My Fierce Sugar Baby

My Fierce Sugar Baby
Bab 24 - Emosi


__ADS_3

BAB 24


Dylan membuka pintu ruang kerja Tuan Besar Manassero dengan kasar dan menutupnya, semula Chloe ingin masuk tetapi hentakkan pintu tepat di depan hidung membuat ia mengurungkan niat.


“Dad, apa maksudnya ini semua?” Dylan menunjukan surel di ponselnya. Tidak perlu basa-basi, hanya akan membuang waktu percuma.


“Tentu saja kau harus istirahat, sudah terlalu lama perjalanan bisnis, biarkan jajaran eksekutif lain belajar dan mengikuti beragam acara. Lagi pula dia itu orang kepercayaan keluarga kita, tidak masalah kan?” Tuan Besar Manassero berdiri dan menepuk pelan bahu putra tunggalnya.


“Sebentar lagi kau menikah, Daddy tidak ingin hari kebahagiaanmu kacau dan gagal, ingat Dylan usiamu itu sudah sangat matang dan cocok menikah, dulu aku bahkan telah memiliki putra. Nikmatilah waktu berdua dengan Chloe, dia wanita baik, berikan aku cucu secepatnya!” Tertawa membayangkan dirinya memangku cucu dari putra satu-satunya, dan pasti hidup bahagia dikelilingi oleh anak kecil yang merengek dan tertawa.


Dylan mengepalkan kedua tangan, andai saja pria tua di depannya ini orang asing pasti telah habis berada di tangannya. Namun sayang, Dylan tidak bisa melepaskan pukulan kepada Tuan Manassero.


Paling menyebalkan lagi yaitu tidak berkutik mendapat pemutusan sepihak, tidak diizinkan untuk perjalanan bisnis hanya demi menemani Chloe.


Benar-benar tidak masuk akal, entah apa yang dikonsumsi Tuan Besar Manassero hingga gelap mata dan hati, masih memaksakan kehendaknya.


Dylan memutar tubuhnya dan berjalan keluar, tetapi Tuan Manassero menahan langkah kaki putranya, menyampaikan kabar menyesakkan bagi Dylan.


“Kau dan Chloe akan menikah enam bulan lagi, setelah proses terapi menantuku selesai kalian harus segera menikah. Ah ya jangan pergi keluar dari Kota ini, aku tidak segan menghancurkan gadismu itu, pilihan ada di tanganmu putraku.” Tuan Manassero kembali duduk di atas kursi kebesarannya.


“Aku tidak akan meninggalkan Kota Madrid, tetapi batalkan pernikahan dengan Chloe. Aku tidak pernah mencintainya, bahkan membenci wanita itu, dia merenggut kebebasanku. Asal Daddy tahu, apapun yang terjadi aku akan menikahi gadisku, hanya dia bukan wanita lain.” Balas Dylan tidak kalah sengit.


Tanpa di sadari, pintu terbuka sedikit, membuat wanita berambut pirang bergetar luar biasa, bahkan syok. Chloe memang tahu tunangannya tidak pernah membuka hati tetapi kali ini ada alasan dibalik itu semua, tentu karena perempuan lain.


“Aku bersumpah kalian tidak akan bisa bersama.” Chloe pergi dari mansion menghubungi seseorang yang bisa dipercaya, secepatnya harus melakukan sesuatu. Ia tidak akan sanggup melihat Dylan menikah dan hidup bahagia bersama wanita lain, tidak akan bisa.

__ADS_1


Sementara Dylan keluar ruangan, dan diikuti para penjaga khusus yang di sewa oleh Tuan Besar Manassero.


“Diam kalian semua tidak boleh menyentuhku. Berapa yang Daddy bayar, hah? Masih memperlakukan putranya sendiri seperti anak kecil. Benar-benar tidak masuk akal.” Geram Dylan tidak ragu memberi beberapa pukulan kepada pria berseragam khusus itu.


Satu per satu dari mereka mulai berjatuhan, tidak ada yang melwan satu pun, hanya menangkis. Sebab tidak mungkin memukul dan membuat Tuan Muda terluka.


“Dylan Gervaso Manassero”


Suara bariton dari pria yang tidak muda lagi menggelegar, menggema dalam mansion luas. Para maid dan pengawal menunduk hormat kepada Tuan Besar mereka.


“Mereka hanya menjalankan perintahku, jangan membuat kerusuhan hanya demi perasaanmu kepada gadis tidak jelas asal usulnya itu. Ingat Dylan, kau itu tidak boleh menikahi sembarang wanita. Chloe adalah pilihan tepat, ingat karena kebaikan Tuan Martinez kau bisa menikmati semua aset keluarga kita sampai saat ini.”


Beratus kali Tuan Manassero selalu mengulang kalimat yang sama, bahwa keluarganya berhutang budi kepada Tuan Martinez.


Bagi Dylan ini hal berbeda, masalah balas budi jangan disangkutpautkan dengan perasaan dan memaksa dirinya memperistri Chloe Martinez.


BUGH


Tuan Manassero tersulut emosi, memukul kuat perut putranya, sampai Dylan terjatuh dan bersimpuh di depan pria itu. Dia pastikan bahwa perempuan murahan yang ditemui putranya hanya pembawa masalah, memberi pengaruh buruk kepada Dylan.


“Aku itu setia dengan Mommy-mu, hanya dia istriku satu-satunya. Aku mencintainya sampai aku menyusul wanitaku ke surga.”


“Kami di jodohkan dan mommy-mu wanita hebat, berbeda dari yang lain. Untuk itu aku ingin yang terbaik Dylan, putraku harus hidup dengan baik, lama kelamaan pasti cinta ada di hatimu untuk Chloe.” Tuan Manassero mengulurkan tangan membantu putranya berdiri dan meninggalkan Dylan di tengah tangga sendirian.


“Rumput liar memang harus disingkirkan. Jangan sampai bocah ingusan itu menggagalkan rencanaku.”

__ADS_1


Pria berambut putih ini juga memberi perintah kepada seluruh pegawainya, baik di mansion atau perusahaan, bahwa Dylan hanya diizinkan untuk bekerja, tidak boleh melakukan hal lain.


**


Di sisi lain Chloe duduk di tepi kaca, ia melihat semua gambar yang dikirimkan oleh Jacob Graham. Semula wanita tidak percaya bahwa Dylan mengkhianatinya, tetapi setelah Jacob mengirimkan bukti kuat, berupa rekaman video kencan tunangannya bersama wanita lain di San Francisco.


Chloe bertekad akan menyingkirkan hama pengganggu itu, menurut Chloe tidak ada wanita yang cocok mendampingi Dylan selain dirinya.


Wanita cantik ini pergi tanpa sepengetahuan Tuan Martinez, ya Chloe menggunakan pesawat komersial menyambangi New York. Ia penasaran dan ingin tahu, seperti apa wanita itu, sampai berhasil membuat Dylan mengabaikan hubungan dengannya.


“Ck, bahkan tubuhnya sangat jelek, kurus. Aku masih lebih seksi dan menarik. Dia hanya jauh lebih muda, tidak ada yang istimewa.” Chloe merobek beberapa foto kebersamaan Stephanie dengan Dylan, memisahkan kedua insan itu.


Chloe tertawa miris, senyum Dylan kepada wanita lain terus berputar di dalam kepalanya. Selama tiga tahun ini, ia tidak pernah mendapat senyum bahkan tawa lepas seperti itu, Dylan lebih sering bersikap formal. Bahkan kencan yang mereka lakukan tidak lebih dari makan malam di sebuah restoran mewah.


“Keterlaluan kau Dylan, kau mengkhianati cintaku. Jahat sekali.” Tangis Chloe.


“Hi Nona, boleh duduk di sini? Aku lihat kau sendirian, jika tidak keberatan aku bisa menemani sebentar.” Tiba-tiba seorang pria datang dan berusaha mencuri perhatian Chloe, namun karena sikap arogannya, ia mengusir dan memaki lelaki yang hendak mendaratkan bokong di kursi sebelah.


“Kau? Menyingkir. Kau tidak tahu ya ini milikku juga? Orang sepertimu tidak cocok duduk di manapun, pergi sana. Hanya mengacau saja.” Chloe menatap tajam tanpa ampun.


“Ok Nona, tidak perlu bersikap seperti itu.” Akhirnya ia mengalah dan duduk di tempatnya, tetapi masih tetap mengamati Chloe dari kejauhan.


Setelah mengudara selama sepuluh jam, pesawat tujuan New York ini tiba di bandara. Jika di Madrid sudah pagi hari bahkan mentari telah bersinar, sementara kota para kaum urban masih tempak gelap dan suhu dingin menyerang persendian.


Chloe tidak khawatir akan tersesat , sebab seorang wanita dengan hidung diperban menunggunya di bandara.

__ADS_1


TBC


__ADS_2