga termasuk salah satu dalang yang memainkan trik untuk menyudutkan Niko ke dunia publik bisnis menjadi salah satu orang ketiga yang merusak hubungan rumah tangga Romi yang tak lain partner bisnisnya Niko.
__ADS_1
Mengetahui Vania dan Niko kembali menjalin hubungan membuat Frans marah dan berang, padahal ia sudah menunggu hari akan datang kembali untuk melamar Vania, Frans kembali menyerang Niko secara terselubung untuk berniat membobol dan merusak data informasi mengenai produk-produk dalam markas data rahasia website Oscar99. Frans tau, jika dirinya belum bisa menghadapi langsung sosok Niko karena pertahanan Niko yang jauh lebih kuat dari dirinya.
***
"Waduh, enak banget sepertinya!" kata Niko jahil menempelkan kejantanannya pada bokong Vania.
"Iii Mas, kamu!" Vania malu-malu tapi doyan.
"kamu pintar masak sekarang?" tanya Niko mencicipi sedikit langsung dari wajan teplon
"Aduh panas!"
Spontan Vania Langsung menghembus jari Niko, pria itu tampak tersenyum-senyum.
"Ih, kamu bohong!" Vania melepas jari Niko.
"Beneran, sakit!"
"Embus sendiri!" jawab jutek Vania sambil membawa hidangan dari wajan ke atas meja.
Niko hanya cengegesan setelah menggoda Vania.
"Pintar masak begini, jadi makin sayang!" ucap Niko, kembali memeluk Vania dari belakang. Pria itu tampak sedang kasmaran berat.
Vania menghidangkan sarapan sehat seperti Jus buah campur sayuran, sandwich, roti bakar dan telur dadar kesukaan Niko.
"Waduh, Mantab!" celoteh Niko🤤
Saat Vania berbalik keduanya bertatapan saling merapat.
Niko mengelus manja rambut Vania.
"Kamu itu masih bocah, panggil aku Mas dong!" kata Niko dengan wajah yang berseri-seri.
"Bocah tapi kamu kawinin!" Vania mencubit kecil perut Niko sehingga pria itu sedikit men*gliat
"Hahahaha!"
"Tergantung mood, kalau aku tidak marah aku akan panggil Mas!"
"Hahahaha!" terserah kamu saja deh.
"Aku enggak mau panggil Mas, tapi mau panggil Om, sugar Daddy, hihihi! Bluek😝" ejek Vania berlari.
"Eeem....Kamu....!" Niko reflek mengejar Vania, keduanya berlarian genit di rumah itu, mirip kucing tetangga sebelah kebelet kawin. 🐈
Meong😻😻 meong😻😻
__ADS_1