My Niece'Dad My Lover

My Niece'Dad My Lover
Kak Angel?


__ADS_3

Pagi hari pun tiba, Clara membuka matanya dan melihat Lisa masih tertidur. Clara berjalan ke arah balkon di kamarnya untuk menghirup udara segar lalu pergi ke kamar mandi untuk melaksanakan rutinitas paginya. Setelah selesai mandi, Clara melihat Lisa sedang memainkan ponselnya.


"Cla, di grup katanya kita bakal kembali ke Jakarta hari ini soalnya pemotretan yang kemarin dirasa sudah cukup," ucap Lisa saat melihat Clara keluar dari kamar mandi.


"Yah kok cuma sehari sih? Katanya kita disini bisa 3 sampai 5 hari," ucap Clara kesal.


"Tenang aja Cla kita cuma kembali ke Jakarta kok bukan pulang ke New York. Katanya sebagai hadiah karena kita sudah bekerja dengan baik kemarin maka kita bakal menghabiskan 4 hari kita di Jakarta," jawab Lisa yang langsung membuat wajah Clara kembali bersemangat.


"Wah serius? Yeay aku kangen banget sama Jakarta. Akhirnya aku bisa main lagi kesana. Lagipula sehari di Pulau Seribu rasanya udah cukup, aku udah puas sama pemandangan lautnya," ucap Clara antusias.


"Seneng banget Cla kamu bisa ke Jakarta lagi. Nanti ajak aku main ya di Jakarta kan aku ga tau jalanan di Jakarta. Pokoknya kita harus puas-puasin main di Jakarta sebelum kembali ke New York City."


"Ok sekarang kamu mandi. Aku bakal packing."


"Siap boss."


Pukul 11.00 WIB, mereka pun kembali ke pelabuhan untuk menyebrangi pulau menggunakan kapal laut. Seperti kemarin Clara dan Lisa duduk sambil menikmati pemandangan laut dan mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan melakukan selfie bersama. Pukul 13.30 WIB, mereka sampai di pelabuhan Jakarta lalu mereka segera menuju ke hotel yang sebelumnya sudah dipesan oleh pihak penyelenggara acara. Malamnya karena terlalu lelah maka mereka makan malam di hotel dan segera istirahat karena besok pagi Clara akan mengajak Lisa jalan-jalan sepuasnya mengelilingi Kota Jakarta. Selama di Jakarta piha agensi memberikan free time kepada mereka semua untuk menikmati Kota Jakarta sehingga mereka bebas mau kemana saja dan ngapain aja.


_______________


Pagi hari


"Lisa ayo bangun. Kita bakal jalan-jalan seharian ini. Ayo dong bangun jangan mimpiin pangeran kuda putih kamu terus yang entah kapan datangnya," ucap Clara mencoba membangunkan Lisa yang memang terkadang sulit untuk bangun pagi.

__ADS_1


"Memangnya sekarang jam berapa sih Cla. Aku masih ngantuk nih," ucap Lisa sambil tetap memejamkan matanya.


"Masih jam 06.00 tapi ayo dong bangun kamu siap-siap kan seharian ini kita bakal jalan-jalan keliling Kota Jakarta. Sekarang kamu bangun terus mandi. Aku ga mau tau pokoknya setengah jam lagi kamu harus udah siap," ucap Clara final.


Lisa yang mendengarnya kan sesegera mungkin bangun dari ranjangnya lalu lari berbirit-birit ke arah kamar mandi yang membuat Clara mau tak mau tertawa melihat tingkah sahabatnya itu.


Setelah Lisa selesai bersiap-siap, Clara membawa Lisa ke salah satu kafe dekat tempat tinggalnya dulu untuk sarapan. Mereka memesan roti dan susu untuk sarapan.


"Cla makanan disini enak loh. Kok kamu tau tempat kayak gini buat sarapan?" Tanya Lisa sambil mengunyah rotinya.


"Dulu setiap weekend aku sering ke sini bareng keluarga aku. Kita biasa sarapan bareng disini."


Lisa yang melihat raut wajah Clara berubah pun mencoba untuk mengubah topik pembicaraan "Cla, abis ini kita mau kemana nih? Kamu pasti udah siapin dong daftar tempat yang bakal kita datangin hari ini."


ucap Clara terpotong karena Lisa yang tak bisa menahan tawanya karena raut wajah Clara yang langsung berubah semangat saat membahas tentang tempat apa saja yang akan mereka kunjungi. Clara yang melihat Lisa tertawa pun ikut tertawa dan Lisa yang melihat Clara tertawa pun tersenyum karena mood Clara sudah kembali membaik.


Selesai sarapan, Clara membawa Lisa ke mall yang cukup terkenal di Jakarta. Mereka menghabiskan waktu berganti-ganti mall mulai dari Grand Indonesia, Pacific Place, Kota Kasablanka, dan Kemang Village. Mereka menghabiskan waktu dengan menonton bioskop dan shopping disana.


Hari pun menjelang sore dan Clara memutuskan untuk membawa Lisa ke taman yang biasa Clara datangi bersama Angel saat sore hari untuk sekedar mencari angin atau bermain ayunan.


"Tamannya sejuk banget Cla. Beda sama tadi siang yang udaranya penuh polusi," ucap Lisa saat mereka berjalan memasuki taman tersebut.


"Makanya aku ajak kamu ke sini Lis. Supaya paru-paru kamu ga penuh sama debu."

__ADS_1


"Paru-paru kamu juga penuh debu dong Cla kalo gitu. Kan kita seharian pergi bareng," sahut Lisa yang membuat mereka tertawa bersama.


"Lisa, kita main ayunan yuk. Mumpung sepi belum ada banyak anak-anak yang main disana," ucap Clara merengek yang membuat Lisa tertawa.


"Kamu kayak anak kecil aja deh Cla main ayunan segala," ucap Lisa tak habis pikir.


"Kita kan memang masih kecil. Belum 17 tahun," ucap Clara membela diri.


"Kita itu udah masuk remaja ya bukan anak kecil," sahut Lisa tak mau kalah. "Eh, ada ice cream tuh. Beli yuk Cla," sambungnya sambil merengek dan menarik tangan Clara menuju gerobak ice cream.


"Tadi ngatain aku kayak anak kecil sekarang siapa yang kayak anak kecil ngerengek pengen ice cream pake narik-narik tangan aku segala," ucap Clara.


"Hehe yaudah deh abis beli ice cream kita main ayunan," putus Lisa akhirnya.


"Yaudah deh. Haha akhirnya kita main ayunan sambil makan ice cream," ucap Clara sambil tertawa.


Akhirnya mereka pun membeli ice cream. Lisa membeli ice cream cokelat sedangkan Clara membeli ice cream vanila. Setelah membeli ice cream mereka bermain ayunan sambil memakan ice cream masing-masing hingga tandas.


"Lis, sekarang kita jalan yuk keliling taman. Sekalian bakar kalori ice cream yang kita makan tadi," ucap Clara setelah selesai membersihkan sisa ice cream dimulutnya menggunakan tisu.


"Lagi liburan masih ada kepikiran buat bakar kalori. Clara.... Clara.....model sejati kamu tuh," ucap Lisa yang membuat Clara tertawa lalu mereka berjalan keliling taman sambil menghirup udara segar disana.


Tiba-tiba Clara berhenti berjalan saat matanya melihat seseorang yang sepertinya dia kenal.

__ADS_1


Tapi Clara tidak yakin apakah dia benar-benar mengenal orang itu atau tidak. Namun saat orang itu membalikan badannya di kejauhan, mata Clara membulat seketika atas apa yang dilihatnya. "Itu Kak Angel? Tapi kenapa kok perutnya membesar? Perempuan itu sepertinya sedang hamil tapi apa benar itu Kak Angel?" Batin Clara terkejut dan kebingungan.


__ADS_2