My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
part 33


__ADS_3

" Papa mau kemana ? " kata Risa sedikit berteriak, namun tak mendapat tanggapan apapun dari suaminya, karena Ridwan langsung menjalankan mobilnya keluar.


" Maa ayo kita susul Papa, Mai nggak mau kalau Papa buat keributan di rumah Ayah Mahesa dan Ibu Tika, biar bagaimanapun mereka sangat menyayangi Mairah " kata Mairah yang ingin mengejar Papanya, namun tangannya langsung di cekal oleh Mamanya.


" Ada apa Ma ? " kata Mairah heran.


" Mai kamu udah dewasa kan Nak ? umur Mai sekarang berapa ? " kata Risa sambil mengusap rambut Mairah dengan sayang.


" 17 tahun Ma " kata Mairah.


" Anak Mama udah benar-benar besar sekarang, mungkin sudah saatnya Mai tau yang sebenarnya " kata Risa, sehingga membuat Mairah benar-benar bingung.


Baru saja Mairah ingin menimpali ucapan Mamanya, namun terhenti karena kedatangan seorang laki-laki paru baya yang umurnya tidak bedah jauh dari Papanya, sehingga membuat Mairah benar-benar bingung dengan situasi tersebut.


" Dia suami Mama " kata Risa ketika melihat wajah anaknya kebingunan, sehingga membuat Mairah kaget mendengar ucapan Mamanya.


" Ma...maksud Mama apa ? " kata Mairah.


" Sayang hubungan Mama sama Papa sudah berakhir 3 tahun yang lalu, tapi kita mencoba untuk baik-baik saja di depan kamu Nak. sekarang Papa dan Mama sudah mempunyai kehidupan masing-masing " kata Risa, sehingga membuat dada Mairah sesak mendengar penuturan Mamanya.


" Papa sama Mama nggak bisa hidup seperti ini terus Nak. setiap malam kami harus ke rumah pasangan masing-masing setiap kamu tertidur dan kembali setiap pagi sebelum kamu bangun, makanya Papa memutuskan untuk menjodohkan kamu sama Geo agar kamu bisa me...." kata Risa yang terpotong oleh ucapan Mairah.


" Bisa apa ? supaya Mairah nggak ganggu kalian lagi ?jadi karena ini Mama sama Papa ngejual aku ke keluarga Ayah Mahesa ? karena Mama sama Papa udah nggak mau ngurusin Mairah ? " kata Mairah yang kini wajahnya di banjiri air mata, sehingga membuat Risa menggeleng cepat.


Kini dunia Mairah benar-benar sudah runtuh akibat orang-orang yang dia sayangi, bahkan orang tuanya sendiri sudah membuat luka di hatinya.

__ADS_1


" Bukan seperti itu sayang, ta....." kata Risa terpotong oleh ucapan Mairah.


" Mama sama Papa sama aja, Mairah benci sama kalian, kalian jahat " kata Mairah sambil menghapus air matanya kasar, kemudian menarik kopernya kembali dan keluar dari rumah tersebut.


" Mai kamu mau kemana sayang ? " kata Risa sambil mengejar Mairah, namun terhenti karena ucapan suami barunya.


" Biarkan dia sendiri sayang, dia butuh waktu untuk menerima kenyataan " kata seseorang tersebut yang sudah berstatus sebagai Papa tiri Mairah.


Kini Mairah sudah berjalan tanpa arah dengan perasaan campur aduk, kini perasaanya benar-benar hancur mengetahui kebenaran tentang orang tuanya yang kini sudah mempunyai pasangan masing-masing.


" Gue udah nggak punya siapa-siapa sekarang " kata Mairah sambil terus berjalan tanpa tujuan.


" Orang tua yang gue yakini tidak akan pernah menyakiti gue, tapi ternyata...." gumam Mairah sambil tersenyum kecut.


" Mairah " panggil Tika saat melihat Mairah berjalan di tengah jalan, namun tak mendapat tanggapan dari Mairah.


" Mas itu Mairah mantu kita kan ? " kata Tika beralih menatap Mahesa sambil turun dari mobil tersebut dan berlari kearah Mairah.


" Mairah " kata Tika sambil menyentuh pundak Mairah, sehingga membuat Mairah berbalik kearah Tika.


" Ya ampun sayang, kamu kenapa ? " kata Tika sambil membawa Mairah ke pelukannya, sehingga membuat Mairah kembali menangis di pelukan Tika.


" Bawa Mairah masuk ke mobil sayang " kata Mahesa sambil mengangkat koper Mairah dan memasukkannya ke bagasi mobil.


" Sayang kamu ada masalah sama Geo ? " kata Tika ketika melihat Mairah yang sudah mulai tenang.

__ADS_1


" Apa Geo bersikap keterlaluan sama kamu Nak ? " kata Mahesa sambil fokus menyetir.


Orang tua Geo memang belum tau tentang rencana perceraian anaknya, karena Geo memang belum cerita apa-apa kepada kedua orang tuanya.


" Nggak papa kalau kamu belum mau cerita, sekarang kamu ikut Ibu ke rumah yaa " kata Tika yang diangguki Mairah.


" Apa Ayah sama Ibu tau alasan utama Mama sama Papa menjodohkan Mairah sama Geo ? " kata Mairah tiba-tiba.


" Apa Ayah sama Ibu sudah tau kalau Mama sama Papa sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi ? " timpal Mairah.


" Maksud kamu apa sayang ? " kata Tika sambil mengelus rambut Mairah dengan sayang.


" Apa Ayah sama Ibu tau kalau Mama sama Papa sudah punya keluarga masing-masing ? mereka menjual Mairah ke kalian agar mereka bisa hidup bajagia tanpa beban hiks...hiks " kata Mairah, sehingga membuat Mahesa dan Tika kaget mendengar penuturan menantunya.


" Apa kal..." kata Mairah terhenti karena Tika langsung membawa Mairah ke dekapannya.


" Mungkin saja kamu salah paham sama Papa Mama kamu Nak " kata Mahesa sambil menghentikan mobilnya tepat di halaman dumahnya.


" Nggak Yah, Mama sendiri yang bilang ke Mairah " kata Mairah sambil menggeleng pelan.


" Sayang ajak Mairah masuk, tenangkan dia " kata Mahesa yang diangguki oleh Tika, sementara Mahesa berusaha menghubungi Geo.


__________


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys, supaya Author lebih semangat buat update part-part selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2