
"Aduh.....Clara kemana sih? Kok lama banget. Apa dia lupa ya kalau aku masih ada disini, ga lucu banget sih kalau sampai dia ngelupain sahabat terbaiknya ini dan pulang ke hotel duluan. Mana aku ga tau jalanan di Jakarta lagi. Aku telp aja kali ya," ucap Lisa mendumel karena bosen ditinggal sendiri dan lama oleh Clara sehingga pada akhirnya Lisa pun memutuskan untuk menelepon sahabatnya itu.
Disisi lain
Saat Kak Angel kembali tenang dan sudah tidak menangis, Clara berniat hendak menanyakan kembali pertanyaan yang belum sempat kakaknya jawab namun
~You were the shadow to my light. Did you feel us? Another star. You fade away. Afraid our aim is out of sight. Wanna see us. Alive~
kegiatannya terhenti saat Clara mendengar handphonenya berbunyi pertanda bahwa ada seseorang yang meneleponnya. Saat Clara melihat ke arah layar handphonenya, tiba-tiba Clara menepuk jidatnya sendiri. "Aduh kak, aku lupa. Tadi kan aku kesini bareng sahabat aku dan sekarang kayaknya udah cukup lama kita ngobrol dan dia aku tinggal sendirian tadi disalah satu bangku di taman ini," ucap Clara gelisah karena dia melupakan Lisa yang mungkin sekarang sudah kesal menunggunya terlalu lama.
"Yaudah sekarang kamu samperin aja sahabat kamu itu. Nanti kita bisa lanjut ngobrol lagi," ucap Angel yang sudah tenang dan tidak ingin terlihat lemah di mata Clara, adiknya.
"Kakak sekarang mau kemana? Biar sekalian bareng aja yuk. Aku juga sebentar lagi bakal balik ke hotel tempat aku dan orang-orang dari agensi menginap."
"Kakak sekarang juga kayaknya bakalan pulang. Tadi kakak ke taman buat nyari udara segar dan sekarang udah waktunya kakak istirahat supaya bayi dalam kandungan kakak ga kenapa-napa."
"Ok sekarang kita pulang. Kakak hutang penjelasan ya sama aku terus kakak jaga diri baik-baik dan jangan sampai keponakan aku kenapa-napa ya," ucap Clara yang membuat Angel tersenyum karena ternyata Clara menerima bayinya dan mau menunggu hingga dia siap untuk menceritakan semuanya. "Yaudah sekarang aku anter kakak pulang tapi sebelumnya kita samperin sahabat aku dulu."
___________________
"Kamu kemana aja sih Cla? Kamu tau ga aku nunggu disini udah 2 jam tau. Kamu kan paling tau kalau aku orangnya gampang bosenan kalau sendiri," ucap Lisa kesal saat melihat Clara berjalan ke arahnya setelah sekian lama dia menunggu.
"Iya-iya maaf ya Lisa. Tadi aku keasikan ngobrol sampai lupa kalau aku ninggalin kamu sendirian," ucap Clara meminta maaf pada Lisa lalu tatapan Lisa tertuju pada seorang wanita yang berada disamping Clara.
"Dia siapa Cla? Temen kamu?" Tanya Lisa sambil menatap ke arah Angel.
"Dia Kak Angel. Dia bukan cuma temen aku tapi dia itu satu-satunya kakak perempuan aku," jawab Clara. "Lisa kenalin dia Kak Angel kakak aku. Kak Angel kenalin dia Lisa sahabat aku," lanjut Clara saling memperkenalkan kedua orang itu.
__ADS_1
"Hai Lisa, aku Angel kakaknya Clara," ucap Kak Angel memperkenalkan diri.
"Hai kak, aku Lisa sahabatnya Clara," ucap Lisa ikut memperkenalkan diri. "Cla, kok aku ga pernah tau ya kamu punya kakak perempuan," lanjut Lisa bingung.
"Iya jadi waktu umur aku 10 tahun berarti 4 tahun yang lalu, mommy sama daddy aku pisah terus Kak Angel ikut mommy sementara aku, Kak Brian, dan Kak Vino ikut daddy jadi aku sama Kak Angel sempat berpisah dan baru sekarang aku ketemu lagi sama dia makanya aku sampai lupain kamu waktu ngobrol sama dia. Sorry ya," jelas Clara pada Lisa.
"Iya ga apa apa kok Cla. Aku ngerti kamu pasti kangen kan sama Kak Angel makanya kamu sampai lupa sama aku," ucap Lisa pengertian.
"Thank you Lisa. Kamu emang sahabat aku yang paling pengertian," ucap Clara lalu mencium pipi Lisa. Angel yang melihat tingkah adiknya pun hanya dapat tertawa sementara Lisa menahan malu pada Kak Angel karena Clara mencium pipinya.
"Yaudah ayo Cla, katanya mau pulang. Kasian Lisa pasti cape banget nungguin kamu ngobrol sama aku 2 jam apalagi itu belanjaan Lisa banyak banget ya," ucap Angel saat melihat tangan Lisa yang menenteng 5 paperbag dengan merek yang berbeda-beda.
"Aduh jadi malu nih. Tadi aku sama Clara abis keliling mall di Jakarta makanya aku belanja lumayan banyak kak," jawab Lisa sambil tersipu malu karena ketahuan bahwa dia tukang belanja.
"Haha Lisa mah emang suka banget sama yang namanya shopping kak," ucap Clara yang membuat Lisa memelototinya sehingga membuat Clara dan Kak Angel tertawa. "Yaudah sekarang aku pesen taksi online ya. Lisa ga apa apa kan kalau kita anterin Kak Angel pulang dulu baru kita balik ke hotel," lanjut Clara sambil menatap Lisa.
"Ok kalau gitu kita anterin Kak Angel dulu baru balik ke hotel. Kak Angel sekarang tinggal dimana?" Tanya Clara.
"Masih di rumah kita yang lama kok Cla," jawab Angel sambil tersenyum.
"Loh bukannya mommy udah nikah lagi? Kok kakak tetap tinggal di rumah lama kita?" Tanya Clara mulai penasaran kembali.
"Nanti kakak jelasin tapi ga sekarang. Sekarang udah mau malam kita harus pulang," jawab Angel.
Akhirnya Clara memesan taksi online menuju tempat tinggalnya yang dulu lalu langsung pamit karena hari sudah mulai malam. Sekarang Angel sudah pulang ke rumahnya dan Clara dan Lisa sudah kembali ke hotel lalu makan malam di hotel bersama orang agensi.
_______________
__ADS_1
Saat makan malam
"Malam ini tolong kalian bereskan barang-barang kalian. Karena ada sedikit masalah dengan pemotretan yang dilakukan oleh tim kita di Jepang dan jadwal yang dipercepat maka kita harus kembali ke New York City besok untuk mengumpulkan hasil foto yang sudah kita lakukan kemarin. Mohon maaf sebelumnya karena acara liburan kita harus berakhir lebih cepat dari rencana awal," ucap sang penanggungjawab acara dengan penuh nada menyesal. Mau tidak mau para model, fotografer, dan tim pun harus pulang besok dengan rasa tak rela karena baru sehari mereka menikmati waktu di Pulau Seribu dan baru sehari juga mereka diberikan free time untuk bersantai di Jakarta.
Setelah makan malam mereka segera bergegas ke kamar masing-masing karena harus mengemasi barang bawaan mereka.
"Yah Cla sebel deh kan baru sehari kita jalan-jalan keliling mall di Jakarta. Masa iya besok kita udah harus pulang. Lagian besokan kita udah janji sama Kak Angel bakal main kesana," ucap Lisa merenggut tak suka.
"Ya mau gimana lagi ini udah keputusan pihak agensi. Tapi kayaknya aku bakal tetap pulang 3 hari lagi deh," ucap Clara santai sambil berjalan ke arah ranjang dan menghidupkan televisi.
"Loh Cla, ya ga bisa gitu dong kita pergi sama-sama pulang juga harus sama-sama. Lagian emangnya orang agensi bakalan ngebolehin kamu sendirian disini?"
"Ya kalau sendirian sih pastinya ga boleh kan selama kita pergi untuk acara pemotretan kita jadi tanggungjawab mereka tapi kan ada Kak Angel disini dan dia itu kakak aku keluarga aku jadi harusnya mereka bolehin dong."
"Tapi Cla..." ucap Lisa terpotong.
"Ayolah Lisa jangan halangin aku ok? Aku udah lama ga ketemu sama Kak Angel dan ini kesempatan aku buat kangen-kangenan sama dia. Besok pagi aku bakal bilang ke orang agensi dan aku minta tolong sama kamu. Tolong kamu jangan kasih tau Kak Vino atau pun Kak Brian kalau kita pulang lebih cepat."
"Loh kenapa Cla? Kan mereka kakak kamu kalau mereka khawatir gimana?"
"Aku cuma mau berduaan sama Kak Angel. Nanti juga aku bakal tetap pulang kok ke New York tapi sesuai dengan rencana awal. Ga akan lebih cepat ataupun lebih lama. Please Lisa tolong yah," ucap Clara keras kepala dan memohon pada Lisa pada akhirnya.
"Ok kalau itu mau kamu. Tapi jangan pulang kelamaan ya terus kabarin aku kalau kamu udah sampai New York supaya aku ga usah ngehindarin kakak-kakak kamu kalau aku ga sengaja ketemu sama mereka disuatu tempat. Kan aneh rasanya kalau aku ketemu mereka terus mereka tau aku pulang lebih cepat dari kamu."
"Thank Lisa kamu emang sahabat aku yang pa..."
"Paling pengertian? I know that."
__ADS_1
"Nope. Paling baik. Haha," jawab Clara yang membuat Lisa cemberut karena tebakannya salah.