My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Lupa Buat Pr


__ADS_3

Keesokan harinya seperti biasa Clara berangkat ke sekolah diantar oleh Kak Andrew. Sesampainya di kelas, Clara langsung disambut oleh Aletta yang sudah duduk di bangkunya.


"Good morning Clara!" Salam Aletta bersemangat dan langsung mempersilakan Clara untuk duduk di sebelahnya.


"Morning. Tumben kamu udah datang jam segini Ta." Ucap Clara sambil terkekeh yang membuat Aletta menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Iya nih Cla, eh kamu udah ngerjain pr biologi belum? Aku belum nih soalnya kemarin ketiduran." Ucap Aletta karena memang ia datang lebih awal ke sekolah berniat untuk menyalin pr biologi.


"Hah? Biologi ada pr? Buat kapan?" Tanya Clara panik yang membuat Aletta terkejut.


"Iya ada pr, kemarin kan gurunya ga masuk kelas jadi kita disuruh ngerjain halaman 80 berarti itu dijadiin pr kan Cla?" Tanya Aletta yang menjadi tak yakin ada pr biologi atau tidak.


Mendengar hal tersebut Clara membulatkan matanya kaget. "Astaga oh iya ya aku lupa." Pekik Clara sambil menepuk jidatnya.


"Hah jadi itu beneran pr Cla?" Tanya Aletta lagi yang dibalas anggukan panik oleh Clara. "Yah kita sama-sama ga ngerjain dong." Lanjut Aletta sambil berdiri dari kursinya panik.


"Astaga bisa-bisanya aku lupa kalau ada pr biologi. Lagian siapa juga yang ngasih pr mendadak dan harus dikumpulin besoknya. Aku jadi lupa kan gara-gara seharian jalan sama Kak Alvaro." Batin Clara menggerutu kesal namun tersenyum mengingat kebersamaannya bersama Kak Alvaro kemarin. "Loh Ta mau kemana?" Tanya Clara saat melihat Aletta hendak berjalan keluar kelas.


"Ke kelas Anna, dia kan rajin jadi pasti udah sampai di sekolah." Ucap Aletta yang membuat Clara berdiri dari kursinya dan berjalan menghampiri kelas Anna. Mereka pun berjalan bersama ke kelas Anna dan tersenyum senang saat melihat Anna yang baru saja sampai di kursinya.


"Anna, good morning." Sorak Clara dan Aletta bersamaan sambil menghampiri Anna. Tidak memperdulikan siswa lain di dalam kelas yang terkejut melihat mereka datang dengan heboh.


"Yaampun kalian apa-apaan sih. Masih pagi udah heboh aja." Ucap Anna sambil menatap Aletta dan Clara setelah menyimpan tasnya di bangku.


"Hehe sorry abisnya kita senang banget ketemu sama kamu An." Ucap Clara sambil menatap ke arah lain yang membuat Anna curiga.


"Ada apa? Mau nyalin tugas?" Tanya Anna to the poin yang langsung membuat mata Aletta berbinar.

__ADS_1


"Wah Anna memang paling peka soal urusan sekolah." Puji Aletta yang membuat Clara terkekeh karena niat mereka langsung diketahui oleh Anna.


"Mau nyalin apa?" Tanya Anna sambil mengambil tas nya kembali.


"Biologi An, yang kemarin disuruh ngerjain halaman 80." Jawab Aletta semangat.


Anna pun mencari buku biologinya dan memberikannya pada Aletta setelah menemukannya.


"Thank Anna. You are the best." Sorak Aletta lalu memeluk Anna senang.


"Kenapa ga nyalin prnya Clara aja? Ga mungkin kan Clara juga ga buat pr?" Tanya Anna setelah pelukannya terlepas.


"Nah kan. Kamu juga ngerasa aneh kan An? Bisa-bisanya seorang Clara lupa kalau hari ini ada pr biologi." Tambah Aletta yang membuat Anna menatap Clara.


"Ada apa Cla? Ga biasanya kamu ga ngerjain pr." Tanya Anna pada Clara yang membuat Clara tersenyum bingung hendak menjawab apa.


"Namanya juga manusia jadi bisa aja dong lupa An." Ucap Aletta canggung karena melihat Anna dan Clara yang saling bertatapan.


"Aku kira kamu kenapa Cla. Makanya kalau belajar di perpus jangan sampai lupa waktu jadinya kecapean kan." Ucap Anna yang membuat Clara terkekeh.


"Iya boss ga bakal keulang lagi kok." Jawab Clara sambil menaruh telapak tangannya di pelipisnya seakan memberi hormat pada Anna.


"Eh yaudah deh kalau gitu kita balik yuk Cla. Kitakan masih harus nyalin pr biologi." Ucap Aletta mengingatkan.


"Oh ok. An, biologi jam keberapa?" Tanya Clara pada Anna.


"Nanti aja balikinnya pas jam istirahat Cla. Biologi jam ke 6 kok pelajarannya jadi santai aja nyalinnya." Jawab Anna yang membuat Clara dan Aletta tertawa.

__ADS_1


"Thank you so much Anna." Ucap Clara dan Aletta lalu mereka kembali ke kelas untuk menyalin prnya.


Saat istirahat


"Hah akhirnya istirahat juga. Tangan aku mau mati rasa deh rasanya dari tadi nyatet terus. Mana nyalin prnya Anna panjang kali lebar lagi. Orang rajin mah memang beda ya." Gerutu Aletta sambil mengibaskan tangannya membuat Clara terkekeh.


"Makanya kalau ada pr tuh dibuat. Pasti ga bakal sepegel ini kalau ga nyalin pr tadi pagi." Ucap Clara sambil tertawa yang membuat Aletta sewot.


"Kamu juga ga buat pr kan makanya nyalin pr bareng tadi pagi. Lagian memangnya kamu ga pegel apa?" Tanya Aletta sedikit heran.


"Engga kok. Engga sama sekali. Lagian minggu depan kan ujian jadi minggu ini pasti banyak nyatet sama ngulang materi. Hitung-hitung latihan supaya ujiannya ga kehabisan waktu." Komentar Clara yang diangguki oleh Aletta dengan lemas. "Kok lemas gitu sih? Ayo kita ke kantin biar tenaga kamu full lagi." Lanjut Clara sambil tertawa melihat Aletta yang kembali bersemangat.


"Kalau ke kantin mana mungkin bisa nolak." Ucap Aletta lalu berdiri dengan semangat.


Sesampainya di kantin mereka langsung duduk di sebuah meja yang sudah terdapat Chacha dan Anna.


"Tumben Aletta nyampe kantinnya belakangan. Nih makanan kalian udah aku pesenin sekalian tadi soalnya kalian lama sih." Ucap Chacha yang membuat Aletta cemberut.


"Thank Cha." Ucap Clara sambil mengambil makanannya. "Oh iya ini bukunya An, sekali lagi thank ya." Lanjut Clara sambil menyerahkan buku pr biologi Anna.


Chacha yang melihatnya pun tiba-tiba tersedak makanannya. "Yaampun buru-buru banget sih makannya. Kayak orang kelaparan aja. Nih minum dulu." Ucap Aletta sambil menyerahkan minuman pada Chacha.


"Cla, kamu nyalin pr Anna? Kenapa? Ga biasanya kamu nyalin." Tanya Chacha setelah meminum minumannya.


"Kelupaan ada pr." Jawab Clara sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena lagi-lagi ia mendapat pertanyaan serupa hari ini.


Saat Chacha hendak kembali bersuara tiba-tiba Aletta sudah histeris terlebih dahulu. "Wah ada Kak Alvaro ke kantin." Sorak Aletta yang membuat meja disekitar mereka menatap Aletta. Namun tak berapa lama perhatian keisi kantin malah kembali pada Kak Alvaro yang sedang berjalan menuju salah satu stand di kantin.

__ADS_1


"Inget udah ada Kak Andrew Ta. Bisa-bisanya masih liatin cowo lain." Goda Chacha namun tak berhasil membuat Aletta mengalihkan pandangannya dari Kak Alvaro.


"Kak Andrew itu yang utama sedangkan Kak Alvaro pelengkapnya." Ucap Aletta membuat Chacha tertawa tak habis pikir dengan jawaban sahabatnya itu.


__ADS_2