
Setelah mengikuti pelajaran jam pertama Mairah Cs lebih dulu ke kantin, karena Marsya yang sudah kelaparan dan menarik tangan Mairah dan Jihan untuk segera ke kantin.
" Syaaa makannya pelan-pelan dong " kata Jihan yang tak mendapat tanggapan apapun oleh Marsya.
" Mai lo beneran sama Geo ? kok bisa ? terus jadiannya kapan ? " tanya Jihan kepo.
" Kepo " kata Mairah cuek.
" Ihhhh Mai, kasi tau nggak " kata Jihan kesal, sehingga membuat Mairah terkekeh.
" Iyaaa iyaaa tapi lu berdua jangan bocor yaaa " kata Mairah yang diangguki oleh Jihan.
" Hahhh bocor ? Marsya nggak bocor kok kan Marsya nggak lagi PMS " kata Marsya polos sambil memeriksa rok bagian belakangnya.
" Maksudnya jangan kasi tau siapa-siapa Sya " kata Mairah.
" Ohhhh ngomong dong, yaudah Mairah cerita aja Marsya bisa jaga rahasia kok " kata Marsya.
" Sebenarnya gue sama Geo udah nikah " kata Mairah, sehingga membuat Jihan kaget.
" What ? kapan ? " kata Jihan syok.
" Santai aja kali, yaaaa sekitar 3 bulan yang lalu lahh. gue sama dia di jodohin " kata Mairah.
" 3 bulan yang lalu dan lo nyembunyiin ini dari gue sama Marsya ? " kata Jihan.
" Yaaa gue nggak bermaksud nyembunyiin ini semua dari kalian, tapi gue takut ketahuan dan berujung di keluarkan dari sekolah, yaaa walaupun kepala sekolah tau, tapi ini tetap harus di rahasiain " kata Mairah.
" Billy sama Keenan tau ? " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.
" Mereka tau karena Geo " kata Mairah.
" Oke gue ngerti, ehhh tapi bukannya belum lama ini Geo sama Naila pacaran ? " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.
" Jadi lo di selingkuhi ? " kata Jihan tak terima.
__ADS_1
" Udah ahhh nggak usah di bahas lagi, yang penting sekarang Geo udah berubah " kata Mairah.
" Yakin Geo udah berubah ? " kata Jihan memastikan.
" Nggak 100% sih, tapi hati kecil gue bilang kalau dia memang udah nggak kayak dulu " kata Mairah yang diangguki oleh Jihan.
" Tumben lo diem Sya ? " kata Mairah, sehingga membuat Jihan juga beralih menatap Marsya.
" Jadi Geo sama Mairah udah nikah beneran ? " kata Marsya yang diangguki oleh Mairah.
" Udah bikin dedek bayi belum ? " kata Marsya, sehingga membuat Mairah yang sedang minum langsung tersedak mendengar ucapan yang keluar dari gadis polos tersebut.
" Uhukkkk-uhukkkk "
" Tuh kan, makanya kalau apa-apa jangan buru-buru " kata Geo yang tiba-tiba muncul dan mengusap punggung Mairah.
" Asssoooyyy makin perhatian aja nih " kata Billy, sehingga membuat Keenan ikut-ikutan menaik turunkan alisnya menggoda Geo.
" Issshhh Keenan godain Marsya yaaa, ihhhh Keenan centil " kata Marsya.
" Ya Allah Ya Robbi, sejak kapan gue godain elu Sya ? " kata Keenan yang langsung duduk di samping Marsya dan Billy yang duduk di samping Jihan.
" Auu ahhh bodo amat, boro-boro gue centil atau godain cewek Sya. Gue godain cewek pakai siulan aja, mulut gue langsung di tabok ama Mak gue " Kata Keenan ketika mengingat kejadian waktu dirinya mengantar Ibunya ke minimarket.
" Yaiyalah bego ! lo godainnya nggak nanggung-nanggung. masa Ibu-ibu punya suami lo godain juga. Nggak ada akhlak lo " kata Billy.
" Dasar Gila " kata Geo sambil menggelengkan kepalanya.
" Geo " panggil Marsya, sehingga membuat Geo beralih menatap Marsya.
" Marsya mau nanya dong " kata Marsya.
" Apa ? " kata Geo.
" Geo sama Mairah udah bikin dedek bayi belum ? " kata Marsya yang lagi-lagi membuat Mairah tersedak, sehingga membuat Geo refleks mengusap.punggung Mairah.
__ADS_1
" Ihhh Mairah dari tadi batuk mulu, emang pertanyaan Marsya salah ? kalian kan udah nikah, kata Bunda kalau orang udah nikah udah boleh bikin dedek bayi " kata Marsya polos.
" Kasi tau Gee " kata Billy terkekeh.
" Iyaa btw gue juga penasaran nih, lu berdua udah pada itu nggak ? " timpal Keenan.
Geo yang menyadari Mairah sedang menahan malu, langsung menatap tajam kearah Keenan dan Billy.
" Lu berdua bisa diam nggak sih, nggak semua hal bisa gue ceritain ke lo berdua " kata Geo datar.
" Iyaaa ampun-ampun " kata Keenan sambil menyeruput minuman Marsya.
" Ihhhh Keenan ihhh " kata Marsya sambil memukul lengan Keenan.
Baru saja Keenan ingin menimpali ucapan Marsya, namun terhenti karena kedatangan Naila yang tiba-tiba berdiri di samping Geo.
" Ge gue duduk di sini boleh ? " kata Naila, sehingga membuat Geo menatap kearah Mairah.
" Yaelahhh tuhhh kursi masih banyak yang kosong kali Nai, tuhhh samping Billy kosong nohh " kata Keenan dengan nada yang tidak bersahabat.
" Boleh nggak Ge ? " kata Naila seolah tak memperdulikan omongan Keenan.
" Kayaknya yang di omongin Keenan ada benarnya Nai, tuhh di depan masih banyak yang kosong " kata Geo, sehingga membuat Mairah tersenyum tipis.
" Tapi di sana gue nggak ada temen Ge " kata Naila.
Baru saja Keenan ingin mengeluarkan kata-kata mutiaranya untuk Naila, namun terhenti karena kedatangan Afif yang tiba-tiba merangkul Naila.
" Ck ! udahh sama gue aja lu Tan " kata Afif, sehingga membuat Naila segera memindahkan tangan Afif yang rengan merangkul bahunya.
" Tan apaan ? Orang utan ? " kata Marsya polos, sehingga membuat semuanya tertawa, bahkan Keenan sampai terjatuh dari kursi saking ngakaknya mendengar ucapan Marsya.
" Maksud gue mantan, ehhh tapi kok kalau di liat-liat emang mi....." kata Afif terpotong karena ucapan Naila.
" Ahhhh udahh ahhh, minggir lo " kata Naila sambil meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
_________
Jangan lupa tinggalin jejak yaa guy.