
" Lu nggak usah pura-pura bego dehh Mai, lihat lo tadi ngebahas Maya di mobil gue yakin kalau tuh cowok bikin ulah lagi, sekarang bilang ke gue, Geo ngapain lo lagi ? " tanya Afif serius.
" Maya kecelakaan " kata Mairah.
" Terus ? " kata Afif sambil mengangkat salah satu alisnya.
" Orang tuanya di luar negeri, jadi mau nggak mau harus Geo yang turun tangan buat jagain dia 24 jam " kata Mairah.
" 24 jam ? " tanya Afif yang diangguki oleh Mairah.
" Sekarang Geo di rumah sakit ? " tanya Afif yang lagi-lagi diangguki oleh Mairah.
" Katanya sih nginep di sana, buat nemenin Maya " kata Mairah.
" Terus lo di tinggal sendiri ? "
" Hmmmm " dehem Mairah, sehingga membuat Afif geram dengan Geo.
" Tuhhh orang maunya apa sihh ? Geo beneran sayang sama lo nggak sih Dek ? " kata Afif kesal.
Kini Afif sedikit khawatir untuk meninggalkan Mairah.
" Ntahlahhh " kata Mairah yang bertepatan dengan datangnya pesanan mereka.
" Selamat menikmati " kata pelayan tersebut ramah.
" Malam ini lo tidur di rumah, gue khawatir kalau lo sendiri disana " kata Afif.
" Nggak bisa, gimana kalau Papa sama Bunda curiga ? gue nggak mau mereka khawatir Kak " kata Mairah.
" Yaudah kalau gitu gue yang nginap di rumah lo " kata Afif yang diangguki oleh Mairah.
" Geo ada hubungin lo lagi ? " tanya Afif yang di jawab gelengan oleh Mairah.
" Udahhh ahhhh jangan bahas Geo mulu napa sih Kak " kata Mairah.
" Lo bener-bener dakjal Ge, okeee kalau itu mau lo gue bakal kasih pelajaran yang setimpal buat lo " batin Afif.
" Yaudah iyaaa, tapi kalau ada apa-apa lo langsung cerita ke gue yaaa " kata Afif.
" Kenapa bukan lo yang jadi jodoh gue aja sih Kak ? " kata Mairah.
" Ngaurr bet loo, sorry yaa cowok sekelas Afif seleranya bukan cewek cengeng jadi jangan ngarep " kata Afif sambil terkekeh.
__ADS_1
" Lahhh bukannya tadi lo bilang kalau gue yang paling menarik yaa ? " kata Mairah sambil mengibaskan rambutnya.
" Iyaaa menarik buat di uyel-uyel kayak gini " kata Afif sambil mencubit kedua pipi Mairah.
" Ihhhhhh lepasin nggak !!! nyebelin banget sih " kata Mairah kesal, sehingga membuat Afif tertawa melihat ekspresi kesal Mairah.
" Lusa beneran berangkat ? " tanya Mairah yang lagi-lagi mulai berkaca-kaca.
" Nahkan mulai lagi, ntahlahh kayaknya Kakak pending dulu buat berangkat lusa " kata Afif.
" Kenapa ? "
" Berkas gue kayaknya belum selesai semua kalau berangkatnya lusa dan kayaknya adek gue yang satu ini belum siap melepas Kakak gantengnya " kata Afif narsis.
" Dihhhh huuwweeekk " kata Mairah berlagak mual mendengar omongan Afif.
" Oiyyyaa Mai kalau gue udah berangkat nanti, gue ada tugas buat lo " kata Afif serius.
" Tugas apa ? " tanya Mairah.
" Tolong kasih makan tupperwere yaa " kata Afif.
" Hahh tupperwere ? " kata Mairah bingung.
" Nama ikannya tupperwere ? " kata Mairah memastikan.
" Iyaaa, supaya nggak di goreng Bunda makanya Kakak kasih nama tupperwere. Bunda kan sayang banget sama tupperwerenya " kata Afif sambil terkekeh, sehingga membuat Mairah menggelengkan kepalanya.
" Pulang yukk, keburu malam " ajak Afif.
" okeee "
***
Keesokan harinya, kini Geo sudah pulang ke rumah, namun tidak sendiri melainkan bersama Maya.
" Lo ngapain di sini ?!!!" teriak Afif saat melihat Geo masuk sambil mendorong kursi roda Maya.
" Isshhh Kak Afif jangan teri....." kata Mairah terhenti ketika melihat Geo dan Maya.
" Ohhh ini Maya mau numpang di sini dulu, tadi aku udah telepon Ayah sama Ibu dan udah di bolehin " kata Geo sambil menatap Mairah.
" Kenapa harus di sini ? yaaa kalau memang nggak punya saudara setidaknya sewa perawat dong buat ngejagain " kata Afif tidak suka.
__ADS_1
" Gue takut di jagain sama orang yang nggak gue kenal " kata Maya.
" Kalau gitu telepon orang tua lo, orang tua mana sih yang nggak khawatir ketika mendengar anaknya kecelakaan " timpal Afif.
" Akkhhhh " eluh Maya sambil memegang kepalanya.
" Kak udahh !! Maya masih sakit " bentak Geo
" Lo nggak papa ? " kata Geo sambil mendorong kursi roda Maya menuju kamar tamu.
" Setelah antar dia, gue perlu ngomong sama lo Ge " kata Afif datar.
" Dek mending lo ke kamar dulu, gue ada urusan sama Geo " kata Afif kepada Mairah yang sedari tadi hanya diam.
" Mairah mana ? " tanya Geo saat menghampiri Afif.
" Cewe lo udah kelar dramany ? " tanya Afif datar.
" Maksud lo apa Kak ? " kata Geo.
" Lo pasti tau maksud gue apa, gue mau tanya sama lo Ge. Sebenarnya lo sayang nggak sih sama Adek gue ? " kata Afif.
" Harus berapa kali gue bilang, kalau gue sayang banget sama Mairah " kata Geo, sehingga membuat Afif tersenyum miring.
" Tapi sayangnya kelakuan lo nggak mencerminkan kalau lo sayang sama Mairah, lo lebih milih nemenin tuhh cewek daripada nemenin istri lo sendiri !!! " bentak Afif.
" Gue nggak ada niatan buat ninggalin Mairah, tapi keadaan yang buat gue harus nemenin Maya !! " kata Geo yang juga sudah mulai tersulut emosi.
" Alaahhhhh kurang ajar loo !!! " kata Afif yang langsung memukuli Geo.
" bughhh "
Mairah yang mendengar suara keributan dari luar langsung keluar.
" Stopppp !!!! " teriak Mairah, sehingga membuat Afif maupun Geo menghentikan aksinya.
Baru saja Mairah ingin memaki kedua lelaki tersebut, namun terhenti karena suara Maya yang memanggil Geo, sehingga membuat Geo segerah berlari kearah kamar Maya.
" Lo liat sendiri kan kelakuan dia ? " kata Afif sambil mendekat kearah Mairah.
" Tinggalin Geo Dek, lelaki bejat kayak dia nggak pantas buat lo !! " kata Afif.
_________
__ADS_1
Happy Readingā¤