My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 50


__ADS_3

" Kenapa ? " kata Mairah.


Baru saja Afif ingin menimpali ucapan Mairah, namun terhenti karena kedatangan seseorang yang tiba-tiba masuk, sehingga membuat Mairah syok dengan kedatangan seseorang tersebut.


" Assalamu'alai...." kata seseorang tersebut terhenti ketika melihat Mairah di sana.


" Papa ? " gumam Mairah saat melihat Ridwan memasuki rumah tersebut.


" Mai ? " kata Ridwan yang sama kegetnya ketika melihat Mairah ada di sana.


" Kok Papa bisa ada di sini ? " kata Mairah, namun tidak mendapat tanggapan apapun oleh Ridwan.


" Pa Jawab!! " kata Mairah.


" Jangan bilang kalau apa yang Mairah pikirkan bener " kata Mairah, sehingga membuat Ridwan mengangguk mengiyakan.


" Ohhhh apa dia ? apakah dua orang ini yang menggantikan posisi Mama sama Mairah ? " kata Mairah sambil menunjuk Afif dan Bundanya.


" Mairah i....." kata Ridwan terpotong oleh ucapan Mairah.


" Papa tega " kata Mairah yang ingin berlari meninggalkan ruangan tersebut, namun langsung di cegah oleh Afif.


" Lepasin !!! " kata Mairah memberontak.


" Dengerin dulu penjelasan Bokap lo Ran " kata Afif.


" Nggak !! kalian semua sama ajaa gue benci sama kalian " kata Mairah sambil berusahah melepaskan tangan Afif dari lengannya.


" Apa salahnya sih kasih waktu buat Bokap sama Bunda jelasin semua !! kalau lo kabur-kaburan begini masalahnya nggak akan selesai, lo udah dewasa jadi gue mohon waktu lo 5 menit aja buat dengar penjelasan mereka, setelah itu terserah lo mau pergi kemanapun !!! " bentak Afif.


" Afif !! " peringat Bunda Afif.

__ADS_1


" Okee Mairah akan dengerin penjelasan Papa, sekarang lepasin tangan gue " kata Mairah.


" Ohhhh tidak semudah itu Maemunah, lo pikir gue bodoh hahh ? sekarang duduk dulu dengerin penjelasan Bokap baik-baik " kata Afif, sehingga membuat Mairah duduk kembali di depan meja makan dengan tangannya yang masih di pegang oleh Afif.


" Khemmm Mai kamu pasti udah tau Nak kalau Mama sama Papa udah lama pisah dan penyebabnya bukan karena Bunda sama Afif. hubungan Papa sama Mama memang sudah tidak layak di pertahankan sayang mau di paksain bakalan makin rusak, makanya kami memutuskan untuk berpisah " kata Ridwan sambil memandangi putrinya.


" Maafin Papa karena udah menutupi ini semua dari Mairah, dan memang benar kalau Papa udah menikah dan telah menemukan pengganti Mama kamu, tapi satu hal yang harus kamu tau sayang bahwa nggak ada yang bisa menggantikan posisi Mairah di hati Papa " kata Ridwan.


" Papa harap Mairah bisa mengerti dan bisa menerima Bunda Ayu dan Afif sebagai Ibu dan saudara kamu sayang " timpal Ridwan.


Afif yang melihat Mairah yang begitu emosi dengan pernyataan Ridwan, buru-buru menarik tangan Mairah untuk pergi dari sana.


" Paa Bunda, Afif mau bicara dulu sama Rana " kata Afif sambil menarik Mairah.


" Apaansih ? " kata Mairah kesal.


" Lu nggak boleh egois yaaa, Bunda sama Papa udah sah jadi suami istri jangan sampai gara-gara lo nggak setuju sama pernikahan mereka, mereka sampai memutuskan untuk berpisah " kata Afif.


" Udah ngomongnya ? " kata Mairah.


" Yaa pokoknya gue nggak akan biarin lu rusak hubungan orang tua kita " timpal Afif serius.


" Emang tadi gue bilang mau ngerusak hubungan mereka ? " kata Mairah.


" Yaaa enggak sih, tapi ekspresi lo menunjukkan akan hal itu " kata Afif.


" Berarti lo nggak cocok jadi peramal, masa nebak ekspresi aja gagal " kata Mairah.


" Maksudnya ? " kata Afif yang masih setia memegang lengan Mairah.


" Gue nggak akan ngerusak krbahagiaan mereka gue cuman kecewa Fif itu ajaa, jadi tolong lepasin tangan gue " kata Mairah sambil melirik tangannya yang memerah akibat genggaman Afif yang cukup kencang.

__ADS_1


" Ehhhh sorry, jadi artinya lo terima Bunda dan gue jadi keluarga lo gitu ? " kata Afif.


" Yaaaa mau gimana lagi " kata Mairah sambil berjalan menghampiri Papanya dan di ikuti oleh Afif, sehingga membuat Ridwan langsung memeluk putrinya.


" Maafin Papa sayang " kata Ridwan sambil memeluk Mairah.


" Tapi Papa masih anggap Mai anak Papa kan ? " kata Mairah sambil mendongakkan kepalanya menatap wajah Ridwan.


" Tentu saja sampai kapan pun Mai tetap anak kesayangan Papa, posisi Mama kamu memang sudah tergantikan, tapi posisi Mai tetap sama dan nggak ada yang bisa menggantikan posisi itu di hati Papa " kata Ridwan sambil mencium puncak kepala Mairah.


" Termasuk diaa ? " kata Mairah sambil menunjuk Afif.


Baru saja Ridwan ingin menanggapi ucapan Mairah, namun terhenti karena ucapan Afif.


" Astagfirullah apa perlu di perjelas lagi ? yaa tentu gue nggak akan bisa gantiin posisi lo di hati Papa lah, karena gue juga punya tempat khusus tapi bukan berarti posisi lu tergeser Maemunah " kata Afif kesal.


" Bener Pa ? " kata Mairah.


" Ben......." kata Ridwan terpotong oleh ucapan Afif.


" Dahlahhhh capek gue, kayaknya otaknya si Dedek emesshhh loadingnya lama makanya di selingkuhin lakinya sendiri " kata Afif sambil melirik Mairah.


" Apaan melotot kek gitu ? lo itu bodoh Rana udah di selingkuhin masih aja balik pagi sama sih Gelo, tapi awas ajaa sampai dia berani macam-macam lagi sama Adek gue, akan gue patahkan kakinya dan kalau perlu gue lindes pakai truk biar kapok " kata Afif serius, sehingga membuat Mairah terharuh mendengar penuturan Afif.


" Tapi lu juga jangan bodoh-bodoh amat deh Ran, ogahh gue punya adek yang IQ nya di bawah rata-rata " kata Afif, sehingga membuat Bunda Ayu menjewer telinga Afif.


__________


Yang kemarin nebaknya bener fikssss kalian dukun yaa ? 😂😂


jangan lupa ninggalin jejak ya guys.

__ADS_1


__ADS_2