
" Kata Mairah, Kak Afif punya daya tarik sendiri makanya aku lagi cari apa ada magnet di badan Kakak ? tapi nggak ketemu kok " kata Marsya polos. sehingga membuat Afif melotot kaget.
" Ya Allah Marsya...." kata Mairah sambil mengusap dadanya. sementara Jihan sudah ngakak di tempat.
" Kenapa ? ada yang salah ? " tanya Marsya di sertai dengan wajah polosnya.
" Nggak papa " kata Mairah datar.
" Bener ? " kata Marsya memastikan yang hanya di balas anggukan oleh Mairah, Jihan, dan Afif. bisa-bisa mereka gila kalau mereka terus meladeni ucapan polos yang keluar dari mulut Marsya.
" Udah ahhhh balik ke kelas yuk " ajak Mairah yang diangguki oleh kedua temannya.
" Lahhhh gue di tinggal nih ? " kata Afif sambil menunjuk dirinya.
" Hehehe takut ada guru masuk Kak, soalnya tadi rencananya cuman mau ke toilet ehhh keterusan makan di kantin " kata Mairah.
" Yaudah dehh kalau gitu, tapi nanti pulang bareng gue yaa " kata Afif sambil menaik turunkan alisnya.
" Hmmmm iyain aja biar cepat " kata Jihan.
" Okedehh " kata Mairah, sehingga membuat Afif tersenyum puas.
" Kayaknya Kak Afif suka sama lo deh Mai " kata Jihan.
" Ahhhh nggak mungkin lahhh " kata Mairah mengelak.
" Terserah lo, tapi menurut gue iyaaa " kata Jihan.
" Anyyeong yaaaa ahli kubur " pekik Mairah saat memasuki kelas sambil melambaikan tangannya ke penghuni kelas.
" Ahli kubur pala lo panuan !! " timpal Kenan yang tidak terima dengan penuturan Mairah.
" Jawab ajee luu Nan " kata Mairah sambil duduk di samping Geo.
" Anyyeong calon mayit " kata Geo sambil tersenyum manis ke arah Mairah, sehingga membuat Mairah menatap tajam kearah Geo. sementara penghuni kelas lainnya sudah tertawa mendengar ucapan Geo.
" Astagfirullah, mulut lo kayak nggak pernah di didik aja Ge " kata Mairah tak terimah.
" Emang salah ? kita semua yang ada di sini emang bener calon mayit kan ? " kata Geo santai.
__ADS_1
" Auuu ahhh bodo amat " kata Mairah kesal.
" Luu mah tipe orang yang mau ngatain, tapi nggak mau di kaain balik " celetuk Billy.
" Bodo amat " kata Mairah.
" Dari mana aja kok lama banget ? " kata Geo.
" Kantin " kata Mairah sambil menoleh kearah Geo.
" Katanya ke toilet " kata Geo.
" Laper " timpal Mairah, sehingga membuat Geo mengangguk.
" Ehhhh Geo, Billy, gue ada pilihan buat lu berdua " kata Kenan, sehingga membuat Geo berbalik kearah Kenan.
" Apaan ? " kata Billy.
" Kalau kalian disuruh pilih, 1 istri tapi bawel atau 2 istri yang bikin adem tiap hari ? " kata Kenan.
" Yaaa 2 istri lahh " kata Billy cepat
" Dasar rakus " gumam Jihan saat mendengar ucapan Billy yang tanpa berpikir terlebih dahulu.
" Yoiiii " kata Billy menimpali ucapan teman sekelasnya.
" Kalau lu Ge ? " Kata Kenan, sehingga membuat Geo melirik kearah Mairah.
" Pilihannya apa tadi ? " kata Mairah sambil berbalik kearah Kenan.
" Punya istri 1 tapi bawel atau punya istri 2 yang bikin ademm tiap hari " kata Kenan.
" Hehhhh dispenser aja gak ada sejarahnya dua-duanya airnya ademm " kata Mairah ngegas.
" Satu panas, satu dingin " timpal Jihan.
" Apalagi Bini " kata Mairah sambil menatap tajam kearah Geo.
" Dihhhh kok kalian berdua ngegass ? gue kan cuman nanya " kata Kenan.
__ADS_1
" Terserah lo, ehhh btw kok gurunya nggak masuk-masuk sihh ? " kata Jihan.
" Lagi rapat, jadi 2 mata pelajaran kedepan kosong " kata Geo.
" Serius ? " kata Kenan.
" Kok nggak bilang dari tadi ? " kata Billy kesal.
" Yaaa kalian nggak nanya " kata Geo santai, sehingga membuat seisi kelas segera berhambur keluar dari kelas kecuali Geo Cs dan Mairah Cs.
" Bener-bener lu yeee Ge " timpal Kenan.
" Udahhh ahhhh mending nongki ke kantin, gue pengen banget sama si manis, lembut, montok, njirrr enak banget tuhhh " kata Billy ambigu sambil membayangkan sesuatu, sehingga semua temannya menatap kearah Kenan meminta penjelasan.
" Napa kalian semua pada liatin guee ? kayak nggak pernah lihat orang ganteng aja " kata Billy angkuh.
" Astagfirullah, kamu ini berdosa banget Bill mikir begituan, tobat Billy " kata Kenan.
" Ihhh Billy pikirannyaa kotor banget " kata Jihan.
" Emang si montok siapa Bill ? " kata Marsya polos.
" Dihhh pikiran lu pada tuhhh yang kotor. gue mah malah mikirin si manis martabak, kepengen banget elahhh " kata Billy.
" Yaudah ayooo daripada nihh bocah ucapannya ambigu mulu " kata Geo yang diangguki oleh Kenan.
" Kalian bertiga nggak ikut ? " kata Billy ketika melihat Mairah Cs tidak bergerak dari kursi mereka masing-masing.
" Kalian aja kita udahh tadi " kata Jihan.
" Mau nitip sesuatu ? " kata Geo sambil beralih menatap Mairah.
" Air mineral aja " kata Mairah yang diangguki oleh Geo.
" Yaudahh duluan yaaa " kata Billy sambil merangkul bahu Geo dan Kenan menuju kantin.
" Ibuuuuu pesan martabak sama si manis segerrrr, tapi dingin " teriak Billy pada Ibu kantin.
" Buset dahhh itu apaan lagi Bill ? lo buat otak gue travelling mulu dehhh " kata Kenan yang mendengar ucapan Billy mendeskripsikan makanan seperti mendeskripsikan seseorang.
__ADS_1
" Emang dasarnya pikiran lo ajaa yang kotor Nan " timpal Geo.
" Nahhhh kalau ini gue setuju sama Geo, lagian yang gue maksud itu es teh manis " kata Billy.