My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 79


__ADS_3

Pagi-pagi sekali pasangan suami istri yang semalam menginap di penginapan itu kini tengah bersiap, waktu sudah menunjukkan pukul 05:30 dan mereka akan langsung pulang kerumah dan bersekolah.


" Barang-barang lo udah dibawa semua ? " tanya Mairah saat melihat Geo yang baru keluar dari kamar mandi.


" Udah, kan gue nggak bawa banyak " kata Geo sambil menyemprotkan parfum keseluruh badannya.


" Yaa makanya di cek lagi siapa tau ada yang ketinggalan " kata Mairah sambil mengambil baju Geo yang sudah tertata rapi di depannya.


" Astagaaa udah Mairah, lo liat sendiri kan kamarnya udah bersi begini " kata Geo sambil mengambil jaketnya.


" Yaudah ayooo " kata Mairah sambil menenteng baju Geo yang hanya dimasukkan ke dalam kantong plastik.


" Nanti beli martabak dulu ya Ge " kata Mairah tiba-tiba saat mereka sudah masuk kedalam mobil, sehingga membuat Geo yang sedang memasang sabut pengaman itu pun menoleh pada wanita disampingnya.


" Martabak ? " tanya Geo heran, sehingga membuat Mairah mengangguk.


" Iya martabak, masa lo nggak tau sih ? " kata Mairah.


" Pagi-pagi buta begini mana ada yang jual martabak Mairah " kata Geo sambil menjalankan mobilnya.


" Ya carilah ! gue lagi pengen banget makan martabak, dan dari semalem lo juga nggak ngasih gue makan. Dan sekarang gue malah laper banget, ayolahh beliin " kata Mairah sambil menggoyang-goyangkan lengan Geo.


" Ayolah ini masih jam setengah enam, mana ada toko martabak yang buka jam segini ? " kata Geo yang masih terus fokus menyetir.


" Nanti siang gue beliin " timpal Geo, sehingga membuat Mairah lamgsung menggeleng keras.

__ADS_1


" Nooo !!! gue maunya sekarang, gue nggak mau tau pokoknya lo harus nyari sampai ketemu " kata Mairah, sehingga membuat Geo menghembuskan nafasnya pasrah.


" Bikin aja gimana ? nanti gue minta Ibu bikinin. jam segini mana ada yang jual " kata Geo.


" Emang Ibu sama Ayah udah pulang ? " kata Mairah yang diangguki oleh Geo.


" Ihhhh tapi nggak enak kalau minta Ibu, nanti dibilang gue menantu nggak tau diri lagi nyuruh-nyuruh mertua " kata Mairah.


" Nggak papa. Nanti gue yang bilang, daripada nyari nggak tentu nemu juga, mending bikin langsung jadi. lagian nanti keburu siang, nggak ada waktu buat lo dandan kesekolah " kata Geo, sehingga membuat Mairah menatapnya kesal.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit. Geo lamgsung memarkirkan mobilnya di depan rumah, terlihat mobil Ayah dan Ibu juga ada.


Mairah langsung turun dan masuk kedalam rumah dengan membawa semua pakaian Geo. Mairah terus berjalan hingga sampai tangga, namun setelah melihat Asisten rumah tangganya Mairah langsung teringat sesuatu.


" Mbakk !! BIKININ MAIRAH MARTABAK YA MBAK ! MARTABAK MANIS YANG ISI KACANG SAMA KEJU ITULOHH " teriak Mairah menggema disetiap sudut ruangan, sehingga membuat Geo yang berdiri didekat Mairah langsung menutup telingannya.


Ia meletakkan baju Geo kedalam lemari dan segera mengambil seragamnya dan memakainya di kamar mandi. Berdandan dengan natural, setelah dirasa sudah siap Mairah mengambil tasnya dan bergegas turun kebawah.


" Ibu ? Ayah ? " Mairah mendekat kearah mertuanya dan mencium tangan keduanya secara bergantian.


" Ibu sama Ayah kok pulang ? " tanya Mairah bingung, sehingga membuat Ibu terkekeh.


" Jadi Ayah sama Ibu nggak boleh pulang ? " kata Ibu, sehingga membuat Mairah langsung menggeleng cepat.


" Memangnya Geo nggak ngasih tau kamu Mai ? " tanya Ayah.

__ADS_1


" Oiyyaa Mairah lupa, Geo kan tadi bilang ke Mairah " cengir Mairah.


" Tadi kata Geo kamu mau martabak jadi Ibu bikinin, semoga suka yaa " kata Ibu sambil memberikan sepiring Martabak ke Mairah, sehingga membuat Mairah langsung berbinar.


" Uuuuuu Ibu sosweet banget, tau aja apa yang Mairah mauu. Oiyyyaa kemarin Geo tega nggak ngasih makan Mairah, makanya jadi kelaperan sekarang " kata Mairah dengan nada yang dibuat sedih.


" Itu ditangan lo udah ada makanan, nggak usah dibahas terus, mau banget bikin gue diomelin " kata Geo yang tiba-tiba berada disamping Ibunya lengkap dengan seragamnya.


" Kamu yang salah kok masih bisa-bisanya marahin Mairah, jadi suami nggak becus banget kamu ini. Masa ngebiarin istri kelaperan kayak gitu " kata Ibu sambil menabok pelan lengan Geo.


" Bu, Mairah nggak minta tadi malam jadi yaa Geo kira Mairah nggak laper " kata Geo.


" Mana ada kayak gitu ! harusnya kamu nanyain dong, jadi cowok kok nggak peka " timpal Ayah, sehingga membuat Mairah tersenyum penuh kemenangan.


Tanpa menunggu apapun Mairah langsung melahap martabak yang ada didepannya dengan cepat.


" Nggak bakal ada yang nyolong, makannya biasa aja kali " tegur Geo.


Tak mau memikir pusing Mairah tetap melanjutkan makan martabaknya sampai ludes, sehingga membuat Geo menarik tangan Mairah menuju wastafel dan mencucikan tangannya.


" Gerakan lo lambat banget timbang cuci tangan doang, udah siang ini " kata Geo sambil mengelapkan tangan Mairah dengan lap bersih.


" Uuuuuu manis banget ciii cuami acuuuu " kata Mairah sambil mencubit pipi Geo pelan, sehingga membuat Geo memutar kedua bola matanya malas.


" Nggak usah mulai, udah setengah tujuh ayoo buruan " kata Geo sambil menggandeng tangan Mairah untuk berpamitan kepada kedua orang tuanya.

__ADS_1


________


Happy Readingā¤


__ADS_2