
" Mau apa tadi hmm ? " kata Geo berpura-pura polos.
" Ehhh emmmm"
" Ini ? " kata Geo sambil menundukkan kepalanya dan menyentuh pipi kanannya.
" Nahhh biar lebih mudah nggak usah jinjit-jinjit " kata Geo sambil sedikit jongkok.
" Ehhh apaansih, orang nggak mau ngapa-ngapain " kata Mairah.
" Yaudah " kata Geo yang tiba-tiba mengecup pipi Mairah singkat, sehingga membuat Mairah membulatkan matanya.
" Daahh ayo pulang " kata Geo sambil berjalan ke arah mobilnya dengan merangkul Mairah.
" Silahkan my wife " kata Geo saat membukakan pintu mobil untuk Mairah.
" Kayaknya lebaynya Keenan sebagian pindah ke lo deh Ge " kata Mairah sambil masuk kedalam mobil.
" Lain kali nggak boleh gitu yaa, nggak boleh ikut-ikutan di skors. nggak baik Ra " kata Geo sambil melirik Mairah.
" Abisnyaa lo di skors nggak ngajak-ngajak sih, kan gue juga butuh liburan " kata Mairah santai.
" Libur sekolah sama di skors beda Ra " kata Geo.
" Apa bedanya ? kan sama-sama nggak masuk sekolah " kata Mairah, sehingga membuat Geo menggelengkan kepalanya.
" Kakinya gimana ? masih sakit ? " tanya Geo sambil melirik Mairah.
" Nggak, tapi gue bingung Ge "
" Bingung kenapa ? "
" Gue harus makasih atau kesal sih ? " kata Mairah, sehingga membuat Geo mengangkat salah satu alisnya.
" Yaaaa berterima kasih karena gara-gara luka ini kita bisa libur atau kesal karena gara-gara Naila kaki gue luka " kata Mairah.
__ADS_1
Baru saja Geo ingin menimpali ucapan Mairah, namun terhenti karena hpnya berdering pertanda ada pesan masuk.
Mairah yang melihat ekspresi Geo yang langsung berubah menjadi datar setelah membaca pesan tersebut, langsung ingin merebut hp Geo namun terhenti ketika Geo memutar balikkan mobilnya.
" Ge ada apa ? " tanya Mairah, namun tak mendapat jawaban apapun dari Geo.
" Ge itu pesan dari siapa sih ? terus kita mau kemana kok malah putar balik ? " tanya Mairah yang lagi-lagi tidak mendapat tanggapan apapun dari Geo.
" Geoo jawab " kata Mairah sambil memegang lengan Geo.
" Lo bisa diam nggak sih !!! " bentak Geo, sehingga membuat Mairah refleks melepaskan tangannya dari lengan Geo.
Setelah kurang lebih 3 menit Geo langsung menghadang motor Billy dan Keenan, lalu turun dari mobil.
" Ehhh buset dahhh, lu mau bikin kita jadi almarhum Ge ? " omel Keenan.
" Tau nihh, Marsya kan belum nikah sama Nanan " timpal Marsya.
Tanpa menanggapi ucapan Keenan dan Marsya, Geo langsung menarik kerah baju Billy dan menonjolnya, Billy yang tanpa persiapan apapun langsung terjatuh, sehingga membuat Mairah segerah turun dari mobil.
" Ehhhh lo apa-apaan sih Ge, datang-datang langsung kayak gini " kata Billy tak terimah.
" Wehhhh Mai sebenarnya ada apa sih ? " kata Keenan.
" Gue juga nggak tau Nan " kata Mairah.
" Woiiii stop !!! kalian udah bukan anak kecil lagi kalau ada masalah omongin baik-baik bukan langsung main fisik " bentak Keenan.
" Kalian kenal bukan cuman sehari dua hari woyyy !!!! kita udah temenan sejak SMP, sumpah kagak jelas banget lu !!! " kesal Keenan sambil memisahkan Geo dan Billy.
" Tau tuh temen lo, masalah apasih Ge ? " kata Billy yang masih emosi.
" Masalah gue ? lo suka kan sama Mairah ? !!! " kata Geo datar, sehingga membuat Mairah kaget dengan ucapan Geo.
" Maksud lo apa Ge ? " kata Billy, sehingga membuat Geo menunjukkan beberapa foto Mairah yang ada di hp Billy.
__ADS_1
" Yang di foto ini hp lo kan ? " kata Geo datar, sehingga membuat Billy segerah merabah sakunya.
" Lo dapat darimana ? " kata Billy.
" Kurang ajar lo Bill " kata Geo yang ingin kembali memukuli Billy, nakun tangannya langsung di tahan oleh Keenan.
" Lo bisa tenang dulu nggak !!!! " bentak Keenan.
" Dan lo Bill, jelasin karena kita butuh penjelasan " kata Keenan.
" Ok finee, yang di foto itu memang hp gue dan yaa memang benar di dalamnya banyak foto Mairah yang gue foto secara diam-diam. Dan yaaa lo benar gue emang suka Mairah tapi itu dulu Ge " kata Billy yang membuat Geo emosi mendengar ucapan Billy.
" Tahan emosi lo dulu Ge, sekarang gue nanya lo dapat pesan itu dari siapa ? " kata Keenan beralih menatap Geo.
" Naila " kata Geo datar.
" Dan lo, lo masih ada rasa sama Mairah ? " tanya Keenan pada Billy.
" Nggak sama sekali, setelah gue tau kalau lo udah benar-benar mencintai Mairah rasa suka gue ke dia udah hilang Ge " kata Billy.
" Huuuhhhh lo tau kan kalau Naila suka sama lo ? dia ngirimin lo foto itu agar hubungan lo sama Mairah renggang, dan seharusnya lo percaya sama Billy dong. yaa okelahhh dulu dia suka sama Mairah, tapi itu dulu kalau sekarang, yaa lo liat sendiri lahh Billy jadi sadboy karena ngejar-ngejar Firda tapi nggak dapat-dapat. Mikir Ge !!! " kata Keenan.
" Kek bocah lo berdua " timpal Keenan.
" Lihatt nohh bini lo ketakutan " kata Keenan sambil menunjuk Mairah yang sedari tadi hanya berdiri di samping Geo, sehingga membuat Geo menatap Mairah dengan tatapan yang sulit diartikan.
" Astagfirullah si Maemunah kemana nih ? " kata Keenan yang baru sadar kalau Marsya tidak ada.
" Marsyaaa, Syaaaa lo kemana sih ? " teriak Billy.
" Ussshhhh Nanan, Marsya di sini " panggil Marsya yang bersembunyi di balik pohon yang lumayan besar.
" Ngapain lo ? " kata Keenan sambil menghampiri Marsya.
" Sembunyi, Marsya takut kena tonjok " kata Marsya yang membuat Keenan terkekeh.
__ADS_1
" Pinter, ayoo pulang kita tinggalin aja dua bocil itu. Oiyyaa Mai kalau mereka masih ribut gue saranin pesan taxi online aja " kata Keenan.
" Untung aja Jihan nggak ikut Billy, kalau ikut kan sayang uangnya harus pulang naik ojol lagi. Mairah ada uang lebih kan buat naik taxi online ? " kata Marsya.