
" Lo nggak lupa kan buat jemput gue ? ahhhh nggak mungkin Geo lupa kan dia sendiri yang minta supaya kita pulang bareng, positif thinking aja dehh mungkin aja dia ada rapat osis dulu " kata Mairah.
" Pasti Geo benar-benar rapat osis, iyaa Mai suami lo lagi rapat osis dia nggak hubungin lo karena hpnya mati, percaya dehh pasti bentar lagi Geo dat...." kata Mairah terhenti, karena seseorang yang tiba-tiba datang dan bersembunyi di belakangnya.
" Ehhhh ehhh apa-apaan ini ? lo mau macam-macam ya sama gue ? " kata Mairah sewot.
" Duhhhh lo bisa diam nggak sih, gue nggak akan ngapa-ngapain lo gue cuman mau sembunyi dari kejaran wonder women " kata lelaki tersebut.
" Ihhh apaansih lo nggak jelas ba...." kata Mairah terhenti karena teriakan seorang Ibu-ibu sambil membawa sapu.
" Oooo rupanya kamu di sini ? pulang urusan kita belum selesai yaa, kamu terlambat pulang karena kamu balapan dulu kan ? mau jadi apa kamu Afif " kata Ibu-ibu tersebut sambil menjewer kuping lelaki yang bernama Afif tersebut, sehingga membuat Mairah sedikit ngeri melihatnya.
" Auhhhh Bunda lepasin dulu Bunda, Afif nggak balap-balapan kok Bun, Afif kan anak baik-baik " kata Afif.
" Alasan aja kamu, udahhh pulang biar Bunda kasi pelajaran kamu yaaa, udah berani ikut balapan liar rupanya, mau jadi preman kamu ? " kata Bunda Afif.
" Bun Afif telat itu bukan karena balapan Bun, tapi Afif ada rapat osis dan mau nganterin pacar Afif pulang, nihh Bun pacar Afif " kata Afif sambil merangkul Mairah, sehingga membuat Mairah menatap tajam kearah Afif.
" Plis bantuin gue " bisik Afif.
" Bun kasian pacar Afif dari tadi nunggu Afif di sini, Bunda sih berhentiin Afif tengah jalan, malah anaknya di kejar-kejar kayak tikus lagi " kata Afif.
" Apa bener kamu pacarnya Afif Nak ? " kata Bunda Afif, sehingga membuat Mairah menatap kearah pria asing yang sedang merangkulnya.
" Plisssss " bisik Afif dengan tatapan memohon.
" I...iya Tante, saya pacar dia " kata Mairah kaku.
__ADS_1
" Tuhh kan, Bunda sih kan Afif jadi telat buat anterin pacar Afif " kata Afif.
" Diam kamu, aduhhh sayang maafin Bunda ya cantik, Bunda kira Afif ikutan balapan liar soalnya anak tetangga sebelah ikutan jadi Bunda jadi parno sendiri " kata Bunda Afif.
" Ihhh Bunda jangan sama-samain Afif sama Herman dong Bun, Afif kan anak baik-baik " kata Afif.
" Nama kamu siapa cantik ? " kata Bunda Afif.
" Ma...." kata Mairah terhenti karena ucapan Afif.
" Namanya Rana Aqeela Humairah Bun, biasa di panggil Rana " kata Afif membaca name tag Mairah di seragamnya.
" Sotoyy banget nih anak " batin Mairah.
" Yaudah buruan antar pacar kamu pulang, Rana sayang titip Afif ya kalau dia bergabung sama anak-anak nakal jewer aja nggak papa kok " kata Bunda Afif.
" Bun kunci motor dulu dong kan tadi Bunda asal berhentiin Afif dan rebut kunci motor Afif " kata Afif.
" Nggak ada yaa antar calon mantu pakai motor segala, pulang dulu antar Rana pakai mobil, ayoo sayang ikut Bunda ke rumah, rumah Bunda nggak jauh dari sini kok " kata Bunda Afif sambil menarik tangan Mairah tanpa persetujuan dari Mairah yang di ikuti Afif dari belakang.
Setelah sampai di rumah Afif, Afif langsung mengeluarkan mobilnya dari garasi untuk mengantar Mairah.
" Ayo naik " kata Afif, sehingga membuat Mairah beralih menatap Bunda Afif.
" Ayo sayang, kalau Afif ngebut jewer aja kupingnya " kata Bunda Afif.
" Kalau gitu aku pamit ya Tante " kata Mairah sambil menyalimi tangan Bunda Afif.
__ADS_1
" Dada Bunda " kata Afif kemudian menjalankan mobilnya.
" Thanks yaa " kata Afif sambil melirik Mairah sekilas.
" Lo turunin gue di tempat yang tadi aja " kata Mairah cuek.
" Lo yakin ? " kata Afif yang diangguki oleh Mairah.
" Tapi gue yang nggak yakin " kata Afif.
" Ihh apa...." kata Mairah terhenti karena ucapan Afif.
" Ini tuh udah sore, biasanya taxi udah nggak lewat sana kalau pakai aplikasi palingan sih di cancel dan yang lebih penting lagi, gimana kalau Bunda gue mau beli garam ke warung dan lihat lo masih di sana, bisa di cincang gue " cerocos Afif.
" Mending sekarang gue antar lo pulang " timpal Afif.
" Mmmm tapi gimana kalau Geo datang buat jemput gue ? gimana kalau Geo nunggu gue di sana ? ahh tapi kan nggak ada salahnya kalau gue pulang dulu, kalau memang Geo belum ada di rumah, gue bisa balik lagi ke sana " batin Mairah.
" Lo mikir apa sih ? udah dehh lo tinggal kasih tau gue alamat lo " kata Afif.
" Yaudah dehh " kata Mairah sambil menyebutkan alamat rumahnya.
Namun saat melewati sebuah cafe tiba-tiba Mairah melihat mobil Geo yang terparkir rapi di sana, sehingga membuat Mairah menyuruh Afif untuk menghentikan mobilnya.
__________
Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semngat buat Update part-part selanjutnya.
__ADS_1