
" Berhenti minta maaf Ge, gue sadar kalau cinta itu nggak bisa di paksakan dan yaaa memang cinta itu butuh perjuangan tapi berjuang sendiri itu terlalu sulit buat gue " kata Mairah.
" Udaahh ahhh gue capek " kata Mairah sambil melepaskan genggaman tangan Geo di tangannya.
" Oiyyaa Ge kan di rumah ini ada dua kamar, jadi gue pindah di kamar sebelah aja yaaa " kata Mairah, sehingga membuat Geo menatap Mairah dalam.
" Kenapa ? " kata Geo.
" Masa harus gue jelasin lagi sih Ge ? " kata Mairah sambil menghembuskan nafasnya kasar.
" Nggak usah pindah, biar gue aja " kata Geo datar.
" Yaudahhh " kata Mairah sambil berjalan kearah kamar dengan keadaan yang masih sedikit pincang, sehingga membuat Geo langsung mengangkat tubuh ramping Mairah ala bridal style.
" Ehhhhh apa-apaan ini, Gee turunin gueee " kata Mairah memberontak.
" Lo bisa diam nggak sih ? gue capek liat lo jalan pincang kayak tadi " kata Geo datar, sehingga membuat Mairah berhenti memberontak.
" Kan gue yang pincang kenapa lo yang capek ? " kata Mairah.
" Bawel " kata Geo datar.
" Ihhhh bawel-bawel gi....." kata Mairah terhenti karena Geo langsung mencium bibir Mairah sekilas, sehingga membuat Mairah terdiam sejenak.
" Ahhhhh Geo first kiss guee...." Teriak Mairah, sehingga membuat Geo langsung menurunkan Mairah di samping tempat tidur.
" Berisik mending lo tidur sekarang, kalau nggak gue cium lagi nih " kata Geo sambil tersenyum penuh arti.
" Issshhh dasar ketos mesum " kata Mairah sambil mendorong Geo keluar dari kamar tersebut, kemudian dengan cepat mengunci pintu kamarnya sambil berjalan kearah kasur.
__ADS_1
" Kok Geo manis banget sih tadi " kata Mairah sambil senyum-senyum sendiri.
Sementara di kamar sebelah, Geo tak kalah uring-uringannya dengan Mairah. bahkan senyuman Geo tak pernah luntur dari bibirnya ketika mengingat ekspresi Mairah tadi.
" Kenapa gue baru sadar yaa, kalau ternyata Mairah itu cantik banget " gumam Geo sambil berbaring.
" Perasaan kemarin dia nggak secantik itu dehh " timpal Geo sambil membayangkan Mairah.
" Ahhhh udah ahhh mending gue tidur, bisa gila gue kalau mikirin Mairah terus " gumam Geo sambil memejamkan matanya.
Keesokan harinya Mairah bangun lebih awal dari biasanya hanya untuk menyiapkan sarapan untuk Geo dan berangkat sekolah lebih awal.
" Okeee selesai " kata Mairah sambil menuliskan sesuatu ke kertas kecil, kemudian menempelkannya di meja makan.
" Okee Mai mulai hari ini lo nggak boleh berharap apapun lagi sama Geo, dia memang suami lo tapi hatinya bukan untuk lo, jadi sebisa mungkin lo harus menghindar. supaya perasaan lo ke Geo perlahan memudar " kata Mairah sambil menyangati dirinya sendiri, kemudian berangkat kesekolah menggunakan ojek online.
Sementara Geo yang baru bangun dari tidurnya langsung berjalan kearah kamar mandi dan setelah selesai dengan ritual mandinya, Geo berjalan ke kamar sebelah karena memang baju-bajunya masih ada di kamar yang di tempati oleh Mairah.
" Kok nggak ada yang nyahut ? apa dia belum bangun ? " gumam Geo sambil membuka pintu kamar tersebut.
Geo mulai mengedarkan pandangannya mencari sosok istrinya, namun saat berjalan kearah tempat tidur bibir Geo perlahan terangkat ketika melihat seragamnya yang sudah di siapkan Mairah.
Setelah selesai memakai seragam, Geo mulai mencari kembali keberadaan Mairah namun saat berjalan kearah dapur Geo melihat makanan yang sudah tertata rapi di meja makan, sehingga membuat Geo berjalan kearah meja makan tersebut.
" Surat ? " gumam Geo saat melihat kertas kecil yang ada di sana.
" Pagi Geo, gue udah siapin sarapan buat lo nihh di makan yaa, and sorry gue nggak sempat pamit sama lo karena gue berangkat duluan ke sekolah, mulai sekarang gue nggak akan berharap banyak lagi sama lo dan gue janji kalau gue akan berusaha mengahapus perasaaan gue ke elo, perlahan tapi pasti " tulis Mairah dalam surat tersebut.
Geo yang membaca surat tersebut selera makannya langsung hilang, namun dia tetap memakan sarapan tersebut untuk menghargai usaha Mairah.
__ADS_1
* Skip sekolah *
Saat sampai di sekolah Geo langsung masuk ke dalam kelas untuk mencari keberadaan Mairah.
" Pagi Geo " kata Naila yang langsung menghampiri Geo.
" Ehhh pagi Nai " kata Geo datar sambil berjalan kearah kursinya meninggalkan Naila.
" Bill, Mairah ke mana ? " kata Geo sambil berbalik kearah Billy dan Kenan.
" Hahhh nggak salah nihh lo nanya ke kita ? kan Mairah istri lo " kata Billy yang diangguki oleh Kenan.
" Tadi dia berangkat duluan, emang Mairah belum sampai ? " kata Geo yang hanya di balas gelengan oleh Billy dan Kenan.
" Kalian pada ngomongin apaan sih ? kok pakai bisik-bisik segala ? " kata Naila yang langsung duduk di samping Geo.
" Dihhh kepo " kata Billy, sehingga membuat Naila kesal.
" Gue nggak nanya lo " kata Naila kesal.
" Lo sebenarnya di mana sih Mai ? " kata Geo dalam hati.
" Ge lo kok kelihatan lagi mikirin sesuatu ? mikirin apa ? " kata Naila sambil menyentuh bahu Geo, sehingga membuat Geo langsung memindahkan tangan Naila dari bahunya.
" Bukan apa-ap... " kata Geo terhenti karena teriakan seseorang.
" Assalamu'alaikum yaaa ahli kubur " teriak Mairah yang baru masuk ke dalam kelas.
______________
__ADS_1
jangan lupa like, comment, and vote ya guyss. supaya Author lebih semangat buat Up part-part selanjutnya.