My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 62


__ADS_3

" Hai Syaa " kata Keenan saat masuk kedalam kamar Marsya, sehingga membuat Marsya berbalik kearah Keenan.


" Lohh kok ada Nanan ? bukannya yang datang Jihan ? apa Marsya lagi berhalusinasi ? " kata Marsya.


" Jihan kok muka lo kayak Nanan sih ? " kata Marsya bingung, sehingga membuat Keenan menggelengkan kepalanya.


" Yaa karena gue Keenan Syaa bukan Jihan " kata Keenan.


" Hahh ? "


" Iyaaa ini gue Keenan " kata Keenan sambil menarik kursi belajar Marsya ke samping tempat tidur.


" Kok bisa sakit gini sih ? " tanya Keenan yang tak mendapat tanggapan apapun dari Marsya.


" Syaa gue denger katanya lo nggak mau makan ? kenapa ? " timpal Keenan yang lagi-lagi tak mendapat tanggapan apa-apa dari Marsya.


" Sya lo marah yaa sama gue gara-gara masalah kemarin ? maafin gue napa Sya " kata Keenan.


" Syaa ngomong dong, diem mulu. sariawan lo ? "


" Syaaa, yaelahhh Sya budek lo ? "


" Allahuakbar, sampe berbusa mulut gue ngajak lo bicara dari tadi, tapi lo nyaa bisu " kata Keenan sambil menjambak rambutnya sendiri. lama-lama frustasi juga menghadapi Marsya yang biasanya banyak bicara sampai membuat kepalanya ingin pecah kini hanya diam seribu bahasa.


" Syaa gue nggak tau harus buat apa lagi, gantung atau cekik gue aja kalau begini Syaa " kata Keenan pasrah.


" Nanti kalau Marsya gantung Nanan, terus Nanan mati nanti Marsya nggak punya tetangga lagi dong " kata Marsya yang akhirnya buka suara juga, sehingga membuat Keenan bisa bernafas lega.


" Alhamdulillah, akhirnyaa ngomong juga lu Syaa gue kira tuh mulut udah kagak berfungsi lagi " kata Keenan.


" Nanan kok bisa di sini ? Nanan bolos yaaa ? " kata Marsya.


" Bolos ? sorry yaa Sya gue ini murid teladan anti bolos-bolos club " kata Keenan bangga.


" Tapi kok bisa di sini ? " kata Marsya.


Baru saja Keenan ingin menimpali ucapan Marsya, namun terhenti karena kedatangan teman-temannya plus Bi Imah.


" Kalian di sini juga ? " kata Marsya sambil melihat keempat temannya yang baru datang.


" Hmmm ternyata yang katanya mau periksa kandungan orang di sini, sepertinya gue mencium bau-bau permodusan " sindir Billy sambil melihat Keenan.

__ADS_1


" Dokternya pindah ke sini kali Bill " timpal Jihan.


" Berisik luuu berdua, dudu aja sono " kata Keenan sewot sambil menunjuk sebuah sofa yang ada di kamar Marsya.


" Oiyyaa Bi, itu makanan buat Marsya yaaa ? sini biar saya aja " kata Keenan, sehingga membuat Bi Imah menyerahkan piring yang berisi makanan tersebut ke Keenan.


" Khemmm perhatian banget sih Nan khemm khemm " kata Mairah.


" Batuk lo Mai ? Ge istri lo batuk nohh beliin obat gih, sekalian beliin obat anti julid " kata Keenan.


" Syaa lo nggak laper ? makan yaa ? " kata Keenan sambil menyerahkan piring tersebut ke Marsya.


" Suapin lahh Nan, bacot mulu lo dari tadi " sarkas Billy.


" Ayo buka mulutnya " kata Keenan sambil menyendokkan nasi untuk Marsya.


" Marsya nggak laper Nanan " kata Marsya.


" Harus makan ayoo aakkkk " kata Keenan, namun Marsya tetap menutup mulutnya rapat-rapat.


" Ada itunya Marsya nggak suka, emangnya Marsya sapi makan rumput " kata Marsya.


" Ck! ini sayur Syaa bukan rumput, yaa kali gue suapin lo pakai rumput " kata Keenan.


" Nggak mau " kata Marsya.


" Sya, lo mau cacingan kayak si Mairah ? " Kata Keenan yang langsung mendapat tatapan tajam dari Mairah.


" Cacingan mata lo !! " timpal Geo yang tak terimah dengan ucapan Keenan.


" Hehehe ampun bang jago " kata Keenan cengengesan.


" Ayoo makan Sya, ntar kalau sembuh lo gue ajakin nongkrong deehhh " kata Keenan.


" Janji ? " kata Marsya, sehingga membuat Keenan mengangguk dan menyuapi Marsya.


" Dahhlahhh kita dikacangi gaysss, bubar yukk bubarrr nyesel gue ngikut ke sini, Syaaa cepat sehat yaa gue balik " kata Billy.


" 2in " timpal Jihan.


" 3in " timpal Mairah sambil menarik tangan Geo.

__ADS_1


" Lahhhh kok pada pergi ? " kata Marsya heran.


" Biasalaaahhh, udahh ahhh nggak usah di urusin, nih makan lagi aaakkkk" kata Keenan sambil menyuapi Marsya.


Sementara di tempat Mairah dan Geo, Mairah sedang memandangi dirinya di depan cermin.


" Ada apa ? " kata Geo yang tiba-tiba memeluk Mairah dari belakang.


" Gee emangnya gue kurus banget yaa ? sampai Keenan ngatain gue cacingan " kata Mairah.


" Nggak kok, justru badan kamu itu ideal. Matanya Keenan aja yang siwer " timpal Geo yang masih setia menyandarkan dagunya di bahu Mairah.


" Geoo " panggi Mairah.


" Hmmm "


" Ge "


" Kenapa hmm ? " kata Geo lembut sambil mencium pipi Mairah sekilas.


" Cerai yuk Ge !! " ceplos Mairah sembarangan, sehingga membuat Geo segera membalikkan badan Mairah dan memegang kedua bahu Mairah.


" Coba ulang sekali lagi ! " kata Geo datar.


" Cerai yuk " kata Mairah.


" Gak ! " kata Geo datar.


" Pisah yuk "


" Nggak "


" Talak gue Gee "


" Nggak Mairah "


" Bikin anak yukk "


" Gasssss "


" Ehhhhh mppphhh " Pekik Mairah, sehingga membuat Geo langsung mencium bibir Mairah dan terjadilah hubungan suami istri diantara keduanya.

__ADS_1


_________


Happy reading guys❤


__ADS_2