My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
part 41


__ADS_3

" Nihhh minum dulu gue tau lo haus abis nangis, dasar ketos cengeng " cibir Mairah sambil memberikan air mineral pada Geo.


" Cengengnya kan cuman di depan istri " kata Geo sambil meminum air yang di berikan Mairah.


" Paansih, minum lagi nih " perintah Mairah.


" Kan udah " kata Geo.


" Ayoo lagi Geo " kata Mairah kekeh.


" Gue udah nggak haus Mai " kata Geo.


" Udah dehh minum aja nggak usah malu-malu, tadi kan lo habis nangis dan menangis itu menguras air mata, makanya minum yang banyak supaya stok air mata lo banyak " kata Mairah.


" Ooooo jadi ceritanya ngeledek nihhh ? " kata Geo sambil menatap Mairah dalam.


" Dihhhh kurang kerjaan banget saya " kata Mairah sambil memasukkan permen lolipop kedalam mulutnya.


" Bagi dong " kata Geo sambil menarik permen tersebut dari mulut Mairah, kemudian memasukkan kedalam mulutnya.


" Manis " kata Geo sambil menjalankan mobilnya.


" Geooo itu kan punya gueee ihhhhhh ngeselin dehhh " kata Mairah sambil memukul lengan Geo.


" Kan tinggal buka yang lain aja sayang, tuhhh di kantong plastik masih banyak " kata Geo sambil melirik belanjaan Mairah, sehingga membuat pipi Mairah memerah akibat ucapan manis yang terlontar dari mulut Geo.


" Dasar ketos nyebelin " kata Mairah sambil memalingkan wajahnya dari Geo.


" Mai " panggil Geo.


" Hmmmm "


" Mairah " panggil Geo sekali lagi, namun lagi-lagi hanya di balas deheman oleh Mairah.


" Rana Aqeela Humairah " panggil Geo penuh penekanan.


" Apasihhh Ge ? " kata Mairah sambil beralih menatap Mairah.

__ADS_1


" Gue sayang sama lo " kata Geo, sehingga membuat Mairah salah tingkah.


" Omong kosong " kata Mairah yang berusaha menetralkan raut wajahnya.


" Gue serius " kata Geo, namun tak di tanggapi apapun oleh Mairah.


Setelah menempu perjalanan sekitar 15 menit kini mereka telah sampai di kediaman Mahesa.


" Lohh kok kita pulang ke rumah Ayah sama Ibu sih Ge ? " kata Mairah heran.


" Untuk sementara kita tinggal di sini dulu, lo nggak papa kan ? " kata Geo sambil beralih menatap Mairah.


" Yaaa gue sih nggak masalah kan Ayah sama Ibu juga baik sama gue, tapi kenapa kita nggak tinggal di rumah kita aja ? " kata Mairah.


" Karena terlalu banyak kenangan buruk yang terjadi di rumah yang kita tempati sebelumnya, sebenarnya gue ada apartemen sih, tapi Ayah sama Ibu mau kita tinggal di sini dulu " kata Geo.


" Terus gimana dengan rumahnya ? " kata Mairah.


" Gue kembaliin ke Ayah karena gue pengen beli rumah dengan hasil keringat gue sendiri Mai " kata Geo yang diangguki oleh Mairah.


" Yaudah ayooo turun " kata Geo.


" Kak Geoooo " teriak Maya sambil menghampiri Geo.


" Lohhh Maya kok ada di sini ? " kata Geo.


" Orang tua Maya lagi ke luar kota Ge, makanya dia di titipin di sini " kata Tika yang diangguki oleh Geo.


" Oiyyyaa dan mulai besok berangkat sekolahnya bareng Maya yaa, kan dia adik kelas kalian " kata Tika.


" Gimana Mai ? " kata Geo sambil melirik Mairah.


" Yaaa nggak papa kan searah juga, Mairah ke kamar dulu yaa Bu mau ganti seragam " kata Mairah yang diangguki oleh Tika.


" Geo juga Bu " kata Geo sambil menyusul Mairah.


" Katanya mau ganti seragam kok malah tiduran ? " kata Geo saat melihat Mairah menghempaskan tubuhnya diatas kasur.

__ADS_1


" Bentar " kata Mairah.


" Buruuuu belum makan siang kan ? " kata Geo sambil mengambil pakaiannya di dalam lemari sambil berjalan kearah kamar mandi.


" Ya ampum mager banget sih " kata Geo saat keluar dari kamar mandi sambil melihat Mairah masih rebahan.


" Bentar capek nih gue, berisik banget sih " kata Mairah kesal.


" Mau ganti sendiri atau gue yang gantiin ? " kata Geo, sehingga membuat Mairah terbangun dan menatap Geo tajam.


" Gue bisa sendiri " kata Mairah sambil berjalan kearah lemari.


" Buruan kalau eng....." kata Geo terhenti karena seseorang mengetuk pintu kamarnya.


" Haiii Kak Geo " kata Maya saat melihat Geo membuka pintu kamarnya.


" Ada apa Maya ? " kata Geo.


" Di suruh makan sama Ibu " kata Maya.


" Iyaa nanti gue turun " kata Geo.


" Ayoooo Kak cepetan, Maya juga belum makan soalnya nungguin Kak Geo pulang dari sekolah, jadi ayoo makan bareng " kata Maya sambil menarik lengan Geo.


" Geo mau makan di luar sama gue " kata Mairah yang tiba-tiba muncul sambil melepaskan tangan Maya dari lengan Geo, sehingga membuat Geo merasah senang dengan perlakuan Mairah.


" Apaansih, lo.... " kata Maya terhenti karena ucapan Mairah.


" Kita jadi makan di luar kan Ge ? " kata Mairah penuh penekanan sambil menatap Geo.


" Iya sayang iyaaa " kata Geo sambil mengacak rambut Mairah gemas, sehingga membuat Mairah menatap Geo tajam sementara orang yang di tatap hanya terkekeh. berbeda halnya dengan Maya yang malah menatap Mairah sinis.


" Maya boleh ikut kan Kak, kan Maya juga belum makan karena nunggu Kak Geo pulang " kata Maya sambil menatap Geo dengan tatapan memohon.


" Nggak boleh " kata Mairah sambil menarik tangan Geo pergi dan meninggalkan Maya.


__________

__ADS_1


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat untuk update part-part selanjutnya.


__ADS_2