
Namun saat melewati sebuah cafe tiba-tiba Mairah melihat mobil Geo yang terparkir rapi di sana, sehingga membuat Mairah menyuruh Afif untuk menghentikan mobilnya.
" Berhenti......" teriak Mairah, sehingga membuat Afif menghentikan mobilnya secara mendadak.
" Ihhhh lo bisa nyetir dengan benar nggak sih ? " kata Mairah kesal.
" Ehhhh Maemunah seharusnya lo intropeksi diri dong, kan lo yang berhintiin gue tiba-tiba tanpa persiapan sama sekali " cerocos Afif.
" Lagian lo kenapa sih nyuruh gue berhenti ? lo laper ? " timpal Afif yang tidak di tanggapi apapun oleh Mairah.
" Ternyata ini benar-benar mobil Geo " kata Mairah dalam hati, sambil melihat kearah cafe dan melihat Geo sedang tertawa bahagia bersama Naila di dekat jendela.
" Bener-bener brengsek lo Ge, gue nungguin lo berjam-jam di pinggir jalan, tapi lo malah asik-asikan dengan cewek lain " kata Mairah dalam hati sambil berkaca-kaca.
" Lo mau makan ? kalau iya ayo turun " kata Afif ketika melihat Mairah yang sejak tadi melihat kearah cafe tersebut.
" lo benar-benar manusia paling brengsek yang pernah gue kenal Ge, tapi anehnya kenapa orang tua gue nyerahin anak tunggal mereka kepada manusia se brengsek lo " kata Mairah dalam hati sambil meneteskn air matanya.
" Hellooo di sini ada orang yang ngomong lo " kata Afif karena merasa di cuekin oleh Mairah.
" Hehhh mau makan atau nggak nih ? " kata Afif sedikit berteriak, sehingga membuat Mairah beralih menatap Afif.
" Ehhhh lo nangis ? lo kenapa ? lo kelaperan banget yaa sampai nangis kayak gini ? udah-udah nggak usah nangis ayooo gue traktir makan " kata Afif yang ingin membuka pintu mobilnya, namun terhenti karena Mairah langsung menarik tangan Afif.
__ADS_1
" Kenapa ? " kata Afif heran.
" Gue nggak papa " kata Mairah sambil menghapus air matanya.
" Nggak mungkin lo nangis tanpa ada sebabnya, lagian gue bukan orang yang pelit kok dan yaa gue ada uang buat beliin lo makan, jadi ayoooo " kata Afif.
" Gue nggak laper " kata Mairah sambil menatap kembali Geo dan Naila, sehingga membuat Afif mengikuti arah pandang Mairah.
" Pacar lo ? " kata Afif yang entah kenapa langsung diangguki oleh Mairah.
" Lo nangis gara-gara dia selingkuhin lo ? " kata Afif yang lagi-lagi diangguki oleh Mairah.
" Wanita secantik dan seanggun lo nggak pantas buat nangisin cowok sebejat itu " kata Afif, sehingga membuat Mairah menatap Afif.
" Ini semua nggak semudah apa yang lo katakan hiks..hiks gue nunggu dia berjam-jam di pinggir jalan hiks..hiks tapi dia malah senang-senang di sini hiks..hiks " kata Mairah sambil menghapus air matanya.
" Pliss berhenti nangisin cowok kayak dia, gue bener-bener nggak bisa lihat cewek nangis, ooo apa perlu gue samperin dia dan ngehajar dia suapaya lo bisa berhenti nangis ? " kata Afif yang ingin turun dari mobil, namun lagi-lagi Mairah menarik tangan Afif, kemudian menggeleng pelan.
" Nggak usah, lo anterin gue pulang aja " kata Mairah.
" Okee tapi lo berhenti nangis dulu " kata Afif, sehingga membuat Mairah menghapus air matanya.
" Oiyyya kita belum kenalan, nama gue Afif dan di lihat dari seragam lo kita nggak satu sekolah, gue dari sekolah sebelah btw " kata Afif sambil fokus mengemudikan mobilnya.
__ADS_1
" Lo nggak usah jawab gue udah tau nama lo " timpal Afif.
" Kadang dunia memang terlalu keras apalagi untuk makhluk yang tercipta dari sebatang tulang rusuk kayak lo, nangis nggak papa tapi jangan di depan gue " kata Afif, sehingga membuat Mairah beralih menatap Afif.
" Sedih itu wajar, tapi jangan sampai berlarut-larut " kata Afif ketika sampai di halaman rumah Mairah.
" Makasih " kata Mairah sambil turun dari mobil Afif.
" Jangan sedih-sedih terus yaa, semangat Rana...." teriak Afif yang hanya di balas anggukan oleh Mairah.
Saat masuk kedalam rumah tersebut, Mairah langsung berjalan kearah kamarnya dirinya sudah terlalu lelah untuk menangisi cowok kayak Geo.
Namun saat Mairah ingin memejamkan matanya tiba-tiba sosok Geo masuk begitu saja kedalam kamar dan langsung membuka lemari bajunya, sehingga membuat Mairah kembali membuka matanya.
" Udah pulang ? " kata Mairah sambil bersandar di kepala ranjang.
" Ehhh ternyata lo di sini ? ehhh tau nggak hari ini gue seneng banget, mau tau nggak karena apa ? " kata Geo sambil menghampiri Mairah.
" Bahagia karena lo abis beduaan sama pujaan hati lo kan ? " kata Mairah dalam hati.
" Karena hari ini gue resmi pacaran sama Naila " kata Geo, sehingga membuat Mairah sangat kecewa mendengar penuturan Geo.
" Dasar brengsek, itu sama aja kalau lo selingkuh secara terang-terangan di hadapan istri lo sendiri dan lebih parahnya lagi lo nggak ngerasa bersalah sama sekali, wahhh luar biasa sekali anda " kata Mairah penuh penekanan.
__ADS_1
____________
Jangan lupa, like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat lagi buat update part-part selanjutnya.