My Marriage Life With Young CEO

My Marriage Life With Young CEO
Bab 6: Kilas Balik


__ADS_3

"Boleh bu, ibu pengen tau soal apa tentang Pak Logan?" tanya Fany.


"Semua yang kamu tau." ucap Rania.


Kemudian Fany mulai menceritakan mengenai pertemuannya dengan Logan yang pertama. Saat Fany pertama kali bekerja di Logan Enterprise, Logan baru saja masuk SMP. Saat itu sepulang sekolah Logan pasti pergi ke hotel untuk melaksanakan training. Faris mempekerjakan seorang tutor untuk Logan mempelajari bisnis. Tutor itu adalah seorang dosen dari Universitas ternama di luar negeri. Tutor itu bertugas melatih Logan agar siap sedini mungkin untuk menjadi penerus Logan Enterprise. Sebagai penerus Logan harus bisa menjiwai segala macam pekerjaan di hotel, mulai dari memasak, membersihkan kamar, menjadi resepsionis, mengantarkan tamu, hingga ke bagian administrasi, marketing, dan pengelolaannya.


Logan adalah seorang anak yang sangat pintar. Ia selalu bisa melakukan semuanya dengan baik. Selama menjalani training, ia sama sekali tidak pernah absen dan selalu hadir tepat waktu. Semua pekerjaannyapun sangat memuaskan. Hingga semua orang begitu terkesima dengan calon penerus Logan Enterprise itu.


Hingga saat kelas 11, Logan berubah. Ia menjadi seorang anak yang memberontak. Ia tidak pernah lagi pergi ke hotel untuk training. Ikut geng motor, merok*k, minum minuman keras, berbuat ulah, dan lain-lain. Semuanya ia lakukan untuk membuat sang ayah marah. Hal itu Logan lakukan karena ternyata selama ini ia dan sang bunda sering mengalami kekerasan dari sang ayah.


Saat naik ke kelas 11, Logan semakin muak dengan sikap sang ayah yang terus menerus berbuat kasar pada Bunda dan dirinya. Tepat saat itu, Logan bertemu dengan teman-teman yang memberikan pengaruh buruk padanya yang membuatnya memutuskan untuk tidak lagi menjadi seorang anak yang baik dan penurut. Akhirnya ia memutuskan untuk melawan sang ayah dan menolak untuk menjadi penerus.


Hingga sebuah kejadian terjadi. Carla, ibu Logan terjatuh saat sedang bertengkar dengan Faris, ayah Logan. Kepala Carla terantuk dan menyebabkan dirinya koma. Namun syukurlah Carla kembali siuman. Kejadian itu membuat Logan sadar dan ia meminta Carla untuk menceraikan Faris. Faris akhirnya setuju untuk bercerai. Kemudian mereka berdua meninggalkan Jakarta dan menetap di Bandung, kota kelahiran Carla.

__ADS_1


Beberapa bulan kemudian, saat Logan sudah kelas 12, tiba-tiba saja Faris Victor, ayah Logan, dikabarkan menghilang. Davin mengatakan Faris berada di luar negeri untuk fokus pada pembangunan hotel disana. Semua instruksi mengenai apa yang harus dilakukan mengenai perusahaan diberikan melalui email.


Namun tiba-tiba saja Fany dan semua kepala divisi diminta untuk datang ke sebuah rapat darurat. Dalam rapat itu dibahas bahwa CEO Logan Enterprise telah diambil alih oleh Logan, yang saat itu masih berstatus sebagai seorang siswa kelas 12 SMA. Fany dan semua orang yang hadir di rapat itu harus merahasiakan ini. Mereka sampai harus menandatangani surat di atas materai untuk memastikan mereka tetap tutup mulut. Mereka sama sekali tidak diberitahu mengapa semua itu harus dirahasiakan.


Sampai akhirnya saat Logan lulus SMA, semua itu dibongkar ke publik. Ternyata selama ini Faris tidak mengelola perusahaan dari luar negeri, tapi ia mengalami koma karena sakit jantung yang sudah lama dideritanya. Ia sudah mempersiapkan segala sesuatunya jika hal buruk terjadi. Jika ia meninggal atau koma, posisi direktur utama hanya boleh dipegang oleh putra tunggalnya, Logan. Sedangkan saat itu Logan masih sangat muda dan berstatus sebagai seorang siswa. Banyak pihak yang pasti tidak akan menyetujuinya, terutama para pemegang saham. Maka dari itu, semuanya harus merahasiakannya.


Semua karyawan terkejut saat mengetahui bahwa semua instruksi yang diberikan kepada mereka selama setahun terakhir berasal dari Logan yang saat itu masih berstatus sebagai siswa SMA. Instruksi-instruksi yang diberikan Logan terasa sangat moderat dan mudah dipahami, namun tetap efektif dan efisien. Para karyawan menyukai dengan gaya kepemimpinan Logan itu, karena sangat berbeda dengan Faris yang lebih otoriter.


Setelah itu Faris meninggal, dan kini secara penuh tampuk kepemimpinan perusahaan jatuh sepenuhnya pada Logan.


Rania sedikit demi sedikit mengetahui seperti apa dunia yang dihadapi Logan selama ini. Rania juga semakin kagum pada suaminya itu. Walaupun Rania kini merasa beban berat Logan bisa dirasakannya juga, karena kini ia adalah orang terdekat Logan.


Di balik seorang laki-laki yang tangguh, ada wanita kuat yang menjadi pendorongnya, begitu kata sebuah pepatah. Raniapun berniat terus mendukung sang suami untuk bisa lebih tangguh dari sebelumnya.

__ADS_1


Untuk beberapa minggu kedepan Logan masih harus berada di Jakarta untuk menyelesaikan segala perpindahan kepemimpinan dari sang ayah kepada dirinya. Ia juga disibukkan perpindahan kantor pusat dari Jakarta ke Bandung untuk sementara waktu. Karena saat Logan dan Carla pindah ke Bandung, Faris membangun sebuah gedung lantai 10 untuk Logan agar ia bisa mengelola perusahaannya dari Bandung. Hal ini Faris lakukan sebagai antisipasi karena ia tahu Logan pasti akan menolak untuk kembali ke Jakarta. Ia juga tahu bahwa setelah lulus SMA Logan akan melanjutkan kuliahnya di Universitas Satya yang ada di Kota Bandung. Jika Logan tidak mau kembali ke Jakarta, maka ia akan memindahkan Logan Enterprise ke Bandung demi sang putra.


Walaupun sekarang Faris sudah tidak ada, kantor pusat tetap dipindahkan ke Bandung untuk sementara waktu, seperti yang sudah direncanakan. Karena sesuai dengan perkiraan ayahnya, Logan memang tidak mau pindah ke Jakarta. Dia sudah diterima kuliah di Universitas Satya. Maka ia akan menempuh pendidikannya di Bandung sambil mengelola perusahaannya. Kepala divisi dan beberapa pegawai akan dipindahkan ke Bandung beberapa tahun selama ia menempuh pendidikannya.


"Pak Logan bahkan sudah menyewa gedung apartemen untuk kami, para pegawainya untuk tinggal disana selama kami berada di Bandung." Fany melanjutkan.


"Biaya yang dihabiskan untuk perpindahan itu pasti gak sedikit ya, Mbak?" tanya Rania.


"Betul, Bu. Biaya yang dikeluarkan sangat banyak. Namun ini juga investasi. Karena gedung 10 lantai yang sudah dibangun, jika kantor pusat sudah dikembalikan lagi kesini, bisa disewakan atau dijual kepada perusahaan yang memang memerlukannya."


"Oh gitu. Saya sebagai orang yang kurang begitu mengerti bisnis bener-bener gak terpikirkan sama sekali. Saya aja masih shock dan belum percaya kalau saya sekarang seorang istri dari Logan Victor." ucap Rania seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Fany tersenyum melihat istri dari atasannya itu, "Pasti, Bu. Tiba-tiba aja Ibu sekarang harus jadi istri dari CEO perusahaan sebesar Logan Enterprise, pasti ibu sangat shock. Ibu harus semangat juga ya bu mendukung Pak Logan! Kami sebagai karyawannya Pak Logan seneng loh, Bu. Sekarang Pak Logan punya sosok penyemangat di sampingnya. Beliau pasti lebih semangat kerjanya."

__ADS_1


Rania tersenyum penuh rasa syukur, "Makasih banyak ya Mbak Fany udah bantu dan dukung terus suami saya. Kalo ada apa-apa tolong hubungi saya." pungkas Rania.


__ADS_2