My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
part 39


__ADS_3

" Sekarang gue sadar kalau perasaan gue ke Naila itu bukan cinta melainkan hanya perasaan sayang kepada seorang sahabat, yaaa perasaan itu muncul karena wajah Naila sangat mirip dengan wajah sahabat lama gue yang sudah meninggal. " kata Geo.


" Kalau perasaan lo ke gue ? " kata Mairah sambil menaikkan salah satu alisnya.


" Gue udah mulai sayang sama lo dan...." kata Geo terhenti karena ucapan Mairah.


" Preeeettttt dah lahhh gue udah nggak percaya sama lo " kata Mairah sambil beralih membuka pintu mobil Geo.


" Gue harus apa supaya lo bisa percaya lagi sama gue Mai ? " kata Geo, sehingga membuat Mairah beralih menatap Geo.


" Apapun yang lo mau gue turutin, asal lo bisa maafin gue " timpal Geo.


" Yakin lo mau nurutin semua keinginan gue ? " kata Mairah memastikan.


" Apapun itu asal bisa buat lo maafin dan percaya lagi sama gue " kata Geo yakin, sehingga membuat Mairah tersenyum penuh arti.


" Gue akan maafin lo kalau lo bisa buatin gue kapal terbesar di dunia, 2000 candi, oiyyyaa satu lagi bikinin gue istana yang kayak di film-film disney " kata Mairah santai.


" Udahhh itu aja Ge nggak usah banyak-banyak " timpal Mairah, sehingga membuat Geo menghembuskan nafasnya kasar.


" Apa kesalahan gue sefatal itu Mai ? sampai lo minta hal yang mustahil ke gue " kata Geo dalam hati.


" Mai bisa nggak mintanya yang wajar-wajar aja ? " kata Geo.


" Kenapa ? nggak bisa ? yaudah " kata Mairah sambil turun dari mobil Geo.


" Rana.... " teriak Afif yang habis bermain basket, kemudian berlarih menghampiri Mairah.


" Ada apa ? " kata Mairah sambil menghentikan langkahnya.

__ADS_1


" Pulang nanti mau gue anterin nggak ? " kata Afif sambil merangkul Mairah.


" Ihhhh apaansihhh sok dekat banget " kata Mairah yang ingin melepas rangkulan Afif, namun terhenti karena ucapan seseorang dari belakang.


" Lepasin, dia punya gue " kata Geo datar.


" Dihhh percaya diri sekali anda megatakan hal seperti itu, buktinya Rana fine-fine aja tuh sama gue " kata Afif santai yang masih terus merangkul Mairah, sehingga membuat Geo panas melihat hal tersebut.


" Kalau gue bilang dia punya gue yaaa punya gue " bentak Geo sambil menarik tangan Mairah, namun langsung di cegah oleh Afif.


Semua murid yang melihat hal tersebut langsung berlarian menyaksikan adegan panas antara Geo dan Afif.


" Rana ? milik lo ? jangan mimpi dehhh loo " kata Afif sinis.


" Mai ikut gue " kata Geo datar sambil menarik tangan Mairah.


" Ihhhhh lepas, gue nggak mau ikut lu pada " kata Mairah kesal, sehingga membuat Afif maupun Geo melepas tangannya dari lengan Mairah.


" Lo berdua kayak anak kecil tau nggak " kata Mairah sambil meninggalkan kedua lelaki tersebut.


" Gue nggak akan biarin lo nyakitin Rana lagi, kalau sampai gue lihat lo mainin perasaan dia lagi, lo habis di tangan gue atau bisa saja lo hanya tinggal nama " bisik Afif di telinga Geo, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Afif.


" Apa lo lihat-lihat ? karena gue ganteng ? iyaa emang gue ganteng, sekarang bubar sana sebelum guru BK keluar " kata Afif, sehingga membuat para siswa bubar satu persatu.


" Harusnya gue yang di perebutkan seperti itu " kata Naila dalam hati sambil mengepalkan tangannya.


" kayaknya lo ada saingan dehhh Ge " kata Billy menghampiri Geo yang masih kelihatan emosi.


" Hmmmm malah cakep lagi, kalau gue jadi Mairah mahh lebih milih diaa " celetuk Kenan, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Kenan.

__ADS_1


" Apaaa ? emang ucapan gue salah ? cinta lo sama Mairah itu cuman ibarat kerupuk doang kena angin dikit langsung melempem " kata Kenan dengan nada meledek.


" Udah-udah lo nggak usah emosi gitu dong mukanya. kan yang diomongin sama Kenan nggak ada salahnya juga, kalau lo memang sayang sama Mairah perjuangin dia dan buktiin ke kita kalau cinta lo ke Mairah emang nggak seperti kerupuk seperti yang di katakan Kenan " kata Billy.


" Oke gue bakal buktiin ke kalian, karena Mairah hanya milik gue, nggak ada siapapun yang boleh menyentuhnya kecuali gue " kata Geo sambil meninggalkan kedua sahabatnya.


Sementara Mairah, dirinya sudah menjadi topik perbincangan di sekolah karena menjadi rebutan Geo dan Afif. Bagaimana tidak, Geo yang merupakan most wanted di sekolahnya dan banyak yang menaruh hati kepada pria yang berstatus sebagai ketua osis tersebut.


" Ohhhh jadi cewek itu ? cantik sihh pantas aja Geo suka "


" Apaansihh cantikan juga gue "


" Masih kalah jauh lahhh sama gue "


" Udahhh nggak usah di dengerin Mai " kata Jihan sambil menepuk bahu Mairah.


" Gue mah udah bodoh amat " kata Mairah cuek.


" Pasti pakai susuk tuh cewek "


" Hellooo ini udah zaman modern kali, emang pakai susuk masih jaman ? " kata Jihan sambil menatap sinis siswi tersebut.


" Hehhh kan lo yang bilang nggak usah di dengerin, kok malah lo yang kayak cacing kepanasan sih Han ? " kata Mairah.


" Gue lagi bela el.." kata Jihan terhenti karena tindakan Marsya yang sedari tadi hanya diam.


___________


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat untuk update part-part selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2