My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 64


__ADS_3

Keesokan harinya saat Geo dan mairah masuk ke dalam kelas mereka langsung mendapat banyak perranyaan perihal kemarin tidak masuk sekolah.


" Woiii lu berdua dari mana aja kemarin ? di telepon nggak di angkat, di Wa nggak di balas, dari mana sih ? " cerocos Keenan.


" Hmmm bener tuhh " timpal Jihan.


" Bolos " kata Mairah santai.


" Whatt ? kok bisa ? bujuk Geo pakai apa lo Mai sampai mau di ajak bolos gitu ? " kata Keenan penasaran, pasalnya setau Keenan, Geo merupakan murid yang disiplin.


" Mairah gitu lohhh " kata Mairah bangga.


" Wahhh parahhh lu berdua bolos nggak ngajak-ngajak " timpal Billy.


" 2in " timpal Jihan.


" Ehhh tapi beneran dehhh gue penasaran, lu pakai cara apa Mai bisa luluhin hati Geo supaya bisa bolos ? " kata Keenan kepo.


" Berisik " kata Geo sambil menatap tajam Keenan.


" Yaaa kan cuman penasaran Pak Boss " kata Keenan cengengesan.


" Kemarin ada tugas nggak ? " tanya Geo pada Billy.


" Kimia halaman 72, di kumpul di ruangan Ibu Tita pas jam istirahat " kata Billy yang diangguki oleh Geo.


Baru saja Mairah ingin menghampiri kursi Jihan dan Marsya, namun langsung di cegah oleh Geo.


" Kerjain dulu " kata Geo, sehingga membuat Mairah menghembuskan nafasnya kasar.


" Kalian udahh ? lihat dong " kata Mairah pada keempat sahabatnya.

__ADS_1


" Yeeee mana ada, kita aja nunggu jawaban dari lakik lo " timpal Keenan sambil menarik kursinya ke samping meja Geo dan Mairah yang di ikuti oleh Billy, Marsya dan Jihan.


" Lama-lama gue santet juga tuh guru, nggak kira-kira bener kalau ngasih tugas " kesal Mairah.


" Hmmm mulutnya " peringat Geo, sehingga membuat Mairah diam.


" Ihhhh Mairah ! dosa tau santet guru ! mending kita bunuh aja sekalian " timpal Marsya.


" Iyaa Syaa iyaaa, tinggal lo atur aja rencananya " kata Mairah berucap pasrah.


" Busetttt, jiwa psikopatnya pada keluar " timpal Keenan.


" Bercanda Nanan, Marsya nggak mau bunuh orang, walaupun manusianya emang nyebelin sih " kata Marsya.


" Udahh ahhh mending nikah ajaa gue " timpal Jihan pasrah sambil menelungkupkan wajahnya di atas meja.


" Hahaha, tiap nugas gitu aja omongan lo Han, sekarang malah kagak nikah-nikah, kepepet gue duluan lagi " bisik Mairah dengan nada yang meledek saat melihat wajah depresi Jihan dan Marsya.


" Gue juga penasaran, buruan jawab " timpal Keenan, sehingga membuat Geo dan Mairah saling pandang.


Mairah tampak pura-pura berfikir mendengar pertanyaan Marsya " Hmmm gimana yaa, enaknya sih cmn satu persen. iya kan Ge ? " kata Mairah yang diangguki oleh Geo, sehingga membuat Marsya langsung menekuk wajahnya.


" Sembilan puluh sembilan persennya enak banget, hahahahaha "


" Gue lempar bom juga dehh lo Mai " greget Keenan.


" Berani lo ? " kata Geo datar.


" Ampun Bang jagoo, abisnya ngeselin sih Ge " kata Keenan, sehingga membuat Mairah menjulurkan lidahnya kearah Keenan.


" Kalau gitu Marsya beneran mau nikah ahh, pulang sekolah Nanan lamar Marsya yaa " kata Marsya, sehingga membuat Keenan tersedak ludahnya sendiri mendengar ucapan Marsya.

__ADS_1


" Astagfirullah Marsya and the bear, lo kir..... " kata Keenan terpotong oleh ucapan Marsya.


" Ralat Nan, yang bener itu Marsya and the Nanan " cengir Marsya.


" Semerdeka lu aja dehh Syaaa, Gee kok panjang banget sih penyelesaiannya, udah gitu jawabannya cuman 2 lagi " protes Keenan.


" Kalau kagak ngerti nggak usah banyak protes " timpal Billy.


Baru saja Keenan ingin menanggapi ucapan Billy, namun terhenti kare a ucapan Marsya.


" Jadi Nanan bersedia kan ? ahhhh Marsya jadi nggak sabar dehh pegang peruk kotak-kotaknya Nanan " kata Marsya senyum-senyum sendiri.


" Hehhhh istigfarr, kerasukan dedemit genit dari mana lo ? " kata Keenan yang tak habis pikir dengan pola pikir Marsya.


" Ehhh tapi ngomong-ngomong lo tau dari mana kalau perutnya Keenan kotak-kotak Sya ? " kata Jihan.


" Tadi pagi Marsya intip di jendela kamar Marsya, karena kamarnya Nanan terlihat jelas dari kamar Marsya kalau Nanan lagi buka jendela " kata Marsya.


" Wahhh parah lo Syaa " kata Mairah terkekeh.


" Jadi rumah baru lo tetanggaan sama Marsya ? " tanya Billy yang diangguki oleh Keenan.


" Tapi itu gak penting, yang lebih penting itu tubuh suci gue sudah ternodai, gue terlecehkan " Kata Keenan mendramatisir keadaan.


" Nanan tenang aja, Marsya bakalan tanggung jawab kok. Marsya bakalan bilang ke Mommy kalau Marsya harus nikahin Nanan karena Marsya telah menodai tubuh sucinya Nanan " kata Marsya serius, sehingga membuat Mairah, Jihan, dan Billy ngakak, bahkan Geo pun juga tertawa mendengar penuturan polos yang keluar dari mulut Marsya.


Sementara Keenan hanya mematung mendengar ucapan Marsya.


________


Happy Reading Guys❤

__ADS_1


__ADS_2