My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
part 28


__ADS_3

" Hmmm saking bagusnya lebih baik bakatnya di pendam aja, nggak usah di keluarin " kata Geo sambil terkekeh di ujung kalimatnya.


" Ihhhh sialan lo Ge " kata Mairah sambil memukul Geo, sehingga membuat Geo berlari dan terjadilah aksi kejar-kejaran antara mereka berdua.


" Huhhhh gue nyerah Mai " kata Geo ngos-ngosan.


" Hufftt sama Ge " kata Mairah sambil duduk di sebelah Geo.


" Oiyyaa gimana masakan gue tadi ? " kata Mairah, sehingga membuat Geo beralih menatap Mairah.


" Udah ada peningkatan atau sama aja kayak kemarin ? " timpal Mairah.


" Enak kok " kata Geo datar.


Baru saja Mairah ingin menimpali ucapan Geo, namun terhenti ketika semua sahabatnya tiba-tiba masuk ke ruangan tersebut.


" Hmmm ternyata lo berdua di sini tohh " kata Marsya sambil memberikan Mairah tasnya, sedangkan Naila memberikan tas Geo.


" Lahh kok....." kata Mairah terhenti karena ucapan Jihan.


" Hari ini kita pulang cepat, soalnya para guru akan mengadakan rapat sampai jam pulang sekolah " kata Jihan.


" Yaudah yokk pulang " kata Marsya sambil menarik tangan Jihan dan Mairah.


" Ihhh Marsya apaansih, sakit nih tangan gue " kata Jihan.


" Ehhh tumben lo nggak ngajak Naila Sya ? " kata Mairah heran.


" Nggak ahh gue males sama Naila, sekarang nempel mulu sama si Ketos " kata Marsya.


" Hmmm bener banget tuh, kalau nggak liat Geo semenit aja udah uring-uringan, lebay kali lo diaa " kata Jihan menimpali.


" Yaudah yuk pulang " kata Marsya sambil menggandeng tangan Mairah dan juga Jihan.


" Ehhhh kalian pulang duluan aja deh, soalnya gue mau mampir ke rumah tante gue dulu " kata Mairah mencari alasan, karena teringat ucapan Geo tadi di ruang osis.


" Kita bisa nganterin lo ke sana kok Mai " kata Marsya.


" Ahhh nggak usah Sya gue nggak mau ngerepotin kalian berdua, lagian kan kita juga nggak searah " kata Mairah.


" Kita berdua nggak merasa di repotin kok Mai " kata Jihan.

__ADS_1


" Duhhh kok mereka berdua ngotot banget sih mau nganterin gue " kata Mairah dalam hati.


" Udah ahh kalian pulang duluan aja, sopir gue udah jalan ke sini kok " kata Mairah.


" Yaudah dehh kalau gitu, kita duluan yaa beib " kata Marsya sambil melambaikan tangannya kearah Mairah.


" Byee Mai " kata Jihan.


" Duhhhh bisa telat nih gue, kan dia cuman bisa nunggu 5 menit doang " gumam Mairah saat melihat jam tangannya, kemudian berlari ke tempat Geo akan menjemputnya.


" Huffffftttt untung gue belum telat " gumam Mairah sambil melirik kembali jam tangannya.


Sementara Geo masih berada di ruang osis bersama Naila dan kedua temannya.


" Ehhh Nai, lo nggak ikut geng ciwik-ciwik ? " kata Kenan.


" Nggak ahhh malas, paling mereka mau ngemall " kata Naila.


" Bilang aja kalau lo di kucilin, iya kannn ? " kata Kenan sambil mengolok-olok Naila, sehingga membuat Naila kesal.


" Kenan udah dehh, oiyyaa Ge gue sama Kenan balik duluan yaa soalnya kita mau mampir bengkel dulu ambil motor nih kunyuk " kata Billy sambil merangkul Kenan.


" Dahhh ahh Ge duluan yaa " kata Billy yang diangguki oleh Geo.


" Ingat Ge jangan macam-macam lo, lo udah ada yang nungguin di rumah " kata Kenan, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Kenan.


" Ampun bang jago " kata Kenan sambil menarik tangan Billy keluar.


Setelah kepergian Kenan dan Billy, Naila langsung mendekat kearah Geo sambil memegang lengan Geo.


" Maksud Kenan apa Ge ? " kata Naila.


" Nggak usah di pikirin, bukan apa-apa kok " kata Geo datar.


" oowwhh gitu, Ge lo bisa nggak anterin gue pulang ? soalnya gue nggak bawa kendaraan hari ini, mau yaa plissss " kata Naila sambil memasang muka yang memelas.


" Boleh dehh " kata Geo sambil tersenyum tipis kearah Naila.


" Makasih Geo " kata Naila tersenyum manis.


" Ge mampir makan dulu gimana ? " kata Naila saat di perjalanan pulang.

__ADS_1


" Mau makan di mana ? " kata Geo sambil menatap Naila sekilas agar tetap fokus menyetir.


" Hmmm di mana aja dehh asal sama lo " kata Naila, sehingga membuat Geo tersenyum tipis mendengar ucapan Naila.


" Di cafe depan sana mau nggak ? " kata Geo.


" Boleh " kata Naila, sehingga membuat Geo memarkirkan mobilnya di halaman cafe tersebut.


" Duduk di ujung sana aja yuk Ge " kata Naila yang diangguki oleh Geo.


" Selamat siang Kak, ini buku menunya mau pesan apa ya Kak ? " kata salah satu pelayan yang menghampiri meja mereka.


" Nasi goreng special sama es teh aja, kalau lo Ge ? " kata Naila sambil menatap Geo.


" Samain aja " kata Geo.


" Baiklah, mohon di tunggu ya Kak " kata pelayan tersebut yang diangguki oleh keduanya.


" Oiyyaa Ge sebenarnya gu......" kata Naila terpotong oleh ucapan Geo.


" Pliss jangan bahas masalah perjodohan gue lagi " kata Geo.


" Gue sayangnya sama lo bukan dia, lo mau jadi pacar gue ? " timpal Geo sambil menggenggam tangan Naila.


" Lo serius ? " kata Naila.


" Emang muka gue kelihatan bercanda ? " kata Geo datar yang langsung di balas gelengan oleh Naila.


" Jadi gimana ? " timpal Geo.


" Gu...gue mau Ge, gue mau jadi pacar lo dan gue juga sayang sama lo " kata Naila, sehingga membuat Geo tersenyum mendengar ucapan Naila.


Sementara di tempat Mairah, dia sudah menunggu Geo selama 1 jam, namun Geo belum juga datang bahkan tidak mengabarinya sama sekali.


" Duhhhh Ge lo nggak kenapa-napa kan ? kok lo belum datang juga sih, malah hp gue mati lagi " gumam Mairah khawatir.


" Lo nggak lupa kan buat jemput gue ? ahhhh nggak mungkin Geo lupa kan dia sendiri yang minta supaya kita pulang bareng, positif thinking aja dehh mungkin aja dia ada rapat osis dulu " kata Mairah.


____________


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat buat Update part-part selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2