My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Berhasil


__ADS_3

Pagi hari


Setelah Lisa selesai membereskan barang bawaannya dibantu oleh Clara, mereka segera turun untuk sarapan bersama para tim. Selesai mereka sarapan, mereka disuruh untuk kumpul di lobby hotel sekalian menyerahkan kunci kamar ke resepsionis.


"Kak aku ga ikut pulang ya," ucap Clara saat melihat penanggungjawab acara turun ke lobby.


"Loh kenapa? Ga bisa gitu dong kamu harus ikut pulang bareng kita," jawab penanggungjawab acara kebingungan.


"Tapi kak aku ga apa apa kok disini. Soalnya disini ada kakak aku dan nanti aku bakal pulang ke New York bareng sama dia jadi kakak tenang aja aku aman kok," ucap Clara mencoba meyakinkan penanggungjawab acaranya.


"Beneran ada kakak kamu disini? Kalo gitu aku telp kakak kamu dulu ya," ucap sang penanggungjawab acara membuat Clara panik.


"Jangan kak. Aku udah telepon kakak tadi dan kakak nanti bakal jemput aku disini. Tapi sekarang kakak lagi persiapan untuk meeting jadi kakak lagi ga bisa diganggu," ucap Clara mencoba mencari alasan dengan cepat.


"Yaudah deh kalau itu mau kamu. Kakak kamu juga pasti sibuk. Kamu yakin ga apa apa sendirian dulu disini? Soalnya pesawat kita berangkat 2 jam lagi dan kita harus ke bandara sekarang untuk check in," ucap penanggungjawab acara akhirnya mengiyakan keinginan Clara.


"Iya kak aku ga apa apa kok. Kakak tenang aja lagipula aku bakal nunggu disini kok sampai kakak aku datang jemput," ucap Clara menenangkan.


"Ok kalau gitu. Kamu hati-hati ya disini. Jaga diri kamu baik-baik. Jangan keluyuran sendirian ya bahaya," ucap penanggungjawab acara perhatian.


"Iya kak makasih ya kak," ucap Clara berterimakasih karena sang penanggungjawab acara akhirnya percaya padanya.


"Yaudah kalau gitu kita berangkat ya. Bye Baby," pamit penanggungjawab acara.


"Bye kak," ucap Clara. "Bye Lisa," sambungnya lalu Clara segera pergi kekamarnya untuk membereskan barang-barangnya dan pergi menuju rumah tempat tinggalnya dulu.

__ADS_1


_______________


Di rumah Keluarga Barack yang dulu


Tok tok tok


"Kak? Kak Angel?" Teriak Clara semangat sambil terus mengetuk pintu rumahnya.


"Iya sebentar," sahut Kak Angel dari dalam rumah. "Loh kok kamu sendirian? Lisa dimana?" Tanya Kak Angel saat sudah membuka pintu dan melihat Clara berdiri sendirian sambil tersenyum ke arahnya.


"Agensi mempercepat liburannya kak. Jadi hari ini Lisa dan orang-orang agensi akan pulang ke New York City," jelas Clara.


"Loh terus kenapa kamu disini? Kalau kamu mau pulang sekarang kakak ga apa apa kok. Daripada kamu ditinggal sendirian disini," ucap Angel kaget sekaligus sedikit panik pada adiknya tersebut.


"Loh tapi Kak Brian sama Kak Vino pasti khawatir sama kamu Cla kalau tau kamu disini sementara orang-orang agensi sudah kembali ke New York," ucap Kak Angel sedikit khawatir.


"Aku bakal tetap pulang kesana kok kak. Tapi ga sekarang, kan seharusnya aku dan orang agensi pulang 3 hari lagi jadi aku akan kembali ke New York 3 hari lagi dari sekarang sesuai rencana awal. Jadi 3 hari kedepan aku bakal nemenin Kak Angel disini," ucap Clara sambil tersenyum.


Kak Angel yang mendengarnya pun ikut tersenyum dan mempersilakan Clara untuk masuk ke dalam. "Eh kamu bawa koper Cla?" Tanya Angel saat melihat Clara menarik sebuah koper masuk ke dalam rumah.


"Hehe iya kak kan sebelumnya aku abis pemotretan jadi aku bawa cukup banyak barang."


"Kamu sekarang jadi model Cla?! Sejak kapan? Kakak mau nanya itu kemarin tapi kelupaan."


"Iya kak aku jadi teens model di New York. Kak Vino yang suruh aku jadi model katanya supaya aku bisa memulai hidup baru dan melupakan kesedihanku saat kematian daddy."

__ADS_1


"Oh. Kamu udah sarapan?" Tanya Kak Angel mencoba mengalihkan pembicaraan saat melihat raut wajah Clara berubah murung.


"Udah kak tadi di hotel. Kakak udah sarapan?" Tanya balik Clara.


"Udah. Cla kakak bangga sama kamu. Kamu bisa jadi teens model di sana. Kakak senang sekarang kamu udah beranjak dewasa. Semoga kedepannya kamu semakin sukses ya Cla," ucap Kak Angel tulus.


"Makasih kak. Oh iya kak, kakak disini sendirian? Suami kakak dimana? Kakak kan lagi hamil gede masa ditinggal sendirian sih," Tanya Clara heran setelah melihat suasana rumah yang sepi dan hening selain obrolan ringan yang Clara dan Kak Angel obrolkan.


Kak Angel pun menghela napas panjang sebelum menjawab pertanyaan Clara. "Mungkin memang ini sudah waktunya Clara tau yang sebenarnya sebelum Clara semakin penasaran dan keheranan melihatnya yang sekarang," batin Angel.


"Kak Angel tinggal sendirian dirumah ini Cla dan Kak Angel belum punya suami."


Clara yang mendengarnya pun hanya dapat membuka mulutnya dan membelalakan matanya cukup terkejut dengan jawaban kakaknya tersebut. Angel yang melihat kediaman Clara pun melanjutkan kisahnya.


"Kakak sempat punya pacar Cla dan dengan bodohnya kakak malah memberikan segalanya padanya tanpa tahu resiko apa yang dapat terjadi setelahnya. Dulu kakak tinggal dengan keluarga baru mommy dan sempat mengurus Aldo, adik kecil kita. Tapi semenjak kakak tahu bahwa kakak mengandung, kakak memutuskan untuk keluar dari rumah mereka dan memutus kontak dengan mereka. Lagipula mommy udah ga ada dan Aldo juga bisa mereka percayakan ke baby sitter jadi ga ada alasan buat kakak menjadi beban buat mereka dengan kehamilan kakak yang sekarang," ucap Angel panjang lebar tanpa bisa menahan air mata yang jatuh dari kelopak matanya. Clara yang melihatnya pun hanya dapat memeluk kakaknya dan mencoba untuk menenangkannya.


"Terus sekarang pacar kakak dimana? Kenapa dia ga mau tanggung jawab?" Tanya Clara yang terlihat emosi kepada pacar kakaknya itu.


Angel terdiam cukup lama sebelum menjawab. "Kakak bahkan sekarang ga tau dia ada dimana. Dia masih hidup atau engga pun kakak ga peduli. Sudah cukup dia khianatin kakak dan sekarang kakak cuma mau fokus membesarkan anak ini," jawab Angel sambil mengelus perutnya yang terlihat cukup membesar.


Clara yang mengerti perasaan kakaknya pun mencoba mencerna apa yang terjadi dan mengalihkan pembicaraan. "Sekarang udah berapa bulan?" Tanya Clara sambil mengelus perut Kak Angel.


Kak Angel yang merasa perutnya dielus oleh Clara pun cukup kaget lalu tersenyum haru karena Clara mau menerima anaknya dan tidak mencacinya. "Udah 9 bulan. Kata dokter kemungkinan beberapa hari lagi dia lahir ke dunia. Kakak ga sabar buat gendong dia Cla," ucap Kak Angel terlihat senang dan menanti-nantikan kehadiran anaknya.


"Aku pengen nemenin kakak disini sampai lahiran. Aku juga pengen liat keponakan aku kak, pasti lucu dan imut deh kayak aku," ucap Clara yang membuat Angel tertawa dan bersyukur ada Clara disampingnya sekarang yang pastinya akan menguatkannya menghadapi semua ini.

__ADS_1


__ADS_2