My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
part 42


__ADS_3

" Maya boleh ikut kan Kak, kan Maya juga belum makan karena nunggu Kak Geo pulang " kata Maya sambil menatap Geo dengan tatapan memohon.


" Nggak boleh " kata Mairah sambil menarik tangan Geo pergi dan meninggalkan Maya.


" Cantik banget sih kalau lagi cemburi gini " kata Geo, ketika Mairah menariknya keluar rumah.


" Isshhh apaansih, siapa yang cemburu ? " kata Mairah sambil melepas tangan Geo yang sedari tadi di tariknya.


Baru saja Geo ingin menimpali ucapan Mairah, namun terhenti karena Maya yang tiba-tiba ada di samping mereka.


" Kak Geo aku ikut yaa, tadi juga udah izin sama Ibu " kata Maya dengan wajah yang di buat memelas. sedangkan Mairah yang melihat hal tersebut hanya memutar kedua bola matanya malas.


" Terserah Mairah aja, kalau dia mau kamu ikut yaudahh " kata Geo sambil melirik Mairah sambil tersenyum.


" Gimana ? " kata Maya sambil beralih menatap Mairah.


" Mmmm boleh dehhh " kata Mairah sambil tersenyum penuh arti.


" Berangkat sekarang ? " kata Geo yang diangguki Mairah, sehingga membuat Geo langsung masuk kedalam mobil dan duduk di kursi kemudi.


Maya yang melihat hal tersebut langsung mendahului Mairah untuk duduk di samping Geo. Mairah yang melihat hal tersebut langsung menghembuskan nafasnya kasar.


" Khemmm Geo gue duduk di mana ? " kata Mairah yang masih belum masuk kedalam mobil.


" Yaaa duduk di belaka....." kata Maya terhenti, karena ucapan Geo.


" Yang merasa istri gue duduk di depan sama gue " kata Geo, sehingga membuat Mairah tersenyum penuh kemenangan.


" Ayoo turun, nggak budek kan ? " kata Mairah, sehingga membuat Maya langsung turun dan beralih membuka pintu mobil bagian belakang.


" Gue janji akan membuat Kak Geo jatuh cinta ke gue Mairah dan gue juga akan berusaha merebut posisi lo " kata Maya dalam hati sambil melihat Mairah penuh kebencian.


" Gue akan buat lo nggak betah di mobil ini Maya " kata Mairah dalam hati.

__ADS_1


" Mau makan di mana ? " tanya Geo memecah keheningan sambil melirik Mairah sekilas.


" Terserah " kata Mairah cuek.


" Makan di restoran yang biasanya Kakak datangi sama Kak Salsa aja " kata Maya berharap Mairah akan cemburu mendengar ucapannya. sementara Geo langsung melirik kearah Mairah takut istrinya salah paham.


" Salsa sahabat lama ku Mai, dia kakaknya Maya yang sudah meninggal " kata Geo.


" Tapi kan Geo suka kan sama Kak Salsa ? " Kata Maya berharap Mairah akan cemburu.


Mairah yang mengerti maksud dari ucapan Maya, langsung menyunggingkan senyumnya.


" Kayaknya ada yang mau mancing emosi gue nih ? " kata Mairah dalam hati.


" Mmm gitu ya Ge, tapi makannya nggak usah di situ yaaa. soalnya gue mau makan pinggir jalan aja, boleh ? " kata Mairah.


" Tentu saja sayang " kata Geo sambil menggenggam tangan Mairah, kemudian menciumnya.


" Panas kan lo ? " kata Mairah dalam hati sambil melihat muka kesal Maya dari kaca depan.


" Auhhhhh akkhhh Geo berhentinya pelan-pelan dong sakit nih " kata Mairah sambil memegang jidatnya.


" Yaaa itu juga karena elo yang nyuruh berhenti tiba-tiba Mai " kata Geo.


" Tau nihhh Kak, dia yang salah kok malah nyalahin orang lain sih " cibir Maya.


" Yaaaa maaf, gue kan cuman mau makan di sini makanya gue suruh lo berhentiin mobilnya " kata Mairah sambil menunjuk warung makan pinggir jalan tepat di samping mobil Geo terparkir.


" Untung gue sayang sama lo Mairah. kalau nggak udah gue tendang keluar dari mobil " kata Geo sedikit kesal dengan Mairah.


" Syukurin " gumam Maya sambil tersenyum mendengar ucapan Geo, namun hal tersebut masih terdengar jelas di telinga Mairah.


" Yang jelas lo sayang sama gue kan ? " kata Mairah sambil menaik turunkan alisnya sambil tersenyum manis kearah Geo, sehingga membuat Geo terkekeh.

__ADS_1


" Kalau itu sudah pasti " kata Geo sambil mengusap rambut Mairah dengan sayang, sehingga membuat Mairah tiba-tiba mencium pipi Geo sekilas dan hal itu membuat Maya maupun Geo syok dengan tindakan Mairah.


Mairah yang menyadari kelakuannya pada Geo langsung keluar dari mobil tanpa memperdulikan Geo dan Maya yang masih terlihat syok.


" Aduhhhh pasti tadi gue kerasukan setan centil " gumam Mairah sambil memukul kepalanya berkali-kali.


" Sayang " kata Geo sambil duduk di samping Mairah, sehingga membuat Mairah melihat kearah Geo sambil menetralkan kembali ekspresinya.


" Khemmm, Maya sebelum lo duduk mending pesan makanan sana " kata Mairah, ketika melihat Maya menarik kursi di depannya.


Baru saja Maya ingin menimpali ucapan Mairah, namun Mairah tidak memberinya kesempatan untuk protes.


" Pesenin nasi goreng spesial sama es teh manis aja, kamu apa Ge ? " tanya Mairah sambil melirik Geo.


" Samain aja " kata Geo, sehingga membuat Maya kesal namun tetap berjalan untuk memesan makanan.


" Jangan geer lo yaa, tadi gue kerasukan dedemit centil " bisik Mairah kearah Geo, sehingga membuat Geo terkekeh.


" Sering-sering aja yaa kerasukannya " bisik Geo, sehingga membuat Mairah langsung mencubit perut Geo.


Baru saja Mairah ingin menimpali ucapan Geo, namun terhenti karena kedatangan Maya di sertai dengan wajah kesalnya di ikuti oleh seorang pelayan yang membawa pesanan mereka.


" Kerjain lagi ahhh, biar dia kapok nempelin gue sama Geo mulu " kata Mairah dalam hati.


" Kok nggak makan Mai ? " kata Geo ketika melihat Mairah tidak menyentuh makanannya sama sekali.


" Suapin " kata Mairah, sehingga membuat Geo langsung menuruti permintaan Mairah.


" Manja banget sih " gumam Maya kesal, namun masih terdengar jelas di telinga Mairah.


" Manja sama suami sendiri nggak papa kan Ge ? " kata Mairah yang diangguki oleh Geo.


__________

__ADS_1


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat untuk update part-part selanjutnya.


__ADS_2