
" Bukan apa-ap... " kata Geo terhenti karena teriakan seseorang.
" Assalamu'alaikum yaaa ahli kubur " teriak Mairah yang baru masuk ke dalam kelas.
" Astagaaa bukan teman gue " kata Jihan yang diangguki oleh Marsya.
" Yaelahhh Mai, lo kira kita semua udah jadi penghuni kubur ? " kata Kenan sewot.
" Ehhhh salah yaa ? maksud guee calon penghuni kubur " kata Mairah sambil berjalan kearah kursinya, namun terhenti karena ada Naila di sana.
" Ehhh Nai sadar diri dong, penghuni kursinya udah muncul nohhhh " kata Billy.
" Buset dahhhh bahasa lo Bill, lo kata gue hantu pakai penghuni kursi segala " kata Mairah sambil terkekeh di ujung kalimatnya.
" Mairah gue boleh di sini dulu kan ? " kata Naila.
" Its okay Nai, gue nggak masa...." kata Mairah terpotong oleh ucapan Geo.
" Nggak boleh, lo tetep harus duduk di samping gue Mairah " kata Geo datar.
" Dan lo Nai pindah sekarang yaa " kata Geo beralih menatap Naila.
" Tapi kan Ge gue masih mau ngobrol sama lo " kata Naila.
" Ngobrolnya nanti aja yaa, semua siswa kan udah ada tempatnya masing-masing nggak enak sama Mairah kalau lo terus-terusan di sini " kata Geo lembut yang langsung diangguki oleh Naila.
" Sorry yaa Mai " kata Naila sambil pindah dari tempat Mairah yang hanya diangguki oleh Mairah.
" Dari mana aja kok baru sampai sekarang ? katanya berangkat duluan ? " kata Geo saat Mairah duduk disampingnya.
" Oooo itu ban motor abang ojeknya bocor, jadi terpaksa gue jalan kaki sampai sekolah " kata Mairah.
Baru saja Geo ingin menimpali ucapan Mairah, namun terhenti karena kedatangan seorang guru yang tiba-tiba masuk.
__ADS_1
" Pagi semua " kata Guru tersebut.
" Pagi Buuuu " kata para siswa serentak.
" Okee sekarang kumpulkan tugas kalian masing-masing " kata Guru tersebut, sehingga membuat Mairah panik.
" Hehhhh ada tugas yaa ? " kata Mairah sambil berbalik kearah Billy dan Kenan yang langsung dibalas anggukan oleh keduanya.
" Geo lo udah ? " kata Mairah yang langsung beralih menatap Geo.
" Aissshhh ya pasti udalah, Ge sumpah yaa lo jahat banget nggak ingetin gu...." kata Mairah terpotong oleh ucapan Geo.
" Bu kita berdua lupa ngerjain tugasnya " kata Geo sambil mengangkat tangannya.
" Yang tidak mengerjakan tugasnya silahkan keluar dari kelas saya " kata Guru tersebut.
" Tapi bu " kata Mairah terpotong oleh ucapan Guru tersebut.
" Saya tidak menerima alasan apapun, saya sudah memberikan kalian waktu satu minggu dan saya rasa itu waktu yang cukup. jadi bagi yang tidak mengerjakan tugas dari saya, keluar sekarang ! " kata Guru tersebut, sehingga membuat Mairah dan Geo langsung keluar.
" Oiyyaa kok lo tumben banget nggak ngerjain tugas Ge ? " kata Mairah bingung.
" Lupa " kata Geo datar.
" Terus sekarang lo mau kemana ? " kata Mairah.
" Ruang osis " kata Geo.
" Gue ikut boleh nggak ? " kata Mairah yang hanya di balas deheman oleh Geo.
" Tiap hari lo tetap harus berangkat bareng gue ke sekolah, kan kita satu rumah dan tujuan kita juga sama. ingat gue nggak terima penolakan " kata Geo sambil duduk di ruangan osis yang diikuti oleh Mairah.
" Berangkat doang ? terus pulangnya gimana ? " kata Mairah.
__ADS_1
" Ya tetap barenglah tapi gue tetap turunin lo di tempat biasa, kalau mau balik gue akan nunggu lo di sana juga, tapi dalam waktu 5 manit lo nggak datang, gue tinggal " kata Geo.
" Kalau dalam lima menit lo nggak jemput gue gimana? gue tinggal juga ? " kata Mairah sambil mengikuti cara bicara Geo.
" Yaa tunggulah Mai, kan yang nggak suka nunggu gue, lo nggak usah ikut-ikutan " kata Geo datar.
" Ihhhhh nggak adil di gue lahhh " kata Mairah sewot, sehingga membuat Geo menatap tajam kearah Mairah.
" Hehehehe iya Geo iyaa gue cuman bercanda kok " kata Mairah cengengesan.
" Gak lucu, lo nggak cocok jadi pelawak " kata Geo datar.
" Terus cocoknya jadi apa ? " kata Mairah.
" Istri gue " kata Geo, sehingga membuat Mairah mengulum senyumnya.
" Ahhhh mampus gue keceplosan " kata Geo dalam hati.
" Maksud gue kan lo emang istri gue, yaaa diem aja nggak usah alih profesi segala " kata Geo.
" Iya Geo iyaaa " kata Mairah sambil berjalan memperhatikan setiap benda yang ada di ruangan tersebut.
" Kuuu menangissss membayangkan betapa ke..." nyanyian Mairah terhenti karena ucapan Geo.
" Suara lo bagus Mai, kayaknya lo punya bakat terpendam dehhh " kata Geo sambil menghampiri Mairah.
" Serius lo Ge ? " kata Mairah antusias.
" Hmmm saking bagusnya lebih baik bakatnya di pendam aja, nggak usah di keluarin " kata Geo sambil terkekeh di ujung kalimatnya.
" Ihhhh sialan lo Ge " kata Mairah sambil memukul Geo, sehingga membuat Geo berlari dan terjadilah aksi kejar-kejaran antara mereka berdua.
___________
__ADS_1
Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat lagi buat Up part-part selanjutnya.