My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 73


__ADS_3

" Kalau gue memang nggak di butuhin di sini, setidaknya lo keluar dan nyuruh gue pulang Ge " kata Mairah dalam hati dan menutup pintu tersebut pelan-pelan.


Setelah melihat Maya tertidur pulas, Geo baru teringat dengan Mairah.


" Astaga Mairah " kata Geo yang langsung bergegas mencari keberadaan istrinya.


" Raa maafin gue " gumam Geo sambil berusaha menelepon Mairah.


" Halo Raa, kamu di mana ? " tanya Geo khawatir.


" Rumah "


" Huffftttt kenapa nggak bilang kalau mau pulang ? gue khawatir banget Ra "


" Tadinya mau bilang, tapii takut Maya teriak histeris lagi ngeliat gue "


" Maaf yaaa "


" Hmmmm "


" Oiyyaaa Ra, kayaknya malam ini gue nggak bisa pulang ke rumah, kasian Maya nggak ada yang nemenin "


" Gue juga nggak ada yang nemenin di rumah lo Ge, Mbak tiba-tiba pulang katanya anaknya sakit. Lagian kan di rumah sakit banyak perawat "


" Ra gue harap lo ngerti, Maya lagi sakit dan lo sehat-sehat aja kan ? kalau memang lo takut ntar gue telepon Jihan sama Marsya buat nemenin lo "


" Nggak usah " kata Mairah yang langsung mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.


Sementara di tempat Mairah, Mairah langsung melempar hp nya diatas kasur, lantaran kesal dengan sikap Geo.


" Aarrrghhhjhhj " teriak Mairah frustasi.


" Daripada gue sakit hati sama si Buaya darat itu, mending gue ke rumah Bunda " kata Mairah yang langsung bersiap-siap.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit, akhirnya Mairah sudah berada di depan rumah bertepatan dengan keluarnya Afif.


" Ehhhhh adaa orang jauh nihh, ada angin apa tiba-tiba ke sini ? " sindir Afif.


" Tiba-tiba gue dapat ilham, makanya gue ke sini " kata Mairah, sehingga membuat Afif mengangguk.

__ADS_1


" BTW laki lo mana ? " tanya Afif.


" Sibuk, udahh ahhh Papa sama Bunda adaa ? " kata Mairah.


" Papa belum pulang, kalau Bunda di dalem " kata Afif, sehingga membuat Mairah langsung masuk yang di ikuti oleh Afif.


" Assalamualaikum Bunda.... " kata Mairah yang langsung memeluk tubuh Bunda.


" Walaikumsalam sayang, kamu datang sendiri Nak ? "


" Iyaaa Bun, Geo sibuk " kata Mairah yang berusaha menghindari pertanyaan tentang Geo.


" Lohhh Bun, kok ada koper ? siapa yang mau pergi ? " kata Mairah ketika melihat dua koper yang berjejeran dekat ruang tamu.


" Tuhhhh Kakak kamu, katanya mau lanjut kuliah di luar negeri "


" Kenapa nggak di Indonesia ? " tanya Mairah sambil memandang Afif.


" Mau cari suasana baru aja sih " kata Afif sampai.


" Kapan berangkatnya ? "


" Habis ujian, yaaa berarti lusa " kata Afif, sehingga membuat Mairah kaget.


" Heiiii lo nangis ? aellaahhhhh Maii kan ada laki lo, sesayang itu yaa lo sama Kakak lo yang satu ini " kata Afif yang langsung menarik Mairah kedalam pelukannya, sehingga membuat Mairah makin terisak di pelukan Afif.


" Gimana kalau Geo balik kayak dulu lagi, gue harus ngadu ke siapa kalau lo pergi Kak ? " batin Mairah.


" Ututututut sayang, Mama kuliahnya nggak lama kok, nanti pulangnya Mama bawain eskrim yaa " kata Afif dengan tertawa sambil menghapus air mata Mairah.


" Ihhhhh ngeselin hikss...hikss " kata Mairah yang kembali memeluk tubuh Afif.


" Hahahahah cengeng banget sih Adek gue, udah yaaa nangis nya di pending dulu, gimana kalau kita jalan-jalan berdua ? " kata Afif sambil memegang pundak Mairah.


" Lihatt nihhh baju gue, kena ingus lu nihhh " kata Afif.


" Bunda, Kak Afif ngeselin hikss..hiks " adu Mairah.


" Afifff udahh ahh " tegur Bunda.

__ADS_1


" Iyaaa Bun, mau jalan-jalan nggak ? " kata Afif yang diangguki oleh Mairah.


" Yaudah gue ganti baju dulu, kalau gue abis ganti baju dan lo nggak berhenti nangis, kita nggak jadi jalan " kata Afif ketika melihat Mairah masih sesegukan.


Setelah berganti pakaian Afif langsung mengajak Mairah jalan-jalan dengan menggunakan mobil yang Mairah gunakan ke rumah Afif.


" Kak Afif " panggil Mairah, sehingga membuat Afif menoleh kesamping kemudian kembali fokus menyetir.


" Maya cantik yaa ? "


" Lo insecure yaa ? " kata Afif.


" Insecure giamana ? lagian gue ngomongin fakta, bahkan Kak Afif aja suka, iya kan ? " kata Mairah.


" B aja " balas Afif tak acuh.


" Kok b aja ? bukannya Kak Afif suka sama Maya ? " tanya Mairah penansaran.


" Suka ? emang gue pernah nyatain perasaan ke dia ? nggak kan, menurut gue cewek yang paling menarik cuman Adek gue " kata Afif sambil mengacak-acak rambut Mairah, sehingga membuat Mairah kesal.


" Ihhhhh ngeselin banget sih " kata Mairah, sehingga membuat Afif terkekeh.


" Kok tiba-tiba nanyain Maya ? kenapa ? " tanya Afif.


" Nggak papa " balas Mairah cepat yang diangguki oleh Afif.


" Mau cake coklat ? " tanya Afif yang langsung diangguki oleh Mairah, sehingga membuat Afif memarkirkan mobilnya di depan cafe.


" Mbakk cake coklatnya dua yaa, minumnya mau apa ? " tanya Afif ke Mairah.


" Apa aja "


" Yaudah, minumannya Vanilla latte dua yaa Mbak " kata Afif.


" Geo kumat lagi yaa ? " tanya Afif tiba-tiba.


" Hahh ? maksudnya ? "


" Lu nggak usah pura-pura bego dehh Mai, lihat lo tadi ngebahas Maya di mobil gue yakin kalau tuh cowok bikin ulah lagi, sekarang bilang ke gue, Geo ngapain lo lagi ? " tanya Afif serius.

__ADS_1


___________


Happy Readingā¤


__ADS_2