My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Mahesa


__ADS_3

Restoran


"Mahesa disini," ucap Clara saat melihat pria yang dikenalinya berjalan memasuki pintu restoran dan terlihat sedang mencarinya. Pria itu pun tersenyum lalu menghampirinya dan segera duduk didepannya.


"Udah lama Cla?" Tanya Mahesa sambil tersenyum karena akhirnya dia dapat bertemu dengan Clara lagi.


"Baru nyampe kok. Yaampun Mahesa apa kabar? Udah lama banget kita ga ketemu," ucap Clara sambil tersenyum.


"Baik kok Cla. Yaiyalah kita udah lama ga ketemu kan selama ini kamu tinggal di New York sedangkan aku di Indonesia. Gimana mau ketemu coba," ucap Mahesa sambil tertawa yang membuat Clara ikut tertawa.


"Ya iya sih. Yaudah deh sekarang kita pesen makanan dulu yuk. Jangan sampai lupa kayak waktu itu," ucap Clara sambil tertawa yang membuat Mahesa tertawa karena mengingat kejadian saat pertama kali mereka makan malam bersama.


"Pelayan," panggil Mahesa pada seorang pelayan.


"Ya mas? Sudah mau pesan?" Tanya pelayan


tersebut.


"Iya mba. Saya mau pesan nasi goreng seafood dan minumnya mocha latte. Kamu apa Cla?" Tanya Mahesa pada Clara.


"Lemon tea aja mba," ucap Clara pada pelayan tersebut.


"Oke, saya ulangi pesanannya ya mas. Satu nasi goreng seafood, satu mocha latte, satu lemon tea. Ditunggu ya pesanannya," ucap pelayan tersebut lalu pamit undur diri.


"Loh Cla, kamu ga makan?" Tanya Mahesa setelah pelayan tersebut pergi.


"Engga deh Sa. Aku minum aja lagipula nanti aku bakal makan dirumah," ucap Clara yang hanya diangguki oleh Mahesa.


"Oh iya Cla, aku udah dapet informasi tentang perempuan yang kamu kirim fotonya," ucap Mahesa sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya.

__ADS_1


"Oh ya? Tentang Bi Mirna? Dimana dia tinggal sekarang?" Tanya Clara karena dia sempat mengirimkan foto Bi Mirna kepada Mahesa untuk mencari informasi tentangnya. Beruntung Clara memiliki foto bersama dengan Bi Mirna sewaktu Clara kecil jadi Clara bisa mengirimkan foto tersebut pada Mahesa.


"Ini. Semuanya ada disini," ucap Mahesa sambil menyerahkan folder berwarna cokelat kepada Clara.


"Thank Sa. Kamu selalu bisa aku andalkan," ucap Clara berterimakasih dan menggenggam tangan Mahesa setelah menyimpan folder cokelat tersebut di kursi sebelahnya.


"Always Cla," ucap Mahesa tersenyum setelah sempat terdiam beberapa saat karena terkejut Clara menggenggam tangannya.


Setelah itu, pesanan mereka pun datang. Mereka mengobrol tentang kehidupan yang mereka jalani selama tiga tahun belakangan sambil Mahesa memakan makanannya. Setelah Mahesa selesai menyantap makanannya, Mahesa mengantar Clara pulang ke rumahnya.


__________________


Kediaman Keluarga Barack


"Nona sudah pulang?" Tanya seorang bodyguard yang tadi sempat mengobrol dengan Clara.


"Sudah pak," ucap Clara sopan yang diangguki oleh bodyguard tersebut.


"Kak Ara dari mana?" Tanya Bianca saat melihat Clara memasuki kamarnya.


"Hi Bi. Putri tidur udah bangun. Kakak abis dari luar ketemu teman," jawab Clara sambil berjalan ke arah ranjangnya dan duduk di sana. "Kamu udah mandi belum?" Lanjutnya bertanya pada Bianca.


"Udah dong kak, tadi aku dimandiin sama Kak Siti," ucap Bianca sambil menatap ke arah Siti. Clara yang mendengarnya pun tersenyum ke arah Siti.


"Makasih ya Si udah ngerawat Bianca," ucap Clara sambil tersenyum.


"Udah kewajiban aku Cla. Lagian siapa juga yang ga mau ngerawat anak selucu Bianca," ucap Siti sambil mencubit pipi chubby Bianca yang membuat Bianca tertawa.


"Udah jam 7 nih. Ayo kita makan malam," ucap Clara sambil berdiri dari ranjangnya.

__ADS_1


"Ayo kak. Aku juga udah laper," ucap Bianca semangat sambil menggandeng tangan Clara.


Akhirnya mereka pun sampai di meja makan. Clara melihat meja makan dipenuhi oleh beragam jenis makanan mulai dari gurame asam manis, sapi lada hitam, tahu tempe, sayur asam, dan lainnya.


"Siti, kamu ajak pelayan yang lain buat makan bareng yuk," ucap Clara yang membuat Siti terkejut.


"Ta...tapi Cla," ucap Siti karena merasa tak pantas nona di rumahnya mengajak makan pelayan dalam satu meja bersama.


"Ga ada tapi-tapian. Udah kamu duduk aja deh di sebelah kiri Bianca," ucap Clara sambil mendudukan Siti di kursi sebelah kiri Bianca karena Clara duduk di sebelah kanan Bianca. "Aku yang akan panggil mereka," lanjut Clara sambil berjalan ke arah belakang dapur tempat para pelayannya biasa mengobrol karena dekat dengan kamar mereka.


"Ayo kita makan malam," ucap Clara mengagetkan para pelayannya yang sedang mengobrol.


"Eh, maksudnya non?" Tanya salah seorang dari mereka.


"Ayo kalian temani saya makan di meja makan," ucap Clara sambil tersenyum karena melihat wajah pelayannya yang terkejut.


"Tapi non, mana mungkin kami......." ucap seorang pelayan lainnya yang terpotong.


"Udah ayo, kalian makan bareng saya. Lagipula sayurnya kebanyakan kalau buat saya dan Bianca doang," ucap Clara sambil berjalan ke arah meja makan yang mau tak mau diikuti oleh para pelayannya. Setelah sampai di meja makan, keempat pelayan pun terkejut melihat Siti yang sudah duduk di meja makan. "Ayo kalian semua duduk. Ga perlu sungkan," sambung Clara yang diikuti oleh para pelayannya. Keempat pelayan tersebut pun duduk diseberang Bianca dan Siti. Clara pun akhirnya berjalan ke halaman depan rumahnya.


"Ayo pak, kita makan malam," ucap Clara kepada para bodyguard yang kebetulan sedang berkumpul untuk membahas siapa yang akan berjaga malam ini.


"Loh nona ngajak kami makan didalam?" Tanya bodyguard yang sempat mengajak Clara mengobrol.


"Iya pak, sudah ayo kalian pasti sudah lapar kan sekarang," ucap Clara sambil berjalan yang diikuti oleh para bodyguardnya. Saat sampai para bodyguard terkejut karena melihat para pelayan sudah duduk di meja makan. "Ayo pada duduk," ucap Clara sambil duduk di tempatnya. Akhirnya mereka semua pun duduk di kursi meja makan yang memang cukup banyak untuk mereka semua.


"Ayo dimakan makanannya. Makanan dimeja terlalu banyak jadi lebih baik kita makan bersama," ucap Clara karena melihat para pelayan dan bodyguardnya hanya duduk manis terdiam.


"Tapi non...." ucap salah seorang dari mereka yang terpotong.

__ADS_1


"Udah ayo, jangan sungkan sama aku. Aku ga bisa makan dalam suasana sepi," ucap Clara yang akhirnya diikuti oleh mereka semua. Awalnya mereka semua makan dalam keheningan namun karena Clara yang pintar mencairkan suasana maka sekarang sudah tidak ada kecanggungan lagi diantara mereka. Clara pun mulai berkenalan dengan mereka semua. Para pelayannya berumur 22 tahun kecuali Siti dan mereka sudah bekerja pada Kak Brian selama 2 tahun. Awalnya mereka dipekerjakan untuk membersihkan villa Keluarga Barack yang cukup sering dipakai oleh Kak Brian jika datang ke Indonesia untuk urusan bisnis. Sedangkan para bodyguardnya lebih tua umurnya, dua diantara mereka berumur 25 tahun dan tiga lainnya berumur 30 tahun. Awalnya mereka ditempatkan Kak Brian untuk mengawal Kak Brian atau manager perusahaan saat akan menghadiri meeting dan acara penting lainnya agar rahasia perusahaan tidak disabotase oleh orang lain. Dan sekarang mereka semua akan membagi tugas untuk menjaga Clara dan pergi ke perusahaan untuk mengawal seperti biasanya.


__ADS_2