My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 70


__ADS_3

" Ngapain lo ? " kata Keenan sambil menghampiri Marsya.


" Sembunyi, Marsya takut kena tonjok " kata Marsya yang membuat Keenan terkekeh.


" Pinter, ayoo pulang kita tinggalin aja dua bocil itu. Oiyyaa Mai kalau mereka masih ribut gue saranin pesan taxi online aja " kata Keenan.


" Untung aja Jihan nggak ikut Billy, kalau ikut kan sayang uangnya harus pulang naik ojol lagi. Mairah ada uang lebih kan buat naik taxi online ? " kata Marsya.


" Ayo pulang " kata Geo sambil menarik tangan Mairah.


" Lain kali nggak usah sok cantik di depan Billy " kata Geo datar sambil menjalankan mobilnya.


" Maksud lo apa Ge ? " kata Mairah sambil menatap Geo.


" Pikir sendiri ! " kata Geo datar, sehingga membuat Mairah diam sambil menahan sesak di dadanya.


Saat sampai rumah pun Mairah langsung masuk kedalam rumah tanpa memperdulikan Geo sama sekali.


Saat selesai berganti pakaian Mairah langsung keluar kamar saat melihat Geo yang duduk diatas kasur. Geo yang melihat Mairah keluar langsung mengikuti Mairah dari belakang.


" Ra' " panggil Geo sambil mengikuti Mairah.


" Mairah " kata Geo sambil menarik tangan Mairah.


" Maaf udah ngebentak lo tadi Ra dan maaf soal sikap gue, gue cuman takut lo di rebut orang lain " kata Geo.


Mairah langsung menepis tangan Geo yang berusahah memeluknya " Nggak usah pegang-pegang gue !! "


" Ra, maaf..." cicit Geo menyesal.


" Lo jahat Ge ! " kata Mairah berkaca-kaca.


" Iya Ra, maaf "


" Lo jahat Geo !! "


" Maaf sayang "


" Lo tega ngomong kayak gitu ke gue ! " kata Mairah sambil memukul dada Geo.


" Maaf sayang..."


" Gue benci sama lo Ge ! "

__ADS_1


" Nggak boleh ! " kata Geo sambil menarik Mairah kedalam pelukannya.


" Lo nggak sayang sama gue Ge ! hiks..hiks "


" Sayang " kata Geo sambil mengusap punggung Mairah.


" Bohong " kata Mairah sambil menatap Geo


" Nggak Ra " kata Geo sambil mengusap air mata Mairah.


" Gue sayang banget sama lo Ra " kata Geo yang ingin mencium bibir Mairah, namun terhenti karena teriakan Keenan yang tiba-tiba ada di sana bersama Billy.


" Omggg kalian mau ngapain ? " kata Keenan pura-pura polos, sehingga membuat Mairah sontak menjauh dari Geo.


" Ck ! ganggu aja " kata Geo kesal.


" Ngapain ke sini ? " kata Geo kesal.


" Mau nongki lahh, mumpung kita d skors 3 hari jadi kita memutuskan untuk nginap sini. jihan sama Marsya katanya nyusul ntar malam " kata Keenan.


" Rumah lu emang pada kebanjiran ? ganggu tau nggak !! " kata Geo kesal.


" Yeeee Mairah aja gak masalah, ye kannn Mai ? " kata Keenan.


" Enak aja, istri gue bukan pembantu " kata Geo datar.


" Udah nggak papa, tunggu bentar yaa " kata Mairah sambil berjalan kearah dapur.


" Siyaaappp Ibu bosss " Kata Keenan sambil hormat.


" Ni anak dua diem-diem baee, ada masalah hidup apasih kawan ? " kata Keenan sambil memandang Geo dan Billy secara bergantian.


" Lo berdua masih marahan soal yang tadi ? " tanya Keenan sambil menatap Geo dan Billy yang sama-sama berekspresi datar.


" Kek anak kecil banget ! ambekan. Muka kalian bangkotan. nggak pantes ambek-ambekan ! "


" Nih yaa gue ka....."


" Bisa diem nggak....!! " potong Geo cepat.


" Elahh Bang !! gitu doang emosi, gue kan cuman pengen ngasih lo sama Billy wejangan hidup " kata Keenan.


" Nggak penting !! " Jawab Geo dan Billy bersamaan.

__ADS_1


" Cieeee barengan " cibir Keenan sambil terkekeh.


Pletak


" Anjir woii ! sakit bego !! " kata Keenan sambil mengusap-usap kepalanya yang di timpuk sandal oleh Geo. Sadis memang.


" Galak banget !! biasalah kan pas Geo lahir diajakin goyang banjar, bukan di adzanin " cibir Keenan, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Keenan.


" Lo kapan mau baikan sama Billy ? " kata Keenan.


" Emang gue berantem sama dia ? " tanya Geo santai.


" Ck !! terus di jalan tadi ngapain ? goyang ngebor " balas Keenan gemas. saking gemasnya, Keenan sampai ingin membenturkan kepala Geo ke tembok berkali-kali.


" Gue juga nggak merasa berantem sama Geo, yaa kalau gue di posisi dia pasti gue juga lakuin hal yang sama lahh " timpal Billy.


" Sekarang gue tanya. kalau Mairah dekat-dekat sama cowok. meskipun Mairah bilang itu cuman teman lo rela nggak ? " kata Billy, sehingga membuat Geo menggeleng cepat.


" Gue nggak akan rela dan nggak akan pernah rela " jawab Geo tegas.


Kedua sudut bibir Billy terangkat keatas membentuk sebuah senyuman tipis. " Ini yang Mairah rasain pas lo deket sama Naila. Hargai apa yang lo punya. Mungkin sekarang terlihat biasa aja. Tapi saat lo kehilangan mungkin lo baru sadar kalau sesuatu yang lo anggap biasa aja itu ternyata lebih berharga dari apapun "


" Sorry udah buat lo salah paham, tapi jujur gue udah nggak ada rasa sama Mairah " kata Billy sambil bergeser ke samping Geo.


" Wuhuuuuiiii baikan nihh " seruh Keenan.


" Pj! Pj! Pj! Pj " tambah Keenan heboh.


" Lo kira mereka jadian ? dasar nggak waras " cibir Mairah yang baru dari dapur sambil membawa nampan yang berisi minuman dan cemilan.


" Gue juga minta maaf Bill, tadi sikap gue benar-benar keterlaluan. Bikin lo bonyok " kata Geo sambil menepuk pundak Billy


Billy mengedikan bahunya " No problem "


" Nahhh gini kan adem liatnya, kalau liat lo berdua ribut gue sedih. udah kayak liat Emak sama Bapak gue ribut " kata Keenan.


" Kok gue geli yaa ? " Kekeh Billy sambil merangkul Geo.


Geo memasang wajah datarnya dan segera menepis tangan Billy " Gue lebih geli, minggir sana " dengus Geo jijik sambil bergeser kesamping Mairah.


" Njir liat mereka baikan. Gue senyum-senyum sendiri, udah kayak liat orang abis jadian " Keenan terkikik geli.


__________

__ADS_1


Happy Readingā¤


__ADS_2