My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Danau Favorit Alvaro


__ADS_3

Alvaro dan Clara sudah keluar dari area mall dan sekarang sedang berada di mobil Alvaro dengan suasana yang hening.


"Maaf ya Cla gara-gara aku kamu jadi harus cepat-cepat abisin pancakenya." Ucap Alvaro membuka obrolan.


"Ga apa-apa kok kak lagian aku kan memang cepat kalau makan pancake." Ucap Clara sambil tertawa membuat Alvaro tersenyum.


"Sekarang kita mau kemana kak?" Tanya Clara setelah hening sesaat diantara mereka.


"Ada deh. Nanti juga kamu tau." Jawab Alvaro yang membuat Clara cemberut.


"Kasih tau dong kak. Jangan main rahasia-rahasiaan." Rengek Clara membuat Alvaro tertawa.


"Sabar dong nanti juga kamu tau. Kan aku udah bilang kalau Clara sabar..." Ucap Alvaro yang terpotong.


"Stop kak. Udah ga usah dilanjutin." Potong Clara cepat saat merasakan pipinya mulai memanas.


"Haha kenapa sih? Belum juga beres kalimatnya." Ucap Alvaro sambil tertawa.


"Udah diem. Nyetir aja yang fokus." Ucap Clara lagi sambil memalingkan mukanya.


"Oke. Sabar ya sebentar lagi juga sampai kok." Ucap Alvaro lalu hening diantara mereka karena Alvaro yang fokus menyetir sedangkan Clara fokus melihat pemandangan diluar jendela mobil.


Saat Clara sedang memainkan handphonenya, mobil yang dikendarai oleh Alvaro tiba-tiba berhenti membuat Clara menoleh, "Kak, kok berhenti?" Tanya Clara menatap Alvaro heran.


Alvaro tersenyum, "Udah sampai Cla." Mendengar hal tersebut Clara segera menatap ke luar jendela mobil dan sedikit terkejut.


"Loh kakak ngajak aku ke danau?" Tanya Clara semangat saat melihat danau dari kejauhan.

__ADS_1


Alvaro tersenyum melihatnya dan mengangguk mengiyakan. "Ayo kita turun Cla." Ajak Alvaro sambil keluar dari mobilnya.


Mereka segera berjalan ke arah danau yang dikelilingi oleh taman. "Wah bagus banget danaunya." Ucap Clara takjub tanpa mengalihkan perhatiannya pada Alvaro. Alvaro yang melihat mata Clara berbinar hanya tersenyum dan menatap wajah Clara dengan lekat. "Apa iya gue suka sama dia?" Tanya batin Alvaro pada dirinya sendiri.


Clara yang merasa diperhatikan akhirnya mengalihkan perhatiannya pada Alvaro dan sedikit heran melihat Alvaro yang menatapnya lekat-lekat. "Kak, Kak Alvaro," panggil Clara namun tidak mendapat sahutan dari Alvaro. "Kak Alvaro!" Panggil Clara lagi sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Alvaro.


"Eh iya Cla ada apa?" Tanya Alvaro cepat karena terkejut.


"Kakak ngelamun ya? Kok dipanggil ga nyaut?" Tanya Clara sedikit tertawa melihat Alvaro yang terkejut.


"Ah engga kok," jawab Alvaro sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena malu ketahuan sedang memperhatikan Clara sampai melamun. Melihat Clara yang hanya menatap danau tanpa berniat membuka obrolan, akhirnya Alvaro melanjutkan kalimatnya, "Gimana Cla pemandangannya? Kamu suka?"


Clara yang ditanya demikian seketika menatap Alvaro dengan mata berbinar. "Pemandangannya bagus banget kak. Dari kecil aku suka banget sama danau tapi aku jarang banget diajak ke danau." Jawab Clara sambil menggerutu kesal di akhir membuat Alvaro terkekeh.


"Kalau gitu kita sama, aku juga suka sama danau dan danau ini salah satu danau favorit aku." Ungkap Alvaro membuat Clara mengangguk tanda mengerti.


Alvaro melihat ada sebuah perahu didekat danau lalu berkata, "Mau naik perahu ga? Pemandangan disini lebih seru kalau dilihat sambil naik perahu keliling danau."


Clara mengerutkan dahinya heran karena Alvaro tidak menjawab pertanyaannya namun seketika kembali bersemangat saat Alvaro mengajaknya naik perahu. "Ayo kak."


Alvaro langsung menggandeng tangan Clara dan menuntunnya ke tepi danau. Saat sampai, Alvaro segera menaiki perahu terlebih dahulu lalu mengulurkan tangannya untuk membantu Clara naik ke perahu.


"Percayakan sama aku?" Tanya Alvaro saat melihat Clara ragu-ragu untuk mengulurkan tangannya. Mendengar hal itu, Clara tersenyum dan segera menganggukan kepalanya.


"I trust you." Jawab Clara mantap lalu meraih tangan Alvaro. Clara naik ke perahu dengan pelan, "Ah kak!" Teriak Clara karena sedikit terkejut saat perahu yang ia naiki terguncang. Alvaro tertawa melihat Clara yang tiba-tiba berteriak membuat Clara ikut tertawa sambil meringis malu. Saat hendak menghampiri Alvaro, Clara tidak sengaja tersandung dan jatuh ke depan sehingga Alvaro reflex menangkapnya.


Clara maupun Alvaro sama-sama kaget saat Alvaro malah ikut terjatuh tertimpa Clara. Mereka terdiam cukup lama saling menatap satu sama lain. "Astaga jantung gue kenapa berdetak cepet banget. Perasaan gue ga abis lari maraton." Batin Alvaro sambil menatap Clara yang saat ini posisinya sangat dekat dengannya. Clara hanya menatap wajah Alvaro tanpa berniat untuk bangun karena masih berada dalam keterkejutannya.

__ADS_1


Saat sedang berusaha untuk menormalkan detak jantungnya, tiba-tiba ide jahil terlintas dibenak Alvaro. "Mau sampai kapan kamu tiduran di atas aku? Hm?" Tanya Alvaro jahil dengan seringaian nakalnya membuat Clara tersadar dan reflex menjauh dari Alvaro. "Aku tau sih kamu nyaman didekapan aku tapi aku jatuhnya langsung ke kayu loh." Lanjut Alvaro melanjutkan kejahilannya padahal muka Clara sudah memerah padam.


"Iih Kak Alvaro, sorry aku kan ga sengaja." Ucap Clara sambil menundukkan wajahnya karena malu. Alvaro yang melihatnya hanya tertawa lalu mengangkat wajah Clara saat tawanya mereda.


"Yaudah ayo kita ke tengah danau. Kamu duduk di depan." Ucap Alvaro sambil memposisikan dirinya di belakang Clara sehingga Clara duduk menghadap depan membelakangi Alvaro. "Siap?" Tanya Alvaro saat ia sudah menempatkan dayung di tangan kanan dan kirinya. Clara hanya mengangguk sebagai jawaban karena masih merasa malu atas kejadian tadi.


Perahu mulai berjalan mengelilingi danau dan Clara selalu berdecak kagum melihat pemandangan di sekitar danau. "Benar kak, pemandangannya lebih bagus kalau dilihat dari atas perahu." Kagum Clara sambil menengok ke belakang untuk melihat Alvaro. Pemandangan yang indah membuatnya seketika lupa atas kejadian memalukan yang menimpanya tadi.


"Bagus deh kalau kamu suka." Ucap Alvaro tersenyum sambil terus mendayuh perahunya. Clara melihat Alvaro yang mulai berkeringat karena mendayuh perahunya sendirian.


"Kak, aku juga mau coba gerakin perahunya dong." Ucap Clara semangat membuat Alvaro terkekeh.


"Yakin bisa? Ini berat loh lumayan." Tanya Alvaro membuat Clara cemberut.


"Bisa dong kak. Mana sini kasih ke aku dayungnya satu." Jawab Clara sambil merebut salah satu dayung yang digenggam Alvaro. Alvaro hanya tersenyum melihatnya lalu mereka mendayuh perahu bersama-sama.


Tak lama kemudian Alvaro melihat Clara yang mulai mendayuh dengan pelan sehingga ia menaruh dayung yang ia pegang lalu memajukan tubuhnya untuk memegang dayung yang Clara genggam.


"Eh kakak mau ngapain?" Tanya Clara kaget karena merasa dipeluk oleh Alvaro.


"Mau dayung perahunya barengan sama kamu abis kamu ngedayungnya lemes sih." Jawab Alvaro sambil terkekeh membuat Clara mencebik. "Nih liatin cara ngedayung yang bener." Lanjut Alvaro lalu memindahkan tangannya ke atas tangan Clara yang sedang memegang dayung.


Alvaro mulai mendayung perahunya ke tengah danau tanpa menyadari Clara yang sedikit menunduk karena merasa wajah Alvaro berada terlalu dekat dengannya. "Duh jantung jangan berdetak cepet-cepet dong nanti suara kamu kedengaran. Mana Kak Alvaro deket banget lagi jaraknya. Dia ga dengar suara jantung aku kan?" Suara batin Clara sambil berusaha untuk mengatur detak jantungnya. Setelah dirasa jantungnya mau diajak kompromi maka Clara pun mengangkat kepalanya lagi lalu melihat ke arah tangannya yang sedang dibantu oleh tangan Kak Alvaro untuk mendayuh perahu.


Alvaro yang melihat Clara kembali mengangkat kepalanya kemudian tersenyum karena ia bisa melihat wajah Clara dengan lebih jelas. Alvaro mendekatkan dirinya lagi pada punggung Clara kemudian menyenderkan kepalanya di bahu Clara membuat Clara sedikit menegang. Alvaro terdiam merasakan jantungnya yang berdetak lebih cepat namun entah kenapa dia malah nyaman dengan detakan itu. Alvaro melihat Clara tersenyum dan itu membuat ia ingin selalu melindunginya agar senyum itu tidak luntur dari bibir Clara.


...--Kalau jantung lo berdetak lebih cepat saat lo bersama Clara dan lo merasa aman dan nyaman berada di dekatnya sehingga membuat lo ingin selalu berada di dekatnya dan melindunginya, itu tandanya lo beneran suka sama Clara--...

__ADS_1


__ADS_2