My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 61


__ADS_3

" Astagaa belajar ngegombal dari mana lu ? " kata Keenan terkekeh.


" Dari google dong " kata Marsya bangga.


" Yaudah lo balik sono, gue mau nongkrong sama teman-teman gue " Kata Keenan.


" Ikut " kata Marsya.


" Masa lo harus ikut ? nggak asik mending pulang aja sono " kata Keenan.


" Keenan malu ajak Marsya yaa ? " kata Marsya.


" Itu lo udah tau " kata Keenan enteng.


" Kenapa malu ajak Marsya ? apa Marsya jelek ? atau Marsya berisik ? " kata Marsya.


" Itu lo tau semua jawabannya, mending pulang yaa " kata Keenan.


" Tapi Marsya mau sama Nanan " kata Marsya berkaca-kaca.


" Lu ribet banget sih Syaa, bisa nggak seharii aja nggak ngintilin gue, bisa ? " kata Keenan kesal, sehingga membuat Marsya sakit hati dengan ucapan Keenan.


" Bisa " kata Marsya yang kini air matanya sudah membasahi pipinya.


" Marsya pulang ya Nanan " lanjut Marsya sambil berlari pulang ke rumahnya, sehingga membuat Keenan merasa bersalah.


" Apa gue udah keterlaluan yaa ? " gumam Keenan sambil menatap punggung Marsya.


" Ahhh bodo amat lahhh " kata Keenan yang ingin menaiki motornya, namun terhenti karena ada pesan masuk dari Geo kalau hari ini dia tidak bisa keluar.


" Palingan juga lagi bucin sama Mairah, udahlahh kan masih ada Bill...." kata Keenan terhenti, karena terdapat notif pesan dari Billy kalau dia juga tidak bisa keluar, karena ada urusan mendadak.


" Hahhhh dasar teman gak tau diri lu padaaa, gue udah siap-siap juga " kata Keenan kesal.


Sementara di tempat Mairah dan Geo mereka berdua tertawa mendengar omelan Keenan di hpnya Geo.


" Kenapa nggak pergi sih ? kasian Keenan tau " kata Mairah.


" Nggak ahh, maunya sama kamu aja " kata Geo, sambil mencium bibir Mairah.


" Mpphhhh Geo udah ihhh " kata Mairah, sehingga membuat Geo tersenyum. Ibu jarinya mengusap lembut bibir Mairah yang basah karena ulahnya.

__ADS_1


" Udah tidur katanya ngantuk, ntar kebablasan bahaya " kata Geo sambil menarik tubuh Mairah kedekapannya dan mengusap usap punggung Mairah dan sesekali mengecup puncak kepala Mairah.


Tidak lama kemudian Geo bisa mendengar suara napas teratur Mairah. istrinya itu sudah terlelap dalam tidurnya, sehingga membuat Geo menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik Mairah dan menyelipkannya di belakang telinga kemudian beralih mengusap pipi tirus Mairah.


Geo merasah bersalah, mengingat kalau dirinya sangat egois. Geo merasa jahat karena telah menyakiti hati Mairah berkali-kali.


" Maafin gue yaa Mai, pasti hari-hari kemarin sangat berat buat lo " kata Geo yang terus mamandangi wajah Mairah senduh.


******


Keesokan harinya saat Mairah dan Geo ingin berangkat ke sekolah, Mairah sudah di buat kesal oleh Maya yang sudah berdiri di samping mobil Geo, sehingga membuat Mairah menghembuskan nafasnya kasar.


" Kenapa ? " kata Geo.


" Nggak papa " kata Mairah sambil berjalan kearah mobil yang di ikuti oleh Geo.


" Kak aku ikut yaaa " kata Maya, sehingga membuat Geo menatap Mairah.


" Hmmm gue pesanin taxi online aja yaa " kata Geo seolah mengerti dengan ekspresi kesal Mairah, sehingga membuat Mairah tersenyum mendengar ucapan Geo.


" Ihhhh kok Kak Geo gitu sih, kan sekolahnya searah Kak " kata Maya kesal.


" Ini plat taxi onlinennya bentar lagi datang, gue duluan " kata Geo sambil memperlihatkan layar ponselnya ke Maya, kemudian menarik tangan Mairah kearah motor sport miliknya.


Setelah sampai di sekolah Geo dan Mairah sudah menjadi pusat perbincangan, banyak yang mendukung hubungan mereka, namun tidak sedikit yang iri kepada Mairah karena bisa menjadi pacar dari Geo idolah para siswi siswi di sekolah tersebut.


" Nggak usah di dengerin " kata Geo sambil merangkul Mairah.


" Widihhhh best couple terpaforit udah datang nihhh " heboh Keenan saat melihat Geo dan Mairah masuk kedalam kelas.


" Berisik " kata Geo datar.


Baru saja Keenan inhin menanggapi ucapan Marsya, namun terhenti karena ucapan Mairah.


" Lohhh Han kok sendiri ? Marsya mana ? " kata Mairah ketika melihat Jihan datang sendiri.


" Kata Bi Imaj dia lagi sakit " kata Jihan.


" Sakit apa ? " kata Mairah.


" Demam " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.

__ADS_1


" Lahhh kok gue khawatir yaa dengar kabar Marsya sakit ? " batin Keenan.


" Yaudah entar pulang sekolah kita ke sana " kata Mairah yang diangguki oleh Jihan.


" Ahhhh gue cabut yaaa, kalau guru nanya bilang aja gue lagi periksa kandungan " kata Keenan sambil berjalan keluar kelas.


" Woiiii mau kemana lo ? " Teriak Billy, namun tak mendapat tanggapan apa-apa dari Keenan.


" Tuhhh bocah kenapa Ge ? " kata Billy yang hanya di balas gelengan oleh Geo.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menit, kini Keenan sudah berada di depan rumah Marsya.


" Masuk nggak yaa ? " gumam Keenan.


" Ahhh pulang aja deh, ngapain sih gue ke sini ? " kata Keenan sambil berbalik, namun terhenti karena pintu rumah Marsya tiba-tiba terbuka.


" Ehhh ada tamu, temennya Non Marsya yaa Mas ? " kata seseorang tersebut.


" Emmmm ehhh iya Bi, katanya Marsya sakit ya Bi ? " kata Keenan.


" Iyaa Den, dari kemarin Non Marsya nggak mau makan "


" Boleh saya masuk Bi ? " kata Keenan, sehingga membuat asisten rumah Marsya mempersilahkan Keenan masuk.


" Bentar yaa Den, non ini ada temennya di luar " kata Bi Imah sambil mengetuk pintu kamar Marsya.


" Suruh masuk aja Bi " teriak Marsya.


" Aden silahkan masuk " kaga Bi Imah mempeesilahkan Keenan masuk ke kamar Marsya.


" Saya nggak papa masuk ke sini Bi ? " kata Keenan ragu.


" Nggak papa kan Aden dengar sendiri Non Marsya bilang apa " kata Bi Imah yang diangguki oleh Keenan.


" Hai Syaa " kata Keenan saat masuk kedalam kamar Marsya, sehingga membuat Marsya berbalik kearah Keenan.


" Lohh kok ada Nanan ? bukannya yang datang Jihan ? apa Marsya lagi berhalusinasi ? " kata Marsya.


__________


Happy reading guys❤

__ADS_1


__ADS_2