
" Hmmm saking bagusnya lebih baik bakatnya di pendam aja, nggak usah di keluarin " kata Geo sambil terkekeh di ujung kalimatnya.
" Ihhhh sialan lo Ge " kata Mairah sambil memukul Geo, sehingga membuat Geo berlari dan terjadilah aksi kejar-kejaran antara mereka berdua.
" Huhhhh gue nyerah Mai " kata Geo ngos-ngosan.
" Hufftt sama Ge " kata Mairah sambil duduk di sebelah Geo.
" Oiyyaa gimana masakan gue tadi ? " kata Mairah, sehingga membuat Geo beralih menatap Mairah.
" Udah ada peningkatan atau sama aja kayak kemarin ? " timpal Mairah.
" Enak kok " kata Geo datar.
Baru saja Mairah ingin menimpali ucapan Geo, namun terhenti ketika semua sahabatnya tiba-tiba masuk ke ruangan tersebut.
" Hmmm ternyata lo berdua di sini tohh " kata Marsya sambil memberikan Mairah tasnya, sedangkan Naila memberikan tas Geo.
" Lahh kok....." kata Mairah terhenti karena ucapan Jihan.
" Hari ini kita pulang cepat, soalnya para guru akan mengadakan rapat sampai jam pulang sekolah " kata Jihan.
" Yaudah yokk pulang " kata Marsya sambil menarik tangan Jihan dan Mairah.
" Ihhh Marsya apaansih, sakit nih tangan gue " kata Jihan.
" Ehhh tumben lo nggak ngajak Naila Sya ? " kata Mairah heran.
" Nggak ahh gue males sama Naila, sekarang nempel mulu sama si Ketos " kata Marsya.
" Hmmm bener banget tuh, kalau nggak liat Geo semenit aja udah uring-uringan, lebay kali lo diaa " kata Jihan menimpali.
" Yaudah yuk pulang " kata Marsya sambil menggandeng tangan Mairah dan juga Jihan.
" Ehhhh kalian pulang duluan aja deh, soalnya gue mau mampir ke rumah tante gue dulu " kata Mairah mencari alasan, karena teringat ucapan Geo tadi di ruang osis.
" Kita bisa nganterin lo ke sana kok Mai " kata Marsya.
" Ahhh nggak usah Sya gue nggak mau ngerepotin kalian berdua, lagian kan kita juga nggak searah " kata Mairah.
" Kita berdua nggak merasa di repotin kok Mai " kata Jihan.
__ADS_1
" Duhhh kok mereka berdua ngotot banget sih mau nganterin gue " kata Mairah dalam hati.
" Udah ahh kalian pulang duluan aja, sopir gue udah jalan ke sini kok " kata Mairah.
" Yaudah dehh kalau gitu, kita duluan yaa beib " kata Marsya sambil melambaikan tangannya kearah Mairah.
" Byee Mai " kata Jihan.
" Duhhhh bisa telat nih gue, kan dia cuman bisa nunggu 5 menit doang " gumam Mairah saat melihat jam tangannya, kemudian berlari ke tempat Geo akan menjemputnya.
" Huffffftttt untung gue belum telat " gumam Mairah sambil melirik kembali jam tangannya.
Sementara Geo masih berada di ruang osis bersama Naila dan kedua temannya.
" Ehhh Nai, lo nggak ikut geng ciwik-ciwik ? " kata Kenan.
" Nggak ahhh malas, paling mereka mau ngemall " kata Naila.
" Bilang aja kalau lo di kucilin, iya kannn ? " kata Kenan sambil mengolok-olok Naila, sehingga membuat Naila kesal.
" Kenan udah dehh, oiyyaa Ge gue sama Kenan balik duluan yaa soalnya kita mau mampir bengkel dulu ambil motor nih kunyuk " kata Billy sambil merangkul Kenan.
" Dahhh ahh Ge duluan yaa " kata Billy yang diangguki oleh Geo.
" Ingat Ge jangan macam-macam lo, lo udah ada yang nungguin di rumah " kata Kenan, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Kenan.
" Ampun bang jago " kata Kenan sambil menarik tangan Billy keluar.
Setelah kepergian Kenan dan Billy, Naila langsung mendekat kearah Geo sambil memegang lengan Geo.
" Maksud Kenan apa Ge ? " kata Naila.
" Nggak usah di pikirin, bukan apa-apa kok " kata Geo datar.
" oowwhh gitu, Ge lo bisa nggak anterin gue pulang ? soalnya gue nggak bawa kendaraan hari ini, mau yaa plissss " kata Naila sambil memasang muka yang memelas.
" Boleh dehh " kata Geo sambil tersenyum tipis kearah Naila.
" Makasih Geo " kata Naila tersenyum manis.
" Ge mampir makan dulu gimana ? " kata Naila saat di perjalanan pulang.
__ADS_1
" Mau makan di mana ? " kata Geo sambil menatap Naila sekilas agar tetap fokus menyetir.
" Hmmm di mana aja dehh asal sama lo " kata Naila, sehingga membuat Geo tersenyum tipis mendengar ucapan Naila.
" Di cafe depan sana mau nggak ? " kata Geo.
" Boleh " kata Naila, sehingga membuat Geo memarkirkan mobilnya di halaman cafe tersebut.
" Duduk di ujung sana aja yuk Ge " kata Naila yang diangguki oleh Geo.
" Selamat siang Kak, ini buku menunya mau pesan apa ya Kak ? " kata salah satu pelayan yang menghampiri meja mereka.
" Nasi goreng special sama es teh aja, kalau lo Ge ? " kata Naila sambil menatap Geo.
" Samain aja " kata Geo.
" Baiklah, mohon di tunggu ya Kak " kata pelayan tersebut yang diangguki oleh keduanya.
" Oiyyaa Ge sebenarnya gu......" kata Naila terpotong oleh ucapan Geo.
" Pliss jangan bahas masalah perjodohan gue lagi " kata Geo.
" Gue sayangnya sama lo bukan dia, lo mau jadi pacar gue ? " timpal Geo sambil menggenggam tangan Naila.
" Lo serius ? " kata Naila.
" Emang muka gue kelihatan bercanda ? " kata Geo datar yang langsung di balas gelengan oleh Naila.
" Jadi gimana ? " timpal Geo.
" Gu...gue mau Ge, gue mau jadi pacar lo dan gue juga sayang sama lo " kata Naila, sehingga membuat Geo tersenyum mendengar ucapan Naila.
Sementara di tempat Mairah, dia sudah menunggu Geo selama 1 jam, namun Geo belum juga datang bahkan tidak mengabarinya sama sekali.
" Duhhhh Ge lo nggak kenapa-napa kan ? kok lo belum datang juga sih, malah hp gue mati lagi " gumam Mairah khawatir.
" Lo nggak lupa kan buat jemput gue ? ahhhh nggak mungkin Geo lupa kan dia sendiri yang minta supaya kita pulang bareng, positif thinking aja dehh mungkin aja dia ada rapat osis dulu " kata Mairah.
____________
Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat buat Update part-part selanjutnya.
__ADS_1