
" Jadi gini, kan Geo sama Mairah udah resmi pacaran teruss tadi pagi Jihan ngomong kalau Kak Afif suka sama Mairah. gituuuu ceritanya " kata Marsya.
" Teruss ? " timpal Billy, Kenan, dan Jihan.
" Yaaaa Geo jadi ada saingannya lahhh " timpal Marsya enteng.
" Dannnn yang paling penting nihh yaaa, ini itu inti ceritanyaaa " kata Marsya, sehingga membuat semua orang menatapnya.
" Penasaran nggak, penasaran nggak, penasaran lahh mas......" kata Marsya terpotong oleh ucapan Keenan.
" Ngomong atau gue gorok leher lo pakai garpu " ancam Keenan.
" Ihhhh Keenan nakal, yaudah iyyaa dan Mairah sudah mengiyakan ajakan Kak Afif buat pulang bareng " kata Marsya, sehingga membuat Geo langsung menatap kearah Mairah.
" Tinggal ngomong doang napa sih Sya, intro lu bikin kesel tau nggak " timpal Billy.
" Kan biar penasaran " kata Marsya.
" Bener pulang sekolah sama Afif ? " kata Geo yang diangguki oleh Mairah.
" Nggak boleh " kata Geo datar.
" Kenapa ? " kata Mairah sambil melirik Geo.
" Karena kamu pacar aku " kata Geo.
" Batalin sekarang " timpal Geo.
" Kalau gue nggak mau gimana ? " kata Mairah menantang.
" Lo aja bisa selingkuh kenapa gue enggak ? tapi tenang gue bukan elo Ge " kata Mairah sambil berbisik kearah Geo, sehingga membuat muka Geo memerah menahan amarah.
" Izinin gue kali ini, gue nggak enak nolak ajakan Kak Afif " timpal Mairah, sehingga membuat Geo menatap Mairah dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Yaudah " kata Geo datar.
* Skip pulang sekolah *
Saat bel pulang sekolah berbunyi Afif sudah menunggu Mairah di depan pintu kelas Mairah.
" Gue pamit yaa " kata Mairah sambil melirik Geo.
__ADS_1
" Hati-hati kalau ada apa-apa langsung telepon " kata Geo.
" Oke " kata Mairah sambil berjalan menghampiri Afif.
" Dasar murah, doyannya oper sana sini " sindir Naila saat melewati Mairah dan Afif.
" Aduhhhh mantan gue, kalau iri bilang aja " teriak Afif sambil menarik tangan Mairah menuju parkiran.
" Ehhhh Fif bentar a....." kata Mairah terpotong oleh ucapan Afif.
" Kakak Afif sayang " potong Afif, sehingga membuat Mairah memutar kedua bola matanya malas.
" Ribet banget, gue ada barang ketinggalan balik kelas dulu ya Kakak Afif " kata Mairah sambil berjalan kembali ke kelas.
" Duhhhh tadi Nayla nyamperin Geo dulu nggak ya, rayu Geo lagi nggak ya, Geo bakalan tergoda lagi nggak ya, aduhhhh gara-gara Afif nihh gue kan nggak bisa ngecek dulu " kata Mairah dalam hati sambil berlari.
Namun saat ingin memasuki kelas, tanpa sengaja Mairah menabrak seseorang sehingga membuat keduanya kehilangan keseimbangan.
BRUKKK
" Auhhhhh " eluh Mairah.
" Mai ? " kata seseorang tersebut.
" Lo nggak papa ? ada yang sakit ? di mana ? " kata Geo khawatir.
" Duhhhh nih jantung murahan bener dehhh, udah di sakitin berkali-kali tetep aja dagdigdug begini, untung ajaa nih kelas udah nggak ada penghuninya " batin Mairah.
" Mairah lo nggak papa kan ? " timpal Geo sambil melambaikan tangannya di depan muka Mairah.
" Ahhhh ehhh kenapa ? " kata Mairah gugup.
" Nggak papa kan ? " kata Geo.
" Iyaaa nggak papa " kata Mairah.
" Syukurlah, terus ngapain balik lagi ? " kata Geo.
" Aduhhhh apaaa yaaa, kalau gue bilang mantau dia nanti dia kesenengan " batin Mairah.
" Lupa salim " kata Mairah sambil mencium tangan Geo.
__ADS_1
" Yailahhhh ternyata lagi mesra-mesraan sama istri, gue sama Kenan jamuran elahhh nungguin lu Ge " kata Billy yang tiba-tiba muncul bersama Kenan.
" Ahhhh au ahhhh gelap " kata Mairah sambil berlari meninggalkan kelas dan menghampiri Afif.
" Astagfirullah, walaikumsalam " sindir Afif, ketika Mairah langsung naik di atas motornya.
" Heheheh lupa " kata Mairah cengengesan.
" Udah masuk islam sejak kapan sih ? salam aja lupa " kata Afif sambil memberikan Mairah helm.
" Yaaa maklumin aja kali Kak. Namanya juga makhluk Allah yang bernama manusia, pasti ada khilaf dan salahnya dong. Apalagi kalau udah yang namanya lupa, pikun, itu udah lumrah banget Akhi " jawab Mairah dengan segudang alasan.
" Subhanallah banget jawabannya " kata Afif dengan ekspresi kagum yang di buat-buat.
" Udah dehhh jangan mulai, kapan nih ketemu Bunda kalau motornya nggak jalan " kata Mairah sambil memakai helm.
" Cieeee udah panggil Bunda aja nih, okeee gue gasss yaaa " kata Afif sambil menjalankan motornya.
Sementara di tempat lain ada Geo yang terus memperhatikan Mairah dan Afif sampai motor Afif benar-benar hilang dari pandangannya.
" Apa ini yang lo rasakan setiap gue jalan sama Naila ? " batin Geo.
" Maafin gue Mai " kata Geo dalam hati.
" Udahlah Ge....." kata Keenan terhenti karena kedatangan Maya.
" Kak Geo nungguin Maya yahh ? " kata Maya dengan percaya dirinya.
" Yaudah kalau gitu, ayooo kita pulang " kata Maya sambil berdiri di depan Geo.
" Kak Geooo ayoooo " timpal Maya manja, sehingga membuat Keenan dan Billy menatap jijik kearah Maya.
" Aduhhhh Billy tahan gue supaya kata-kata mutiara ini tidak keluar dari mulur suci ini " kata Keenan.
" Gue juga sedang berusaha menahan diri Nan " timpal Billy.
__________
Kubuka novel ini
Penuh debu dan usang
__ADS_1
Kupantau semua komenan readers
Pada bilang next karena aku nggak pernah update, wkwkwkw.....