My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Bi Mirna


__ADS_3

Clara pun segera berangkat ke taman dengan berjalan kaki karena tamannya terletak tidak jauh dari rumahnya. Setelah sampai di taman, Clara pun duduk di salah satu kursi yang berada di taman sambil menunggu kedatangan Bi Mirna. Setelah melihat Bi Mirna, Clara pun segera berjalan ke arahnya dan memeluknya tiba-tiba dari belakang.


"Bi Mirna," ucap Clara senang sambil memeluk Bi Mirna.


"Astaga ngagetin aja non. Ini beneran non Clara?" Tanya Bi Mirna setelah melihat Clara karena sudah 7 tahun mereka tidak berjumpa.


"Iya dong bibi ini aku Clara masa bibi lupa sih," ucap Clara sambil memanyunkan bibirnya.


"Ya ga lupa atuh non. Bibi kan cuma kaget udah lama ga liat non Clara eh sekarang non Clara sudah besar saja dan makin cantik lagi," ucap Bi Mirna yang berhasil membuat Clara tersenyum kembali.


"Makasih bibi. Yaudah sekarang kita duduk disana yuk," ucap Clara sambil menggandeng tangan Bi Mirna menuju ke kursi yang tadi sempat ia duduki. "Clara masih ga nyangka bisa ketemu lagi sama bibi disini," sambung Clara setelah mereka duduk.


"Bibi juga ga nyangka non. Bibi pikir bibi ga akan bisa ketemu lagi sama non Clara setelah tuan dan nyonya pisah soalnya kan bibi ga bisa nyusulin non Clara ke luar negeri," ucap Bi Mirna yang membuat Clara tersenyum kecut mengingat perpisahan orangtuanya yang sekarang ia ketahui disebabkan oleh sebuah kesalahpahaman.


"Bibi sekarang lagi sibuk apa? Bibi kerja dimana sekarang? Bibi ceritain dong semuanya ke Clara apa aja yang bibi lakuin setelah mom and dad pisah," ucap Clara sambil tersenyum ke arah Bi Mirna untuk meyakinkan Bi Mirna yang terlihat ragu untuk menceritakan semuanya bahwa ia baik-baik saja.


Setelah menghela nafas panjang, Bi Mirna pun mulai bercerita. "Setelah tuan dan nyonya pisah, bibi tetap bekerja dengan nyonya karena tak tega melihat nyonya sendirian. Tak lama kemudian nyonya menikah lagi," ucap Bi Mirna menjeda ucapannya dan melihat ke arah Clara untuk melihat ekspresinya.

__ADS_1


"Iya aku tau kok bi. Aku juga tau mommy sekarang udah ga ada," ucap Clara yang membuat Bi Mirna terkejut karena Clara sudah mengetahuinya. "Lanjut bi," lanjut Clara setelah melihat bahwa Bi Mirna membuka mulutnya hendak bertanya padanya.


Akhirnya Bi Mirna pun melanjutkan ceritanya. "Setelah menikah, bibi ikut nyonya ke rumah keluarga barunya. Nyonya mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Setelah melahirkan, nyonya meninggal jadi tinggal bibi dan non Angel yang tinggal di rumah suami baru nyonya. Tapi tak lama setelahnya, non Angel pergi dan memutuskan kontak dengan seluruh keluarga barunya bahkan bibi sendiri sampai sekarang tidak tahu non Angel berada dimana. Setelah kepergian non Angel, bibi mengundurkan diri karena nyonya sekarang sudah tiada dan non Angel tidak diketahui dimana keberadaannya jadi bibi tidak punya alasan untuk tetap bekerja disana. Bibi merasa tidak nyaman bekerja disana karena nyonya dan non Angel sudah tidak berada disana jadi bibi mengundurkan diri dan sampai sekarang bibi tidak bekerja lagi non karena sekarang anak bibi yang bekerja di luar kota sudah memiliki pekerjaan tetap dan setiap bulannya mengirimkan bibi uang," ucap Bi Mirna yang tak kuasa menahan air matanya saat menceritakan mengenai Nyonya Tania dan Nona Angel.


"Makasih bi udah ngejaga mommy dan Kak Angel selama ini. Kak Angel sekarang udah bahagia sama mommy dan daddy disana," ucap Clara sambil memeluk Bi Mirna mencoba untuk menenangkannya.


"Maksudnya non?" Tanya Bi Mirna saat tangisnya sudah reda.


"Daddy udah meninggal 6 tahun yang lalu saat kecelakaan pesawat dan Kak Angel udah meninggal 3 tahun yang lalu," ucap Clara yang menangis mengingat daddynya dan Kak Angel.


"Yaampun non, bibi ga tau," ucap Bi Mirna kaget karena mengetahui kabar tersebut. "Sekarang non Clara tinggal sama siapa di Indonesia?" Tanya Bi Mirna.


"Iya bibi mau non. Bibi mau nemenin non Clara selama non Clara di Indonesia. Lagipula bibi kesepian non di rumah sendirian kan anak bibi kerja di luar kota terus cucu bibi ikut orangtuanya," ucap Bi Mirna yang membuat Clara tersenyum.


"Makasih ya bi," ucap Clara sambil memeluk bibi yang sudah ia anggap sebagai keluarganya sendiri. "Sekarang kita ke rumah bibi yuk buat ambil barang-barang bibi. Mulai hari ini bibi tinggal bareng Clara lagi ya," lanjut Clara yang langsung diangguki oleh Bi Mirna.


______________

__ADS_1


Di rumah


"Non rumah ini masih sama kayak dulu ya," ucap Bi Mirna saat mereka sudah sampai di depan gerbang.


"Iya dong bi, rumah ini kan punya banyak kenangan jadi ga boleh ada yang mengubah rumah ini sedikit pun," ucap Clara sambil tersenyum. Mereka pun berjalan memasuki rumah tersebut.


"Non Clara udah pulang? Non sama siapa?" Tanya kepala bodyguard di rumah Clara.


"Kenalin ini Bi Mirna, mulai hari ini dia akan tinggal bareng sama kita. Kak Brian juga udah setuju soal ini. Bi Mirna merupakan orang yang sudah lama bekerja dengan Keluarga Barack," ucap Clara memperkenalkan Bi Mirna. Setelah berkenalan akhirnya Clara dan Bi Mirna pun memasuki rumah.


"Kak Ara," teriak Bianca sambil memeluk Clara. "Kak Ara dari mana? Kok Bianca ga diajak pergi bareng kakak?" Lanjut Bianca bertanya dengan wajah murung.


"Maaf sayang kakak tadi ada urusan. Oh iya kenalin ini Bi Mirna, jadi kalau kakak lagi sekolah atau lagi ada urusan diluar rumah kamu bisa ajak Bi Mirna atau Kak Siti main ya," ucap Clara memperkenalkan Bi Mirna pada Bianca.


"Hi bibi, aku Bianca," ucap Bianca sambil melambaikan tangan ke Bi Mirna.


Bi Mirna tersenyum ke arah Bianca lalu bertanya pada Clara. "Dia siapa non?"

__ADS_1


"Dia keponakan Clara bi jadi kalau Clara lagi sekolah bibi tolong jagain Bianca ya. Bibi kan penyayang sama anak kecil jadi bibi bisa anggap Bianca sebagai cucu bibi sendiri dan nemenin Bianca main," jawab Clara tersenyum ke arah Bi Mirna yang mengangguk. Saat Bi Mirna membuka mulutnya hendak bertanya, Clara berbicara terlebih dahulu. "Kita makan yuk sekarang," ucap Clara sambil membawa Bianca ke meja makan untuk menghindari pertanyaan Bi Mirna yang pasti akan bertanya anak siapa Bianca ini.


__ADS_2