
" Tapi lo beneran yakin kan ? " kata Mairah merasa ada yang janggal dengan perkataan Afif.
" 100% " kata Afif mantap.
" Gue ambil tindakan ini untuk jaga lo Ran, entah kenapa gue merasa kalau Maya jauh lebih licik dari Nayla " kata Afif dalam hati.
" Okee kalau lo beneran yakin gue sama Geo siap bantuin lo " kata Mairah ragu.
" Nahhhh gitu dong, ini baru Adek-adek gue " kata Afif.
" Oiyyaaa kalau gitu gue pulang ya, mau ngatur strategi dulu dan lo sebagai suami dedek gemesshhh. lo masih gue pantau ya, karena gue belum percaya 100% sama lo " kata Afif sambil menunjuk Geo.
" Okeee bayyy gue pulang dulu " kata Afif sambil nyelonong keluar dari rumah Geo, sehingga membuat Mairah menggelengkan kepalanya melihat kelakuan saudaranya.
" Lo bener nggak papa Ge ? " kata Mairah sambil melirik luka Geo.
Baru saja Geo ingin menimpali ucapan Mairah, namun terhenti karena kedatangan Afif yang kembali masuk dan berdiri di hadapan Mairah dan Geo.
" Katanya mau pulang ? " kata Mairah sambil mendongak menatap Afif.
" Gue lupa bilang sesuatu ke elo Ran " kata Geo.
" Bilang apa ? " kata Mairah penasaran.
" Kalau mantan selingkuhan laki lo tiba-tiba nyamperin dan nampar lo, lo jangan diam aja, tapi tampar balik, jambak, gigit, gorok sekalian kalau perlu. dahhh gue cuman mau bilang itu bhayyyyy " kata Afif yang langsung pergi setelah mengatakan hal itu pada Mairah.
" Aneh " gumam Mairah.
" Kamu sadar atau nggak dia sedang berusahah menjadi Kakak yang baik buat kamu versi dirinya sendiri " kata Geo sambil menatap Mairah.
" Sok tau " kata Mairah.
" Yaudah, uhhhhhh capek banget " kata Geo sambel merenggangkan otot-ototnya.
" Habis ngapain emangnya ? " kata Mairah.
" Habis meeting bareng asisten Ayah sekaligus overthinking " kata Geo sambil menyandarkan kepalanya di bahu Mairah.
__ADS_1
" Overthinking ? " kata Mairah bingung.
" Iya aku overthinking sama kamu waktu kamu lebih memilih pulang bareng Afif daripada suami sendiri " kata Geo.
" Dihhhh lebay, Afif kan Kakak gue " kata Mairah.
" Sebelumnya kan aku nggak tau sayang " kata Geo, sehingga membuat Mairah salting.
" Ehhhh ihhhh apaansih " kata Mairah.
" Ada yang salah ? " kata Geo sambil menatap Mairah, sehingga membuat Mairah segerah mengalihkan pandangannya dari Geo.
" Liatnya ke sini " kata Geo sambil menarik dagu Mairah.
" Cantik banget sih " kata Geo sambil tersenyum menatap Mairah.
"Baru nyadar ? " kata Mairah berusahah menutupi ke gugupannya.
" Maaf yaa, sekarang kamu mau kan mulai semuanya dari awal lagi ? " kata Geo serius, sehingga membuat Mairah mengangguk mengiyakan.
" Tapi kalau kejadian lama terulang lagi gue nggak tau masih bisa bertahan atau mengambil jalan lain " kata Mairah.
" Gue butuh pembuktian bukan sekedar janji " kata Mairah yang diangguki oleh Geo.
" Aku siap buktikan " timpal Geo.
" Ehhhhh bentar dehhh, Ge lo ngomong aku-kamu ke gue ? " kata Mairah yang baru sadar.
" Kamu juga harus biasain " kata Geo sambil mengelus rambut Mairah.
" Iyaaa " kata Mairah.
" Pantas Afif manggilnya dedek gemeshhhh, emang gemesin banget sihhh " kata Geo.
" Jangan ikutan lebay dehhh " kata Mairah sambil berusahah menahan senyumnya, Geo yang gemes dengan ekspresi Mairah langsung mencium bibir Mairah sekilas.
Cup
__ADS_1
" Manis " kata Geo.
" Ehhhhh " kata Mairah sambil memegang bibirnya.
" Kenapa ? mau lagi hmmmm ? " kata Geo sambil menaik turunkan alisnya.
" Ihhhhhh Geo nyebelin......" kata Mairah sambil memukul lengan Geo dengan bantal sofa, bukannya merasa kesakitan dengan pukulan Mairah, Geo malah tertawa melihat ekspresi kesal istrinya.
" Ihhhhh awas yaaa " kata Mairah sambil mengambil ancang-ancang untuk memukul Geo dengan keras menggunakan bantal sofa, namun Geo lebih dulu berlari, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran diantara keduanya.
" Ihhhh Geo berhenti nggak !!!! " kata Mairah yang masih terus mengejar Geo.
" Ayooo dong kejar lagi kalau dapat nanti aku kasih lagi hahahahhaha " kata Geo sambil tertawa, sehingga membuat Mairah semakin kesal.
" Astagfirullah, kalian kenapa jadi kejar-kejaran gini sih ? " kata Tika yang baru keluar dari kamar.
" Geo tuhhh Bu " aduh Mairah sambil mengahampiri Tika.
" Geo, kamu apain lagi menantu Ibu ? " tegur Tika.
" Emang aku ngapain Mai ? " kata Geo sambil menunjuk dirinya sendiri.
" Dia apain kamu sayang, biar Ibu yang kasih pelajaran buat dia " kata Tika.
" Dia ci......" kata Mairah sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Ci apa sayang ? " kata Tika penasaran.
" Ihhh kok nggak di lanjut, ayoo dong Ibu penasaran tuhh " kata Geo sambil terkekeh, sehingga membuat Mairah kesal.
" Pokoknya Geo melakukan kejahatan sama Mairah Bu " adu Mairah.
" Yang jelas dong Nak, kejahatan apa ? " kata Tika penasaran kejahatan apa yang sudah Geo lakukan, sehingga membuat menantunya terlihat sangat kesal.
" Emangnya kalau cium istri sendiri itu kejahatan yaa ? " kata Geo, sehingga membuat Mairah melotot kearah Geo, sedangkan Tika hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa melihat muka Mairah yang memerah antara kesal dan malu.
____________
__ADS_1
Jangan lupa ninggalin jejak ya guys.