
Keesokan harinya saat Geo dan mairah masuk ke dalam kelas mereka langsung mendapat banyak perranyaan perihal kemarin tidak masuk sekolah.
" Woiii lu berdua dari mana aja kemarin ? di telepon nggak di angkat, di Wa nggak di balas, dari mana sih ? " cerocos Keenan.
" Hmmm bener tuhh " timpal Jihan.
" Bolos " kata Mairah santai.
" Whatt ? kok bisa ? bujuk Geo pakai apa lo Mai sampai mau di ajak bolos gitu ? " kata Keenan penasaran, pasalnya setau Keenan, Geo merupakan murid yang disiplin.
" Mairah gitu lohhh " kata Mairah bangga.
" Wahhh parahhh lu berdua bolos nggak ngajak-ngajak " timpal Billy.
" 2in " timpal Jihan.
" Ehhh tapi beneran dehhh gue penasaran, lu pakai cara apa Mai bisa luluhin hati Geo supaya bisa bolos ? " kata Keenan kepo.
" Berisik " kata Geo sambil menatap tajam Keenan.
" Yaaa kan cuman penasaran Pak Boss " kata Keenan cengengesan.
" Kemarin ada tugas nggak ? " tanya Geo pada Billy.
" Kimia halaman 72, di kumpul di ruangan Ibu Tita pas jam istirahat " kata Billy yang diangguki oleh Geo.
Baru saja Mairah ingin menghampiri kursi Jihan dan Marsya, namun langsung di cegah oleh Geo.
" Kerjain dulu " kata Geo, sehingga membuat Mairah menghembuskan nafasnya kasar.
" Kalian udahh ? lihat dong " kata Mairah pada keempat sahabatnya.
__ADS_1
" Yeeee mana ada, kita aja nunggu jawaban dari lakik lo " timpal Keenan sambil menarik kursinya ke samping meja Geo dan Mairah yang di ikuti oleh Billy, Marsya dan Jihan.
" Lama-lama gue santet juga tuh guru, nggak kira-kira bener kalau ngasih tugas " kesal Mairah.
" Hmmm mulutnya " peringat Geo, sehingga membuat Mairah diam.
" Ihhhh Mairah ! dosa tau santet guru ! mending kita bunuh aja sekalian " timpal Marsya.
" Iyaa Syaa iyaaa, tinggal lo atur aja rencananya " kata Mairah berucap pasrah.
" Busetttt, jiwa psikopatnya pada keluar " timpal Keenan.
" Bercanda Nanan, Marsya nggak mau bunuh orang, walaupun manusianya emang nyebelin sih " kata Marsya.
" Udahh ahhh mending nikah ajaa gue " timpal Jihan pasrah sambil menelungkupkan wajahnya di atas meja.
" Hahaha, tiap nugas gitu aja omongan lo Han, sekarang malah kagak nikah-nikah, kepepet gue duluan lagi " bisik Mairah dengan nada yang meledek saat melihat wajah depresi Jihan dan Marsya.
" Gue juga penasaran, buruan jawab " timpal Keenan, sehingga membuat Geo dan Mairah saling pandang.
Mairah tampak pura-pura berfikir mendengar pertanyaan Marsya " Hmmm gimana yaa, enaknya sih cmn satu persen. iya kan Ge ? " kata Mairah yang diangguki oleh Geo, sehingga membuat Marsya langsung menekuk wajahnya.
" Sembilan puluh sembilan persennya enak banget, hahahahaha "
" Gue lempar bom juga dehh lo Mai " greget Keenan.
" Berani lo ? " kata Geo datar.
" Ampun Bang jagoo, abisnya ngeselin sih Ge " kata Keenan, sehingga membuat Mairah menjulurkan lidahnya kearah Keenan.
" Kalau gitu Marsya beneran mau nikah ahh, pulang sekolah Nanan lamar Marsya yaa " kata Marsya, sehingga membuat Keenan tersedak ludahnya sendiri mendengar ucapan Marsya.
__ADS_1
" Astagfirullah Marsya and the bear, lo kir..... " kata Keenan terpotong oleh ucapan Marsya.
" Ralat Nan, yang bener itu Marsya and the Nanan " cengir Marsya.
" Semerdeka lu aja dehh Syaaa, Gee kok panjang banget sih penyelesaiannya, udah gitu jawabannya cuman 2 lagi " protes Keenan.
" Kalau kagak ngerti nggak usah banyak protes " timpal Billy.
Baru saja Keenan ingin menanggapi ucapan Billy, namun terhenti kare a ucapan Marsya.
" Jadi Nanan bersedia kan ? ahhhh Marsya jadi nggak sabar dehh pegang peruk kotak-kotaknya Nanan " kata Marsya senyum-senyum sendiri.
" Hehhhh istigfarr, kerasukan dedemit genit dari mana lo ? " kata Keenan yang tak habis pikir dengan pola pikir Marsya.
" Ehhh tapi ngomong-ngomong lo tau dari mana kalau perutnya Keenan kotak-kotak Sya ? " kata Jihan.
" Tadi pagi Marsya intip di jendela kamar Marsya, karena kamarnya Nanan terlihat jelas dari kamar Marsya kalau Nanan lagi buka jendela " kata Marsya.
" Wahhh parah lo Syaa " kata Mairah terkekeh.
" Jadi rumah baru lo tetanggaan sama Marsya ? " tanya Billy yang diangguki oleh Keenan.
" Tapi itu gak penting, yang lebih penting itu tubuh suci gue sudah ternodai, gue terlecehkan " Kata Keenan mendramatisir keadaan.
" Nanan tenang aja, Marsya bakalan tanggung jawab kok. Marsya bakalan bilang ke Mommy kalau Marsya harus nikahin Nanan karena Marsya telah menodai tubuh sucinya Nanan " kata Marsya serius, sehingga membuat Mairah, Jihan, dan Billy ngakak, bahkan Geo pun juga tertawa mendengar penuturan polos yang keluar dari mulut Marsya.
Sementara Keenan hanya mematung mendengar ucapan Marsya.
________
Happy Reading Guys❤
__ADS_1