
Setelah membayar popcorn dan beberapa snack yang Bianca pilih untuk menemani mereka menonton, Clara dan Bianca berjalan menuju sofa yang tadi ia duduki.
"Kak Ara," panggil Bianca membuat langkah Clara terhenti.
"Iya Bi. Ada apa?" Tanya Clara heran melihat Bianca yang berhenti berjalan dan menunduk enggan melihatnya.
"Kak, kakak jangan marah ya," ucap Bianca membuat Clara mengernyitkan dahinya.
"Kenapa Bi?" Tanya Clara lagi yang penasaran dengan Bianca.
"Bianca pengen ke toilet kak. Tiba-tiba Bianca kebelet," ucap Bianca yang takut Clara marah karena sebelumnya ia sudah menolak tawaran Clara untuk ke toilet.
Clara yang mendengar hal tersebut pun akhirnya melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 12.02. "Yaudah ayo Bi. Sekarang kita ke toilet sekalian samperin Bi Mirna. Abis itu kita masuk ke bioskop," ucap Clara yang akhirnya menggandeng tangan Bianca menuju ke toilet yang tadi ia arahkan pada Bi Mirna.
"Kakak ga marah?" Tanya Bianca yang menatap Clara takut-takut.
"Ya engga lah. Kenapa juga harus marah? Untung kamu ngomongnya sekarang soalnya kalau filmnya udah mulai kakak ga bakalan mau anterin kamu ke toilet," ucap Clara sambil tersenyum pada Bianca.
"Makasih kak. Lain kali Bianca pasti mau diajak ke toilet dulu kok sebelum masuk bioskop," ucap Bianca yang mempercepat langkahnya karena merasakan langkah Clara yang lebih cepat dari biasanya.
Setelah sampai di toilet, Bianca masuk ke dalam sedangkan Clara menunggu Bi Mirna yang menurutnya cukup lama berada di toilet.
"Bi Mirna kemana ya? Kok lama sih?" Batin Clara heran karena tidak melihat Bi Mirna di toilet. "Apa bibi nyasar ya?"
"Kak Ara," panggil Bianca membuat Clara menatap Bianca.
"Udah selesai Bi. Cuci tangan sini," ucap Clara sambil menggendong Bianca agar Bianca dapat mencuci tangannya. Setelah selesai, mereka keluar dari kamar mandi dan melihat taman yang berada di samping bioskop.
"Loh ada toilet juga di sana?" Batin Clara saat melihat toilet yang berada di dekat taman. "Apa Bi Mirna ke toilet yang itu ya?"
__ADS_1
"Kak Ara mau kemana?" Tanya Bianca saat Clara malah menggandeng tangannya keluar dari bioskop.
"Kita cari Bi Mirna dulu ya Bi. Kayaknya Bi Mirna ke toilet yang di sana," ucap Clara sambil menunjuk toilet yang berada di dekat taman.
"Oke kak," ucap Bianca lalu berjalan mengikuti Clara sambil membawa popcorn yang ia pesan tadi.
Sedangkan di sisi lain
"Bagus juga pemandangannya. Baru tau ada taman di atas mall begini," ucap Bi Mirna sambil fokus melihat sekelilingnya. "Den Alvaro?" Lirih Bi Mirna saat matanya tak sengaja menatap sosok yang tak asing di hadapannya.
Alvaro yang merasa namanya disebut pun membalikan badannya dan terlihat terkejut dengan apa yang ia lihat. "Bi Mirna," ucap Alvaro sambil menghampiri sosok tersebut.
"Mau kemana kak?" Tanya adik Alvaro yang melihat kakaknya berjalan.
"Come here boy," ucap Alvaro tanpa melihat adiknya yang mulai berjalan mengikutinya. "Bi Mirna? Ini bibi kan?" Tanya Alvaro saat dirinya sudah berdiri di hadapan wanita paruh baya tersebut.
"Bibi apa kabar? Astaga aku ga nyangka bisa ketemu lagi sama bibi," ucap Alvaro sambil menepuk lengan atas Bi Mirna pelan dengan kedua tangannya.
"Bibi baik den. Den Alvaro apa kabar?" Tanya Bi Mirna sambil menggenggam tangan Alvaro yang berada di lengannya.
"Baik bi, baik. Bi Mirna kenapa pergi ninggalin rumah?" Tanya Alvaro menatap Bi Mirna yang menghela napas pelan.
"Buat apa bibi disana den. Nyonya sudah meninggal dan......" ucap Bi Mirna yang terpotong oleh seseorang yang memanggilnya.
"Bi Mirna," panggil Clara saat dirinya sudah dekat dengan Bi Mirna. Namun saat dirinya hendak menghampiri Bi Mirna, tiba-tiba sinar matahari menerpa wajahnya sehingga membuat Clara menutup wajahnya menggunakan tangan agar matanya tidak kesilauan.
"Iya non," sahut Bi Mirna menatap Clara yang berada di dekat pohon.
"Siapa bi?" Tanya Alvaro menatap Bi Mirna kemudian melihat seorang gadis yang sepertinya memanggil Bi Mirna barusan.
__ADS_1
"Majikan bibi den. Anaknya nyo....." ucap Bi Mirna yang lagi-lagi terpotong.
"Bi Mirna ayo filmnya sebentar lagi di mulai," ucap Clara lagi memanggil Bi Mirna tanpa berniat menghampiri Bi Mirna yang sepertinya sedang mengobrol dengan seseorang.
"Den Alvaro, bibi ke sana dulu ya. Bibi kelupaan kalau bibi lagi ditunggu buat nonton," ucap Bi Mirna sambil berlalu meninggalkan Alvaro yang masih menatap gadis di dekat pohon.
"Oh iya bi," ucap Alvaro lalu melihat Bi Mirna yang menghampiri seorang gadis yang sedang menggandeng seorang anak perempuan lalu berjalan memasuki bioskop.
"Kirain masih remaja, ternyata udah punya anak," ucap Alvaro mengalihkan pandangannya dari gadis yang tadi berada di bawah pohon yang sepertinya menarik walaupun Alvaro tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas.
"Siapa kak?" Tanya adik Alvaro saat melihat kakaknya berjalan menghampirinya.
"Bi Mirna, bibi yang ngerawat kamu waktu kamu masih bayi," ucap Alvaro yang membuat adiknya ber-oh ria sambil menganggukan kepalanya.
"Ayo kak kita keliling lagi," ucap adik Alvaro sambil menarik tangan Alvaro. Akhirnya Alvaro pun mengikuti adiknya untuk berkeliling taman dan sesekali berfoto.
Setelah selesai berkeliling, Alvaro membawa adiknya ke tempat bermain anak-anak yang terdapat di mall tersebut. Mereka bermain tembak-tembakan dan mobil-mobilan sampai puas. Tak lama kemudian, mereka kembali ke rumah karena hari sudah mulai sore dan Alvaro memiliki janji untuk ketemuan bersama para sahabatnya.
Sementara di bioskop
"Bi, tadi bibi ngobrol sama siapa?" Tanya Clara saat mereka sudah duduk di dalam bioskop dengan Bianca yang berada di tengah Clara dan Bi Mirna.
"Tadi anaknya mantan majikan bibi non," jawab Bi Mirna yang diangguki oleh Clara.
"Kak Ara, Bi Mirna, filmnya udah mau mulai," ucap Bianca agar Clara dan Bi Mirna tidak melanjutkan obrolannya dan fokus pada layar di hadapannya.
"Oke Bi," sahut Clara lalu mereka semua menonton dengan tenang dan sesekali tertawa saat terdapat adegan yang lucu. Mereka menonton sambil memakan makanan yang sudah Bianca pilih tadi. Beberapa saat kemudian, film pun selesai dan mereka segera meninggalkan bioskop untuk berjalan-jalan di taman yang tadi. Mereka berkeliling dan berfoto-foto untuk mengabadikan momen tersebut. Setelah puas berkeliling taman, mereka pun berjalan mengelilingi mall dan berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di supermarket yang tersedia di dalam mall. Bianca membeli banyak camilan dan stok ice cream untuk di rumah membuat Clara dan Bi Mirna tertawa dengan tingkah Bianca yang menggemaskan.
Selesai berbelanja, mereka memutuskan untuk makan sore kemudian pulang ke rumah dengan memesan taksi online. Mereka sampai di rumah pukul 17.30 dan langsung membersihkan diri sebelum beristirahat karena seharian sudah berjalan mengelilingi mall yang cukup luas.
__ADS_1